Guyub Rukun Dusun Cantilan Linggamekar, Menjaga Silaturahmi dan Menggerakkan Kepedulian Sosial
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. Kuningan – Dusun Cantilan, Desa Linggamekar — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat melalui kegiatan Persatuan Guyub Rukun Dusun Cantilan, Desa Linggamekar. Organisasi sosial yang telah berjalan selama empat tahun ini aktif membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Sabtu,(30/5/2026)
Ketua Guyub Rukun, Iwan, menjelaskan bahwa komunitas tersebut lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
“Guyub Rukun bergerak di bidang sosial. Di mana ada warga sakit, kami datang menjenguk. Kami tidak memilih siapa orangnya, semua kami perlakukan sama. Ketika ada yang sedang mengalami kesedihan, kami selalu hadir,” ujar Iwan.
Selain kegiatan sosial, Guyub Rukun juga rutin menggelar pengajian dua minggu sekali sebagai sarana mempererat hubungan antaranggota dan masyarakat.
Menariknya, organisasi ini berjalan tanpa iuran wajib dari anggota. Seluruh kegiatan dilakukan secara sukarela dengan dukungan donasi dari berbagai pihak.
“Kami tidak memiliki kas wajib anggota. Jadi saya bersama bendahara berusaha mencari cara agar kegiatan Guyub tetap berjalan,” tambahnya.
Salah satu program yang konsisten dilakukan adalah santunan anak yatim setiap bulan. Program tersebut tetap berjalan meski dalam keterbatasan dana, berkat bantuan para donatur dan dukungan tokoh agama setempat.
“Alhamdulillah ada donasi dari Ustaz Husnul yang bersedia membantu santunan untuk anak-anak yatim,” katanya.
Kunjungan Wakil Bupati ke Dusun Cantilan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Guyub Rukun. Menurut Iwan, perhatian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas gerakan sosial yang selama ini dijalankan masyarakat.
“Alhamdulillah Ibu Wakil sangat mengapresiasi kegiatan kami. Mudah-mudahan ke depannya beliau bisa membina Guyub Rukun agar semakin berkembang,” ungkapnya.
Bergerak Membangun TPU Secara Swadaya
Tidak hanya aktif di bidang sosial dan keagamaan, Guyub Rukun juga turut terlibat dalam pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Desa Linggamekar.
Pembangunan TPU bermula dari adanya warga yang mewakafkan lahan. Namun, proses pembangunan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dalam kondisi tersebut, Guyub Rukun ikut bergerak mencari dukungan dan donatur.
“Awalnya pembangunan TPU digagas perangkat desa. Karena membutuhkan dana, akhirnya kami ikut dilibatkan. Alhamdulillah teman-teman Guyub bergerak mencari donatur dan hasilnya melebihi target,” jelas Iwan.
Ia menyebutkan bahwa kebutuhan pembangunan awal diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 juta, dan hingga kini bantuan dari masyarakat masih terus mengalir.
Seluruh proses pembangunan dilakukan secara sukarela oleh warga dan anggota Guyub Rukun sebagai bentuk nyata semangat gotong royong.
Ke depan, Guyub Rukun berharap pemerintah dapat terus memberikan perhatian, terutama terkait perluasan lahan TPU yang masih membutuhkan pembiayaan tambahan.
“Harapan kami pemerintah bisa membantu pembelian lahan di sebelah TPU agar ke depan masyarakat memiliki fasilitas pemakaman yang lebih memadai,” tutur Iwan.
Di akhir wawancara, Iwan menegaskan komitmen Guyub Rukun untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung pembangunan sosial masyarakat Desa Linggamekar.
“Insyaallah kami akan terus menjaga kebersamaan dan siap mendukung hal-hal baik untuk masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar