Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Warga Desa Kaduagung Suarakan Tuntutan Transparansi, RKPDes Diminta Dibuka untuk Umum

Warga Desa Kaduagung Suarakan Tuntutan Transparansi, RKPDes Diminta Dibuka untuk Umum


KARANGKANCANA – SangajiNews.com | Suara masyarakat Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, kembali menggema. Kali ini, mereka menyuarakan satu tuntutan penting yang tak bisa lagi diabaikan: transparansi administrasi desa.

Aspirasi ini datang bukan dari mereka yang berkepentingan politik, melainkan dari warga biasa yang menginginkan satu hal: keterbukaan informasi demi keadilan dan kemajuan desa.

“Kami tidak menuntut apa-apa, hanya ingin tahu dan ikut terlibat dalam pembangunan desa kami sendiri,” ujar seorang warga Desa Kaduagung, yang meminta identitasnya disamarkan demi menjaga kenyamanan bersama.

Sorotan warga terutama ditujukan pada Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang hingga kini dianggap belum pernah benar-benar disampaikan kepada masyarakat. Padahal, bagi warga, dokumen ini adalah ruh dari arah pembangunan desa.

Desa Kaduagung, yang terhampar di kaki Ciremai nan sejuk, kini menjadi titik bangkitnya kesadaran kolektif rakyat desa untuk menagih hak dasar mereka sebagai warga negara: hak atas informasi dan partisipasi.

Warga menyampaikan tiga poin krusial sebagai bentuk aspirasi:

  • Musyawarah Dusun (Musdus) harus dilakukan secara terbuka dan rutin.
  • Musyawarah Desa (Musdes) mesti digelar dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
  • Akses informasi publik, khususnya terkait anggaran dan program pembangunan, harus dibuka secara jujur.

Salah satu suara paling lantang datang dari Bung Sujana, warga yang dikenal vokal menyuarakan keresahan masyarakat. Ia menyampaikan dengan tegas:

“Tidak ada transparansi, tidak ada satu pun janji-janji tahun 2019 yang dipenuhi. Baik kepada keluarga-keluarga maupun masyarakat secara umum, semuanya dilakukan tidak berdasarkan musyawarah sebagaimana janjinya dulu. Kalau begini terus, rakyat hanya dijadikan pendengar, bukan peserta pembangunan,” tegas Bung Sujana dengan nada penuh keprihatinan.

Warga menilai bahwa transparansi dan partisipasi bukan sekadar prosedur, melainkan amanah moral yang wajib ditepati. Tanpa itu, pemerintahan desa akan kehilangan kepercayaan dari rakyatnya.

“Kami harap pemerintah desa tidak memandang ini sebagai serangan. Ini bentuk kepedulian, ini cinta kami pada kampung halaman,” tambah seorang tokoh perempuan yang juga meminta namanya disamarkan.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Desa Kaduagung belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan warga. SangajiNews.com masih terus berupaya menghubungi pihak desa untuk mendapatkan klarifikasi yang adil dan berimbang.

Sebagai media rakyat, SangajiNews.com berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga hadirnya perubahan yang nyata: desa yang transparan, jujur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuningan Fair 2025 Digelar Tanpa APBD, Bupati: Harus Lebih Meriah dan Berbobot

    Kuningan Fair 2025 Digelar Tanpa APBD, Bupati: Harus Lebih Meriah dan Berbobot

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • 0Komentar

    Kuningan Fair 2025 akan menghadirkan konsep exhibition, promotion, edutainment, music, bazar, dan business, sekaligus menjadi ajang memamerkan capaian pembangunan dan potensi daerah Kuningan di kancah yang lebih SangajiNews.com – Memasuki momen perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi ke-527 Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan memastikan Kuningan Fair 2025 akan berlangsung lebih meriah, […]

  • Jemaah haji Kloter 08 KJT Kabupaten Kuningan disambut keluarga dan pemerintah daerah setibanya di Pendopo Kabupaten Kuningan.

    445 Jemaah Haji Kloter 08 KJT Tiba di Kuningan, Tangis Haru dan Syukur Warnai Penyambutan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • 0Komentar

    Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Kabupaten Kuningan saat 444 jemaah haji Kloter 08 KJT tiba kembali di tanah air dengan selamat. Kepulangan mereka menjadi akhir perjalanan spiritual di Tanah Suci sekaligus awal pengabdian baru sebagai haji dan hajah yang diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat.

  • Persib Juara, Kuningan Bergemuruh: Lautan Biru Nobar Bersama Bupati di Pandapa

    Persib Juara, Kuningan Bergemuruh: Lautan Biru Nobar Bersama Bupati di Pandapa

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Atas kemenangan Persib, mari kita sambut dengan bangga, tertib, dan tetap menjaga keamanan,” SangajiNews.com, Kuningan – Semangat biru membanjiri Lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu (24/5/2025), saat ribuan Bobotoh Bersatu dan Viking Kuningan berkumpul dalam tajuk Nobar Biru untuk menyaksikan laga penentu juara Liga 1: Persib Bandung vs Persis Solo. Hadir langsung di tengah massa yang bergelora, […]

  • Komunitas Imam Tajug Kuningan Gelar Halal Bihalal Bersama Bupati

    Komunitas Imam Tajug Kuningan Gelar Halal Bihalal Bersama Bupati, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Membangun Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai Halal Bihalal Komunitas Imam Tajug Kuningan, Bupati Dian Rachmat Yanuar ajak ulama dan masyarakat bersatu membangun daerah.

  • Bupati Kuningan dan Polres Satukan Langkah, Satgas Anti-Premanisme Diluncurkan Demi Kuningan Aman dan Investasi Nyaman

    Bupati Kuningan dan Polres Satukan Langkah, Satgas Anti-Premanisme Diluncurkan Demi Kuningan Aman dan Investasi Nyaman

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Polres dan Pemda adalah dua sayap dari burung yang sama, terbang melintasi tantangan zaman menuju masyarakat yang aman, adil, dan sejahtera,” tegas Bupati Dian dalam sambutannya.SangajiNews.com – Semangat pengabdian dan sinergi lintas sektor kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dalam apel pagi yang digelar di halaman Polres Kuningan, Senin (26/05/2025), Bupati Kuningan, Dr. H. Dian […]

  • SAKAE pisode 3: Tapak Lama yang Terkuak

    SAKAE pisode 3: Tapak Lama yang Terkuak

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • 0Komentar

    DISCLAIMER:Maaf jika dalam cerita ini terdapat kesamaan nama, tokoh, tempat, atau kejadian dengan dunia nyata. Semua itu tidak disengaja. Cerita ini murni fiksi semata untuk keperluan hiburan. Hujan belum reda. Tapi suara langkah sepatu berat terdengar memijak tanah basah dekat musala kampung. Di balik gerimis yang makin deras, sesosok tubuh besar berselimut jas hujan hitam […]

expand_less