Breaking News
light_mode
Beranda » AGAMA » Jemaah Haji Asal Cikadu Tetap Mendapat Jaminan Pelayanan Medis dan Pendampingan Penuh

Jemaah Haji Asal Cikadu Tetap Mendapat Jaminan Pelayanan Medis dan Pendampingan Penuh

sangajinews.com. KUNINGAN – Pemerintah memastikan bahwa Nursih Sumiarsih binti Suryadi, jemaah haji asal Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal selama menjalani perawatan di Tanah Suci.

Kepala Urusan Haji Kabupaten Kuningan, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan jemaah merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Seluruh kebutuhan penanganan medis Nursih saat ini sepenuhnya berada dalam pengawasan dan jaminan pemerintah. Minggu (7/6/2026)

“Fokus utama kami adalah memastikan kondisi kesehatan jemaah pulih dengan baik. Setelah dinyatakan sehat dan layak melanjutkan perjalanan, yang bersangkutan akan diberangkatkan bersama kelompok terbang (kloter) berikutnya hingga kloter terakhir yang tersedia,” ujar Ahmad Fauzi.

Lebih lanjut dijelaskan, apabila proses pemulihan berlangsung hingga seluruh kloter haji selesai diberangkatkan, maka pendampingan, pelayanan, dan penanganan terhadap Nursih akan tetap menjadi tanggung jawab Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) bersama petugas haji yang bertugas di Arab Saudi.

Berdasarkan informasi yang diterima, Nursih Sumiarsih berangkat menunaikan ibadah haji seorang diri tanpa didampingi pasangan. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa seluruh hak, kebutuhan, dan pendampingan yang diperlukan tetap diberikan secara maksimal.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada seluruh jemaah haji Indonesia, terutama bagi mereka yang memerlukan perhatian khusus dalam aspek kesehatan.

Pemerintah berharap Nursih Sumiarsih segera pulih sehingga dapat kembali melanjutkan rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk. Kehadiran layanan kesehatan serta pendampingan yang berkelanjutan menjadi wujud nyata komitmen negara dalam melayani setiap jemaah haji Indonesia tanpa terkecuali.

“Tidak ada jemaah yang ditinggalkan. Setiap jemaah akan terus mendapatkan pelayanan, perlindungan, dan pendampingan hingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan baik,” tegas Ahmad Fauzi.(Wr)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less