PKL Kuningan Terima Stimulan Rp600 Ribu, Puspa Siliwangi Bersiap Disulap Jadi Kawasan Kuliner yang Lebih Menarik
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. KUNINGAN – Kabar menggembirakan datang bagi para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kuningan. Sebanyak 249 PKL yang berjualan di kawasan Puspa Langlang Buana, Puspa Siliwangi, dan Puspa Taman Kota resmi menerima bantuan stimulan Semester I Tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Setiap pedagang menerima Rp600 ribu yang disalurkan sekaligus untuk enam bulan, atau setara Rp100 ribu per bulan. Skema ini menjadi pembaruan dari tahun sebelumnya yang pencairannya dilakukan setiap tiga bulan.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar,M.Si, didampingi Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH,.MKn, serta dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, kepala perangkat daerah, Direktur Bank Kuningan, lurah, hingga para ketua paguyuban PKL dari tiga kawasan Puspa, Minggu malam(18/7/2026)
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan,Toni Kusumanto, AP., M.Si, mengatakan ,bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Bupati Kuningan dalam menjaga keberlangsungan usaha para PKL.
“Tahun ini bantuan diberikan sekaligus untuk satu semester agar lebih efektif dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang,” ujar Toni.
Ia menjelaskan, sebelum bantuan disalurkan, pemerintah melakukan tiga tahap verifikasi guna memastikan seluruh penerima benar-benar masih aktif berjualan. Hasil verifikasi menetapkan sebanyak 249 PKL berhak menerima bantuan.
Dari hasil pendataan, Puspa Taman Kota menjadi kawasan dengan tingkat keberlangsungan usaha paling tinggi. Dari 116 pedagang yang sebelumnya terdaftar, 102 PKL masih aktif berjualan. Sementara jumlah pedagang di kawasan Puspa Langlang Buana dan Puspa Siliwangi mengalami penurunan.
Namun perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan tunai. Pemkab Kuningan juga terus melakukan pembenahan kawasan PKL agar semakin nyaman dan menarik bagi masyarakat.
Setelah sukses menata Puspa Langlang Buana melalui kolaborasi dengan Bank BJB, kini pemerintah tengah menyiapkan penataan Puspa Siliwangi bersama pihak swasta. Kawasan tersebut direncanakan memiliki pencahayaan yang lebih baik, taman yang lebih asri, hingga air mancur sebagai daya tarik baru bagi pengunjung.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menegaskan bahwa program penataan kawasan PKL bukan bertujuan memindahkan atau meminggirkan pedagang, melainkan meningkatkan kualitas tempat usaha mereka.
“Penataan ini bukan meminggirkan, tetapi memanusiakan. Kami ingin para PKL berdagang di tempat yang lebih nyaman, lebih tertata, sehingga omzetnya terus meningkat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengajak para pedagang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan lingkungan, mengikuti perkembangan tren kuliner, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi agar mampu bersaing di era digital.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Kuningan, Pemkab Kuningan juga menyiapkan berbagai agenda dan kegiatan yang diharapkan mampu mendatangkan lebih banyak pengunjung ke kawasan Puspa, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan para pedagang.
“Nilainya memang tidak besar, tetapi ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada para PKL. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki sarana dagang, menambah variasi produk, dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” pungkas Bupati.
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar