Disnaker Siapkan 18 Paket Pelatihan Kerja, Bidik Kecamatan dengan Pengangguran Tertinggi di Kuningan
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyiapkan 18 paket pelatihan kerja sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran, Selasa (7/7/2026).Program ini akan diprioritaskan bagi kecamatan yang memiliki tingkat pengangguran tertinggi agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin, mengatakan pelatihan akan difokuskan pada bidang-bidang yang paling diminati masyarakat, terutama kalangan muda. Dengan begitu, para peserta diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri sehingga peluang untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih besar.
“Bukan sekadar pelatihan, tetapi bagaimana lulusan program ini benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan perusahaan,” ujarnya.
Berdasarkan data Disnaker, tiga kecamatan dengan tingkat pengangguran tertinggi saat ini adalah Kecamatan Kuningan, disusul Kecamatan Ciawigebang, dan Kecamatan Jalaksana. Ketiga wilayah tersebut menjadi prioritas pelaksanaan program pelatihan kerja tahun ini.
Tak hanya meningkatkan kompetensi pencari kerja, Disnaker juga terus memperluas akses penempatan tenaga kerja. Dalam agenda Job Fair yang akan digelar dalam waktu dekat, diproyeksikan tersedia sekitar 12.000 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.
Selain itu, setiap bulan terdapat kebutuhan tenaga kerja sekitar 250 orang. Namun, tingkat penyerapannya masih belum maksimal. Kondisi ini menjadi perhatian Disnaker karena peluang kerja sebenarnya cukup terbuka.
Menurut Toto, masih rendahnya penyerapan tenaga kerja diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya masih adanya pencari kerja yang terlalu selektif dalam memilih pekerjaan atau belum mengetahui informasi mengenai peluang kerja yang tersedia.
Melalui kombinasi program pelatihan dan perluasan akses lowongan kerja, Disnaker berharap angka pengangguran di Kabupaten Kuningan dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
Untuk informasi teknis mengenai jadwal, jenis pelatihan, serta mekanisme pendaftaran, Disnaker menyebutkan bahwa penjelasan lebih rinci akan disampaikan oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Kabid Lattas) selaku penanggung jawab teknis program, sementara kebijakan umum tetap menjadi kewenangan pimpinan Disnaker.
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar