Bupati Dian Buka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan ke-V Kuningan
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN. sangajinews.com – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. membuka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Ke-V Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Lapang Sepak Bola Desa Mandalajaya, Kecamatan Maleber, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang digelar DPD Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Kuningan ini diikuti peserta pendidikan kesetaraan dari berbagai PKBM se-Kabupaten Kuningan.
Bupati Dian yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kuningan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kemah bakti bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Ini bukan hanya sekadar berkemah, bukan hanya sekadar bermalam bersama teman-teman. Ini merupakan proses pendidikan pembentukan karakter, memperkuat arti kebersamaan, saling menolong, kepedulian sosial, sekaligus mengembangkan kreativitas dan inovasi,” ujar Bupati Dian.
Ia menegaskan, pendidikan kesetaraan melalui Paket A, Paket B dan Paket C memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar,” tegasnya.
Menurut Bupati Dian, proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pengalaman melalui kegiatan sosial, lingkungan, alam terbuka, kepemimpinan dan kebersamaan juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.
Karena itu, ia menilai Kemah Bakti Pendidikan Kesetaraan menjadi kegiatan yang lengkap karena memadukan pendidikan, kepramukaan, kegiatan sosial, kepemimpinan, kebudayaan dan kesehatan.
Bupati juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial dalam kemah bakti, seperti bakti sosial, penanaman bibit tanaman dan pemungutan sampah. Kegiatan tersebut dinilai memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
“Yang susah kita berikan bantuan, yang lemah kita berikan dorongan. Ini pembelajaran yang luar biasa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kebersihan lokasi perkemahan. Ia meminta kondisi lingkungan setelah kegiatan tetap bersih seperti sebelum digunakan.
“Titip, tadinya bersih, setelah selesai kemah juga harus bersih,” pesannya.
Ia juga mengajak generasi muda ikut mengambil bagian dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, penanganan sampah membutuhkan kesadaran bersama, dimulai dari rumah tangga hingga pengelolaan di tingkat akhir.
“Sampah adalah tanggung jawab kita bersama, dimulai dari hulu ke hilir, dimulai dari sampah rumah tangga,” ujarnya.
Bupati Dian meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pioneering, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pengetahuan kepramukaan hingga permainan.
Ia berharap seluruh pengalaman selama kemah dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menghadapi masa depan.
“Jangan takut untuk mencoba, jangan takut untuk bermimpi, jangan takut untuk mempunyai cita-cita,” pesan Bupati Dian.
Ia bahkan meyakini peserta Kemah Bakti dapat menjadi bagian dari generasi yang akan meneruskan pembangunan Kabupaten Kuningan.
“Tidak menutup kemungkinan di hadapan saya kalian adalah penerus cita-cita masa depan Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Selain pendidikan karakter, Bupati Dian turut mengapresiasi kegiatan karnaval budaya dan permainan tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian Kemah Bakti.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk menjaga tradisi dan kearifan lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Ia berharap generasi muda tidak hanya dekat dengan gadget, tetapi juga mengenal dan melestarikan permainan tradisional yang sarat nilai dan filosofi.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini permainan-permainan tradisional kembali diingatkan untuk dilestarikan, karena mengandung makna dan filosofi yang luar biasa,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Bupati Dian mengajak pengelola PKBM, tutor, pembina, pendamping dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Kuningan.
“Saya sebagai Bupati tidak bisa berjalan sendiri, tidak bisa membangun sendiri tanpa dukungan dari seluruh masyarakat, elemen masyarakat,” katanya.
Bupati Dian kemudian menyampaikan selamat mengikuti Kemah Bakti kepada seluruh peserta.
“Jaga kekompakan, jaga kesehatan, yang terpenting juga jaga kebersihan. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi harapan bangsa, generasi penerus yang hebat,” pesannya.
Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Kuningan Ke-V Tahun 2026 secara resmi dibuka Bupati Dian dengan ditandai penancapan kapak dan pelepasan burung merpati.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar