TP PKK Kabupaten Kuningan Gelar Bina Wilayah di Kecamatan Ciawigebang, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;
sanganinews.com. Kuningan – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan Bina Wilayah (Binwil) di Kecamatan Ciawigebang, tepatnya di Desa Gresik, Senin (8/6/2026), yang berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme dari seluruh peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Hella Helayati, S. Sos, beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Kuningan. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh unsur Forkopimcam, kepala desa, para kepala UPT, pengurus TP PKK tingkat kecamatan dan desa, serta kader PKK se-Kecamatan Ciawigebang.
Dalam sambutannya, camat Ciawigebang, R Imam Reapdiantoro, S.Sos,.MSi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kabupaten Kuningan yang dinilai menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di tingkat kecamatan dan desa.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan beserta jajarannya yang telah hadir di tengah-tengah kami untuk melaksanakan kegiatan Bina Wilayah. Semoga kehadiran beliau-beliau membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Imam, Camat Ciawigebang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh kepala UPT, kepala desa, ketua TP PKK kecamatan dan desa, serta khusus kepada Kepala Desa Gresi dan Ketua TP PKK Desa Gresi yang telah memfasilitasi dan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu disampaikan pula gambaran umum wilayah Kecamatan Ciawigebang yang terdiri dari 24 desa, 101 dusun, 170 RW, dan 384 RT, dengan jumlah penduduk sekitar 95.876 jiwa. Kecamatan Ciawigebang terus berupaya mengoptimalkan berbagai program PKK melalui Pokja I, II, III, dan IV yang telah dipersiapkan secara maksimal untuk mendapatkan pembinaan dan arahan dari TP PKK Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Eella Helayati, S.Sos, menegaskan bahwa kegiatan Bina Wilayah bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan bina wilayah ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momen silaturahmi, tempat kita belajar bersama dan saling menguatkan sebagai satu keluarga besar PKK,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga merupakan pondasi utama kehidupan sehingga ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bersama. Keluarga yang tangguh adalah keluarga yang mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan, menjaga kesehatan, memenuhi kebutuhan dasar, serta memberikan pendidikan dan pengasuhan terbaik bagi anak-anak.
Dalam arahannya, Bunda Ek, sapaan akrabnya mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik dan penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Selain itu, Bunda El, menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini melalui program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan mendukung implementasi PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, serta perlindungan anak.
“Usia PAUD merupakan masa golden age atau masa emas perkembangan anak yang tidak akan terulang kembali. Karena itu, anak-anak harus mendapatkan stimulasi yang baik, kasih sayang yang cukup, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya,” jelasnya.
Isu pencegahan stunting turut menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan otak, kualitas kesehatan, dan masa depan generasi bangsa.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang anak melalui Posyandu, serta menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan.
“Peran kader PKK sangat penting dalam mengedukasi masyarakat. Mari kita aktif mengajak ibu hamil dan ibu balita datang ke Posyandu, karena dari langkah kecil itu kita sedang menjaga masa depan generasi Kuningan,” tegasnya.
Perkuat Sinergi dan Tertib Administrasi
Selain program pemberdayaan keluarga dan kesehatan masyarakat, Bunda Ek, juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi sebagai indikator organisasi PKK yang berjalan secara baik dan profesional.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program PKK membutuhkan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, sekolah, hingga seluruh elemen masyarakat.
Menutup sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Bunda El, memberikan motivasi kepada seluruh kader agar terus menjalankan tugas pengabdian dengan penuh keikhlasan dan semangat. (Wr)
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar