Bupati Kuningan Minta SPPG Bermasalah Ditindak Tegas, Rekomendasi Penutupan Jadi Opsi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN sangajinews.com – Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., meminta Satuan Tugas (Satgas) untuk bertindak lebih tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih melakukan pelanggaran dan tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP).
Bupati menegaskan, SPPG yang membandel dan tidak kunjung melakukan perbaikan dapat direkomendasikan untuk ditutup.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan terkait dugaan kecurangan dan berbagai kelemahan dalam pelaksanaan program SPPG di Kabupaten Kuningan.
“Saya nanti minta Pak Sekda untuk bertindak tegas lagi. Kalau yang membandel, berikan rekomendasi untuk menutup atau bagaimana,” tegas Dian.
Menurutnya, para pengelola SPPG sudah diberikan waktu cukup panjang untuk melakukan konsolidasi dan memperbaiki kualitas pelayanan, termasuk menyesuaikan menu serta pelaksanaan kegiatan dengan SOP yang berlaku.
Ia tidak ingin berbagai persoalan di lapangan justru menghambat program pemerintah pusat yang dinilai memiliki tujuan baik tersebut.
“Saya ingin program Pak Presiden ini betul-betul diamankan. Jangan sampai terjadi penyelewengan di bawah. Kasihan uang rakyat yang jumlahnya sampai triliunan,” ujarnya.
Selain persoalan tata kelola SPPG, Bupati juga menyoroti peningkatan angka stunting di Kabupaten Kuningan. Ia mengaku telah menugaskan Wakil Bupati untuk turut menangani persoalan tersebut.
Dian menyebut, pemerintah daerah akan mengkaji berbagai faktor penyebab meningkatnya stunting, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan dengan pelaksanaan program SPPG.
“Saya terus memperbaiki tata kelola SPPG di Kabupaten Kuningan supaya semakin membaik,” pungkasnya.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar