Breaking News
light_mode
Beranda » KESEHATAN » Kadis BPPKBP3A Kuningan Targetkan Angka Stunting Turun ke Level Nasional

Kadis BPPKBP3A Kuningan Targetkan Angka Stunting Turun ke Level Nasional

sangajinews.com. KUNINGAN – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPKBP3A) Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i, S.Kep., Ners., S.Sos., M.M.Kes., menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Kuningan hingga mencapai target nasional.

Hal itu disampaikan usai kegiatan edukasi stunting dan pelayanan keluarga berencana yang digelar di Desa Sukamulya, Kabupaten Kuningan. Kamis (7/5/2026)

Kepala Dinas BPPKBP3A Kabupaten Kuningan mengatakan, H Apip Rofi’i, penurunan angka stunting menjadi amanat langsung dari Bupati Kuningan karena berkaitan erat dengan kualitas kesehatan masyarakat.

“Stunting di Jawa Barat itu 15 persen, nasional 19 persen, sedangkan Kuningan masih di angka 22,7 persen. Artinya kita masih jauh di atas rata-rata nasional maupun Jawa Barat. Karena itu kami akan bekerja keras bersama seluruh stakeholder agar angka stunting di Kuningan bisa segera turun,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, pihaknya menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sejumlah mitra dalam berbagai program percepatan penurunan stunting.

Pada kegiatan tersebut, pelayanan pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implan dilakukan kepada 50 peserta di puskesmas setempat dan seluruh target berhasil tercapai. Selain itu, sebanyak 200 ibu hamil dan ibu menyusui juga mendapatkan edukasi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya program keluarga berencana pasca melahirkan.

“Kami berharap para ibu mendapatkan pemahaman tentang stunting dan setelah melahirkan bisa langsung mengikuti program KB. Ini bagian dari upaya mencegah risiko stunting sejak dini,” katanya.

Untuk target ke depan, pihaknya memasang sasaran realistis pada tahun pertama kepemimpinannya.

“Target saya minimal angka stunting Kuningan bisa turun ke level nasional, yakni 19 persen. Kalau langsung mengejar angka Jawa Barat mungkin terlalu berat. Yang penting targetnya rasional tapi bisa tercapai,” ungkapnya.

Program percepatan penurunan stunting tersebut tidak hanya dilakukan di satu wilayah. Kegiatan serupa akan digelar secara bertahap di sejumlah kecamatan melalui kolaborasi dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam rangka peringatan Hari Bidan Internasional.

“Setelah di sini, besok ada kegiatan di Cibeureum, kemudian di Cibingbin, dan sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Puskesmas Cihaur. Jadi kegiatan ini akan terus masif dilakukan,” jelasnya.

Ke depan, BPPKBP3A Kuningan juga akan melibatkan berbagai pihak mulai dari organisasi sosial, dunia usaha hingga lembaga kesehatan untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Kuningan.

“Kami ingin semua pihak ikut bergerak, mulai dari Rumah Zakat, Pegadaian, IBI hingga stakeholder lainnya agar penurunan stunting di Kuningan bisa lebih cepat dan maksimal,” pungkasnya. (Wr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less