Pelepasan Jemaah Haji Kloter 8 Asal Kabupaten Kuningan: Kemenag Sampaikan Harapan dan Doa
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;
sangajinews.com. KUNINGAN – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan calon jemaah haji Kloter 8 asal Kabupaten Kuningan. Tangis bahagia, doa, dan harapan menyatu dalam momen sakral yang menjadi langkah awal perjalanan suci para tamu Allah menuju Tanah Suci. Minggu (26/4/2026)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Hamdani Rombongan, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan serta menitipkan pesan penting yang menyentuh hati para jemaah.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kesabaran. Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga ujian hati dan keikhlasan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, kekhusyukan hanya bisa diraih jika jemaah mampu menjaga kesehatan dan saling mendukung satu sama lain.
Tak hanya itu, Ahmad Handiman Rombongan, memanjatkan doa terbaik agar seluruh jemaah asal Kuningan dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan syariat, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menyandang predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
Pelepasan Kloter 8 ini menjadi bagian penting dari rangkaian keberangkatan haji tahun 2026. Lebih dari sekadar perjalanan, rombongan ini diharapkan menjadi contoh dalam kedisiplinan, kebersamaan, dan kekhusyukan beribadah.
Di balik lambaian tangan keluarga yang ditinggalkan, tersimpan doa-doa yang mengiringi langkah mereka. Sebuah perjalanan spiritual yang bukan hanya mengubah hidup para jemaah, tetapi juga menginspirasi banyak orang di tanah kelahiran mereka. (Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar