Breaking News
light_mode
Beranda » SOSIAL » Tangis Dua Generasi di Gubuk Reyot: Jeritan Haru dari Tanjungkerta Karangkancana

Tangis Dua Generasi di Gubuk Reyot: Jeritan Haru dari Tanjungkerta Karangkancana

Gubuk berukuran kurang dari 3×3 meter itu berdiri dari bilah-bilah bambu rapuh, beratapkan daun rumbia yang bocor saat hujan tiba. Tanpa listrik, tanpa air bersih yang layak, dan jauh dari sentuhan layanan sosial.,


SangajiNews.com – Dalam senyapnya sore yang meliputi lembah Kecamatan Karangkancana, dua sosok renta duduk bersisian di sebuah gubuk yang nyaris roboh di sudut Desa Tanjungkerta. Mereka adalah Nenek Casih (90 tahun) dan anak kandungnya, Nenek Cinot (65 tahun). Kehidupan mereka, yang seharusnya menikmati masa tua dengan damai, justru dihimpit keterbatasan yang memilukan.

Gubuk berukuran kurang dari 3×3 meter itu berdiri dari bilah-bilah bambu rapuh, beratapkan daun rumbia yang bocor saat hujan tiba. Tanpa listrik, tanpa air bersih yang layak, dan jauh dari sentuhan layanan sosial.

“Kami cuma bisa pasrah, kalau hujan ya basah, kalau lapar ya nahan. Tapi kami percaya masih ada hati baik yang bisa mendengar,” ujar Nenek Cinot, matanya berkaca-kaca.

Warga sekitar telah lama menyaksikan kondisi mereka. Beberapa kali swadaya masyarakat dilakukan, namun keterbatasan membuat bantuan tidak pernah cukup. Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam, terutama dari pemuda pegiat sosial asal Karangkancana.

Kang Sujana, tokoh pemuda setempat, menyampaikan seruan tulus:

“Ini bukan sekadar kisah sedih, ini panggilan hati. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan, terutama Bapak Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Ibu Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., dapat segera merespons kondisi nyata di lapangan.”

Dikonfirmasi secara langsung, Sekretaris Desa Tanjungkerta, Pak Darsan, membenarkan kondisi memprihatinkan keluarga tersebut:

“Kami sudah melaporkan ke dinas sosial terkait. Harapannya segera ada langkah nyata. Warga kami ini sangat membutuhkan perhatian khusus.”

Kisah Nenek Casih dan Nenek Cinot adalah potret nyata dari sekian banyak warga lansia di pelosok negeri yang masih berjuang dalam kesunyian. Saat dunia bergerak cepat dengan teknologi dan pembangunan, mereka masih menunggu uluran tangan yang tulus.


SangajiNews.com menyerukan:

Kemanusiaan tidak menunggu. Hari ini adalah waktu terbaik untuk peduli.

Untuk pihak berwenang, lembaga sosial, dan masyarakat luas yang ingin membantu, silakan menghubungi Pemerintah Desa Tanjungkerta atau salurkan bantuan melalui jalur resmi yang terverifikasi.


  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jagara Bersiap Rayakan Milangkala ke-366: Spirit Gotong Royong dan Zikir Akbar Warnai Momen Bersejarah

    Jagara Bersiap Rayakan Milangkala ke-366: Spirit Gotong Royong dan Zikir Akbar Warnai Momen Bersejarah

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • 0Komentar

    SANGAJINEWS.COM — KUNINGAN. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mulai terasa di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, menjelang peringatan Milangkala ke-366 tahun desa legendaris ini. Warga dari berbagai elemen bahu-membahu menyiapkan perayaan akbar yang dijadwalkan akan digelar Jumat, 25 April 2025, di Halaman Kantor Desa Jagara. Sorot mata warga memancarkan antusiasme. Dari perangkat desa, tokoh […]

  • Job Fair Kuningan 2025: Peluang Emas Ribuan Pencari Kerja, 40 Perusahaan Siap Rekrut Langsung di GOR Ewangga

    Job Fair Kuningan 2025: Peluang Emas Ribuan Pencari Kerja, 40 Perusahaan Siap Rekrut Langsung di GOR Ewangga

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Job Fair bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Kami ingin para pencari kerja pulang dengan harapan, atau bahkan dengan pekerjaan baru,” SangajiNews.com, Kuningan — Harapan baru bagi para pencari kerja kembali menyala. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan akan kembali menggelar Job Fair 2 Tahun 2025, sebuah […]

  • Komunitas Imam Tajug Kuningan Gelar Halal Bihalal Bersama Bupati

    Komunitas Imam Tajug Kuningan Gelar Halal Bihalal Bersama Bupati, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Membangun Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai Halal Bihalal Komunitas Imam Tajug Kuningan, Bupati Dian Rachmat Yanuar ajak ulama dan masyarakat bersatu membangun daerah.

  • Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Pemerintah terus mendorong pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di setiap desa sebagai langkah nyata membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sangat membantu warga, terutama di tengah kenaikan harga sembako dalam beberapa waktu terakhir. Melalui kegiatan pangan murah yang digelar di desa-desa, […]

  • Tunas Bangsa Ditempa Karakter, Wabup Kuningan Saksikan Penutupan Pendidikan Bela Negara di BKPSDM Cikaso

    Tunas Bangsa Ditempa Karakter, Wabup Kuningan Saksikan Penutupan Pendidikan Bela Negara di BKPSDM Cikaso

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai Wakil Bupati, tetapi sebagai orang tua dan bagian dari masyarakat yang menyaksikan lahirnya tunas-tunas muda bangsa yang lebih tangguh, lebih disiplin, dan lebih mencintai negeri ini,” tutur Wabup Tuti dengan suara bergetar, mencerminkan rasa haru dan kebanggaan mendalam. SangajiNews.com – Semilir angin di kaki Gunung Ciremai pagi ini […]

  • Serangan Hama Meningkat, Kuningan Perkuat Gerakan Pengendalian untuk Jaga Ketahanan Pangan

    Serangan Hama Meningkat, Kuningan Perkuat Gerakan Pengendalian untuk Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    sangajinew.co. Kuningan — Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat langkah perlindungan tanaman pangan melalui Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serentak. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus memastikan ketahanan pangan tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya serangan hama penyakit […]

expand_less