Panen Raya Naga Kuning Sangkanika, Bupati Dian: Bertani Bisa Jadi Jalan Menuju Sejahtera
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinewes.com. uningan – Sangkanika Edu Garden & Wellness, Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, saat digelarnya Panen Raya Buah Naga Kuning. Acara ini tidak hanya menjadi perayaan hasil panen, tetapi juga menghadirkan pesan besar tentang masa depan pertanian, ketahanan pangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kuningan, Minggu (5/7/2026)
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Camat Cigandamekar, Kepala Desa Sangkanurip, tokoh masyarakat, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, media, influencer, hingga para petani milenial.
Owner Sangkanika Edu Garden & Wellness, Ahmad Nurhidayat, M.Pd., menegaskan bahwa Sangkanika dibangun bukan sekadar sebagai destinasi wisata.
“Kami ingin Sangkanika menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, ruang bertumbuh, sekaligus ruang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pertanian harus kembali menjadi sektor yang bermartabat dan menjanjikan bagi generasi muda,” ujarnya.
Menurut Ahmad Nurhidayat, konsep Edu Garden mengintegrasikan pertanian, pendidikan, wisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Anak-anak tidak hanya datang melihat kebun, tetapi belajar langsung tentang proses produksi pangan, teknologi pertanian, hingga peluang ekonomi di sektor agribisnis.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan Sangkanika. Ia menilai konsep tersebut selaras dengan visi pembangunan daerah yang menggabungkan pertanian dan pariwisata sebagai kekuatan utama Kuningan.
“Hari ini pertanian bukan lagi identik dengan kekumuhan atau ketertinggalan. Justru pertanian adalah masa depan. Jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai, jadilah pencipta lapangan kerja melalui pertanian modern,” tegas Bupati yang disambut tepuk tangan peserta.
Bupati Dian, mengungkapkan capaian membanggakan Kabupaten Kuningan yang kini mencatat surplus pangan hingga sekitar 120 ribu ton, sebagai bukti bahwa sektor pertanian terus menunjukkan perkembangan positif.
Ia menilai komoditas buah naga kuning memiliki nilai ekonomi tinggi karena masuk kategori buah premium yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain mendorong produktivitas pertanian, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Pariwisata tidak boleh menjadi penyebab kerusakan alam. Justru harus menjadi jalan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
Momentum Panen Raya Naga Kuning juga menjadi ajakan bagi generasi muda agar tidak ragu memilih sektor pertanian sebagai profesi masa depan. Menurutnya, pertanian modern kini didukung teknologi, pasar yang semakin terbuka, serta peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat, Sangkanika diharapkan menjadi model pengembangan kawasan berbasis hexahelix yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengangkat potensi wisata Kabupaten Kuningan.
Acara kemudian ditutup dengan pembukaan resmi Panen Raya Buah Naga Kuning oleh Bupati Kuningan, disertai harapan agar inovasi seperti Sangkanika terus melahirkan petani-petani muda yang kreatif, mandiri, dan mampu membawa Kuningan menjadi salah satu pusat agrowisata unggulan di Indonesia.
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar