Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Fenomena Bediding Selimuti Kuningan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan

Fenomena Bediding Selimuti Kuningan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan

sangajinews.com. KUNINGAN – Fenomena bediding kembali menyelimuti Kabupaten Kuningan seiring memasuki puncak musim kemarau. Suhu udara yang terasa jauh lebih dingin pada malam hingga menjelang pagi menjadi ciri khas fenomena yang rutin terjadi setiap tahun, terutama pada periode Juli hingga September.

Secara umum, bediding merupakan kondisi ketika suhu udara turun drastis akibat langit yang cerah dan minim awan saat musim kemarau. Fenomena ini banyak terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan, seperti Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Periode kemunculannya diperkirakan berlangsung dari Juni hingga September, dengan suhu terdingin biasanya terjadi pada Juli dan Agustus.

Di Kabupaten Kuningan, suhu udara saat bediding dapat mencapai kisaran 16 hingga 20 derajat Celsius pada malam hingga dini hari menjelang subuh. Kondisi ini membuat udara terasa lebih menusuk dibandingkan suhu normal harian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, Minggu (12/7/2026), mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh fenomena tersebut. Menurutnya, suhu dingin yang ekstrem dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, serta penderita penyakit kronis.

“Fenomena bediding sangat rentan memengaruhi kondisi tubuh manusia. Masyarakat perlu menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada malam hingga pagi hari,” ujar dr. Edi Martono.

Ia menjelaskan, paparan suhu dingin dapat memicu berbagai keluhan, seperti tubuh menggigil, hidung tersumbat atau pilek, batuk, nyeri otot dan sendi, kulit menjadi kering, hingga memperburuk penyakit pernapasan seperti asma dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat untuk mengenakan pakaian hangat, mengonsumsi makanan bergizi dan minuman hangat, menjaga daya tahan tubuh, beristirahat yang cukup, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang tidak kunjung membaik.

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan menjaga pola hidup sehat, masyarakat diharapkan dapat tetap beraktivitas dengan aman selama fenomena bediding berlangsung di Kabupaten Kuningan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less