Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Job Fair Kuningan Kembali Digelar, 5.000 Lowongan Dibuka, Bupati Dian: Optimistis Pengangguran Terus Turun

Job Fair Kuningan Kembali Digelar, 5.000 Lowongan Dibuka, Bupati Dian: Optimistis Pengangguran Terus Turun

sangajinews.vom. KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menghadirkan Job Fair 2026 sebagai upaya nyata mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Sebanyak 40 perusahaan ambil bagian dalam kegiatan ini dengan menyediakan sekitar 5.000 lowongan kerja bagi masyarakat.

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, yang di dampingi wakil Bupati, Tuti Andriani, SH,.M.Kn, juga Sekertaris Daerah, U Kusmana, M.Si, Rabu(15/7/2026) menegaskan, Job Fair bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi strategi pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

“Hari ini kita meluncurkan kembali Job Fair untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia kerja. Mudah-mudahan tidak ada lagi mismatch, sehingga perusahaan bisa mendapatkan talenta-talenta terbaik dari putra-putri Kuningan, dan seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi,” ujar Bupati.

Menurutnya, pelaksanaan Job Fair secara konsisten telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Kuningan.

Ia mengungkapkan, beberapa tahun lalu Kuningan sempat berada di posisi kedua tertinggi tingkat pengangguran di Jawa Barat. Namun berdasarkan data terbaru, angka tersebut berhasil ditekan hingga 7,78 persen, sehingga posisi Kuningan kini berada di peringkat ketujuh atau papan tengah di Jawa Barat.

“Kalau kegiatan seperti ini terus kita lakukan, investasi dibuka seluas-luasnya, dan lapangan kerja terus bertambah, saya optimistis pengangguran akan semakin turun dan kemiskinan juga ikut berkurang. Kuningan ke depan akan semakin baik,” katanya.

Job Fair Diusulkan Digelar Dua Kali Setahun
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Bupati mendorong agar Job Fair dapat diselenggarakan dua kali dalam setahun.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi masyarakat agar memperoleh pekerjaan yang layak demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Pencari kerja sangat banyak. Pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi mereka agar mendapatkan pekerjaan yang layak dan kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.

Bupati juga meminta seluruh perusahaan peserta Job Fair memberikan ruang bagi pencari kerja penyandang disabilitas.

Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang dapat dioptimalkan sesuai kebutuhan perusahaan.

“Saya sudah meminta agar perusahaan juga mengakomodasi pencari kerja dari kalangan disabilitas. Mereka memiliki kelebihan dan tentu bisa bekerja di sektor-sektor tertentu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan arah investasi yang diharapkan masuk ke Kabupaten Kuningan.

Ia menilai investasi harus mampu menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin, bukan hanya mengandalkan teknologi dan mesin.

Ada tiga kriteria utama investasi yang menjadi prioritas Pemkab Kuningan, yaitu:

Padat karya, sehingga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Berbasis agroindustri, sejalan dengan visi pembangunan pertanian Kabupaten Kuningan.

Ramah lingkungan, tidak menghasilkan polusi maupun limbah berbahaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan, Dr.Toto Toharudin, M.Pd, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti Job Fair tahun ini.

Hanya pada sesi pertama, jumlah pendaftar melalui barcode telah mencapai lebih dari 2.000 orang.

Untuk menghindari penumpukan peserta, pelaksanaan Job Fair dibagi menjadi empat sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB, 10.00–12.00 WIB, 12.00–14.00 WIB, dan 14.00–16.00 WIB.

Selain warga Kuningan, peserta juga datang dari Kabupaten Majalengka dan Kota/Kabupaten Cirebon.

Target 70 Persen Lowongan Terisi
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, sekitar 3.000 pencari kerja berhasil terserap melalui Job Fair.

Tahun ini, Disnaker menargetkan 60–70 persen dari 5.000 lowongan yang tersedia dapat terisi.

Bagi peserta yang belum berhasil mendapatkan pekerjaan, pemerintah telah menyiapkan program pelatihan kewirausahaan bagi 1.200 orang yang sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui APBN.

Pelatihan tersebut bertujuan membentuk wirausaha baru sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada peluang kerja di perusahaan.

