Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » PGRI Kuningan dan Unindra Gelar Pelatihan Kompetensi Kepribadian dan Sosial bagi Guru dan Kepala Sekolah

PGRI Kuningan dan Unindra Gelar Pelatihan Kompetensi Kepribadian dan Sosial bagi Guru dan Kepala Sekolah

Kuningan. sangajinews.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta menggelar Pelatihan Nasional Peningkatan Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial bagi kepala sekolah dan guru, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SMPN 5 Kuningan tersebut mengusung tema “Membangun Pendidik yang Berkarakter, Komunikatif, Kolaboratif, dan Inspiratif dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas.”

Pelatihan diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari unsur guru dan kepala sekolah jenjang SD, SMP hingga SMA. Peserta dibagi ke dalam empat kelas dengan menghadirkan empat narasumber dari Unindra.

Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ija Suprida, S.Pd., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik, khususnya dalam aspek kepribadian dan kompetensi sosial.

“Ini adalah kegiatan diklat berkaitan dengan kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial yang digagas oleh PGRI Kuningan bekerja sama dengan Unindra PGRI Jakarta,” ujar Ija.

Menurutnya, pelatihan dirancang secara intensif sehingga peserta tidak hanya menerima materi secara klasikal, tetapi juga dapat berdialog dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber.

“Seharian penuh mereka berdiskusi, menggali gagasan dan sebagainya berkaitan dengan kepribadian dan kompetensi sosial para guru,” katanya.

Ija berharap kerja sama antara PGRI Kabupaten Kuningan dan Unindra dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru dan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.

“Kami tetap berharap kerja sama ini terus dibangun, yang memberikan manfaat bagi para guru khususnya di Kuningan. Bagaimana mereka meningkatkan kompetensinya, yang pada gilirannya tentu mudah-mudahan bermanfaat juga bagi pendidikan,” tuturnya.

Selain pelatihan bagi guru dan kepala sekolah, pada hari yang sama juga berlangsung pertemuan dan kuliah umum bagi mahasiswa program magister (S2) hasil kerja sama PGRI Kabupaten Kuningan dengan Unindra. Program tersebut telah memasuki tiga angkatan dengan jumlah mahasiswa dari berbagai jurusan.

Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik pelaksanaan pelatihan kompetensi kepribadian dan sosial.

Menurutnya, tuntutan terhadap guru saat ini tidak cukup hanya pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga menyangkut kemampuan sosial, karakter, serta keteladanan.

“Guru tidak hanya dituntut cakap dari sisi pengetahuan saja, tapi juga kompetensi sosial dan keluhuran,” kata Dian.

Ia menilai penguatan kompetensi kepribadian menjadi penting karena guru dan kepala sekolah merupakan bagian dari lingkungan pendidikan yang diharapkan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

Dian mengatakan, pembentukan karakter siswa yang selama ini menjadi salah satu perhatian dalam dunia pendidikan harus diikuti dengan keteladanan dari para pendidiknya.

“Bagaimana kita membentuk karakter murid yang sekarang kita dengung-dengungkan, sedangkan kepala sekolah dan gurunya belum bisa menjadi teladan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pelatihan yang diselenggarakan PGRI bersama Unindra dapat memberikan tambahan wawasan, semangat, dan perspektif bagi para pendidik.

“Mudah-mudahan dengan cara seperti ini yang dilaksanakan oleh teman-teman PGRI dan Unindra, ini bisa menambah semangat, spirit, wawasan bagi para guru untuk menjadi guru yang punya pengetahuan, punya nurani, sehingga bisa menjadi teladan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga menyoroti persoalan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia meminta agar persoalan bullying tidak diselesaikan secara sederhana tanpa memperhatikan dampak psikologis yang dapat dialami korban.

Dian mengatakan dirinya telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan untuk menyiapkan surat edaran atau instruksi bupati yang mengingatkan seluruh ekosistem sekolah agar menyikapi kasus bullying secara serius.

“Saya sudah menginstruksikan kepada Kadisdik untuk membuat semacam surat edaran atau Instruksi Bupati untuk betul-betul mengingatkan kepada ekosistem sekolah, terutama kepada guru dan kepala sekolah, untuk menyikapi secara serius kasus bullying ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penanganan bullying harus disertai tindakan konkret dan tidak berhenti pada upaya perdamaian antara pihak yang terlibat.