Selain itu, Disnaker juga terus melakukan sosialisasi peluang kerja ke berbagai kecamatan. Salah satunya kebutuhan tenaga kerja di PT Daihatsu yang setiap bulan membutuhkan sekitar 250 pekerja, meski hingga kini pemenuhannya masih belum maksimal.

Dengan ribuan lowongan yang tersedia, dukungan investasi yang terus didorong, serta program pelatihan bagi calon tenaga kerja, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis mampu menurunkan angka pengangguran secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Lahan KDMP Kaduagung Dijawab PPL: “Bukan Termasuk LP2B”

    Polemik Lahan KDMP Kaduagung Dijawab PPL: “Bukan Termasuk LP2B”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN — Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak teknis pertanian setempat. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kaduagung, Iin Asrini, S.P., menegaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan KDMP dipastikan bukan termasuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Penegasan itu disampaikan langsung […]

  • Insiden Mudik di Pantura Cirebon, Kecelakaan Beruntun 4 Motor, Pemudik Hamil Terluka

    Insiden Mudik di Pantura Cirebon, Kecelakaan Beruntun 4 Motor, Pemudik Hamil Terluka

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kecelakaan beruntun melibatkan empat motor pemudik terjadi di jalur Pantura Cirebon. Seorang ibu hamil terluka, sementara satu pengendara melarikan diri dari lokasi kejadian.

  • Wakil Bupati Kuningan Kukuhkan 32 Kepala Sekolah PUI: “Madrasah adalah Pilar Peradaban Akhlak”

    Wakil Bupati Kuningan Kukuhkan 32 Kepala Sekolah PUI: “Madrasah adalah Pilar Peradaban Akhlak”

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Ini adalah ikrar moral dan spiritual. Semoga amanah ini membawa kebaikan untuk kita semua dan masyarakat luas,” tutur Wabup Tuti SangajiNews.com – Sebuah momentum sakral kembali mengukir sejarah dalam dunia pendidikan keagamaan di Kabupaten Kuningan. Pada Rabu (18/06/2025), sebanyak 32 Kepala Sekolah dan Madrasah PUI resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di […]

  • Disdikbud Kuningan, LKKS, dan YPP SCTV-Indosiar Gelar Morning Walk for Humanity: “Melangkah Bersama

    Disdikbud Kuningan, LKKS, dan YPP SCTV-Indosiar Gelar Morning Walk for Humanity: “Melangkah Bersama

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • 0Komentar

    Tak hanya sekadar aktivitas fisik, Morning Walk for Humanity juga akan diramaikan oleh berbagai kegiatan bermanfaat, antara lain:Jalan Santai (Morning Walk for Humanity)Penampilan Seni & Kreasi Pelajar KuninganAksi Peduli Kasih & Bakti SosialStand Edukasi & Layanan PublikDonasi untuk Pendidikan & Kemanusiaan SANGAJINEWS.COM – KUNINGAN. Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Dua Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Momentum Kemerdekaan untuk Bangkit dan Berubah

    Dua Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Momentum Kemerdekaan untuk Bangkit dan Berubah

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN. sangajinews.com – Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan upacara dan seremoni. Di balik tembok pemasyarakatan, 17 Agustus 2026 juga menjadi momentum penuh makna bagi warga binaan yang mendapatkan hak remisi sebagai bentuk penghargaan atas proses pembinaan dan perubahan diri. Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kemudian dilanjutkan dengan pemberian Remisi Umum (RU) 17 […]

  • Sanksi Unik Tapi Elegan: Pegawai Diskopdagperin Kuningan yang Bolos Apel Kini Jadi Pemimpin Upacara

    Sanksi Unik Tapi Elegan: Pegawai Diskopdagperin Kuningan yang Bolos Apel Kini Jadi Pemimpin Upacara

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Sebagian pegawai yang bertugas di bagian Kebersihan Pasar kami maklumi karena tugas mereka berlangsung sejak dini hari dan tidak dapat ditinggalkan,” kata Udin.“Namun bagi yang absen tanpa keterangan, kami berikan peringatan dan sanksi berupa tugas memimpin apel. Ini bagian dari pembinaan, bukan hukuman,” lanjutnya. SangajiNews.com – Dalam langkah tegas namun elegan untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur, […]

expand_less