Menurut Dian, dampak bullying dapat meninggalkan trauma psikologis dalam jangka panjang bagi korban.

“Bullying itu menyisakan perasaan traumatis yang berkepanjangan. Selesai mungkin damai pada waktu itu, tapi saya yakin trauma psikologisnya itu bisa berlaku puluhan tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, kasus bullying yang mengarah pada tindakan fisik maupun dugaan tindak pidana harus ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati juga berharap pelatihan semacam ini tidak berhenti pada kelompok peserta tertentu, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kepala sekolah serta guru.

Pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas, tetapi juga mendorong para pendidik mengimplementasikan nilai-nilai komunikasi, kolaborasi, karakter, dan keteladanan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Dengan peningkatan kompetensi kepribadian dan sosial pendidik, sinergi PGRI dan Unindra diharapkan dapat turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pendidikan Kuningan, Elon Carlan: Jika Ingin Kuningan Melesat, Semua Sekolah Harus Ikut Melesat

    Kadis Pendidikan Kuningan, Elon Carlan: Jika Ingin Kuningan Melesat, Semua Sekolah Harus Ikut Melesat

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Peringatan Dies Natalis ke-70 SMP Negeri 1 Cilimus menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat transformasi pendidikan di Kabupaten Kuningan. Tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan panjang sekolah, perayaan ini juga menghadirkan optimisme besar untuk mewujudkan pendidikan yang semakin maju, berkualitas, dan berdaya saing. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan,Dr. Elon Carlan, […]

  • Kohe Jadi Berkah: Terobosan Bupati Kuningan Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik Nasional

    Kohe Jadi Berkah: Terobosan Bupati Kuningan Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Dari kotoran jadi kemaslahatan. Dari limbah jadi manfaat. Ini bukan sekadar inovasi, tapi bentuk tanggung jawab terhadap bumi dan petani kita,” pungkas Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dengan penuh harap. SangajiNews.com – Langkah monumental diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam menangani persoalan klasik dunia peternakan: limbah kotoran hewan (kohe). Pada Sabtu, 14 Juni […]

  • Putus Rantai Kemiskinan, Kuningan Siap Hadirkan “Sekolah Rakyat” Pertama di Cikandang

    Putus Rantai Kemiskinan, Kuningan Siap Hadirkan “Sekolah Rakyat” Pertama di Cikandang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    Pemkab Kuningan akan membangun Sekolah Rakyat senilai Rp300 miliar di Desa Cikandang, Luragung. Program ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera sebagai upaya pemerataan pendidikan dan pemutusan rantai kemiskinan.

  • “Jejak Tapak Yang Dilupakan”:

    “Jejak Tapak Yang Dilupakan”:

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    Episode 1: Tapak Pertama di Tara Tumpah DISCLAIMER:Maaf jika dalam cerita ini terdapat kesamaan nama, tokoh, tempat, atau kejadian dengan dunia nyata. Semua itu tidak disengaja. Cerita ini murni fiksi semata untuk keperluan hiburan. Tahun 1985. Kabut tipis menggantung di atas tanah becek Kampung Tara Tumpah. Bau tanah basah bercampur aroma kotoran domba dan asap […]

  • Pisah Sambut Kalapas Kuningan: Estafet Pengabdian, Lanjutkan Inovasi dan Sinergi

    Pisah Sambut Kalapas Kuningan: Estafet Pengabdian, Lanjutkan Inovasi dan Sinergi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN.sangajinewscom — Tongkat estafet kepemimpinan di Lapas Kelas IIA Kuningan resmi berganti. Suasana haru sekaligus penuh optimisme mewarnai acara pisah sambut Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan yang digelar Kamis (20/8/2026) di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan, Jalan Siliwangi Nomor 2, Purwawinangun, Kecamatan Kuningan. Jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan diserahterimakan dari Sukarno Ali, A.Md.I.P., S.H., […]

  • Bupati Dian Dorong Transformasi BAZNAS Kuningan, Pengelolaan Zakat Transparan untuk Mengentaskan Kemiskinan

    Bupati Dian Dorong Transformasi BAZNAS Kuningan, Pengelolaan Zakat Transparan untuk Mengentaskan Kemiskinan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., saat memimpin rapat koordinasi terbatas bersama Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pimpinan BAZNAS Kabupaten […]

expand_less