Breaking News
light_mode
Beranda » KESEHATAN » Evaluasi Dapur di KuninganKuningan, Standar Diperketat, Layanan Diperluas Hingga Pelosok

Evaluasi Dapur di KuninganKuningan, Standar Diperketat, Layanan Diperluas Hingga Pelosok

sangajinews.com. KUNINGAN – Satuan Tugas (Satgas) PBG Kabupaten Kuningan mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru, khususnya terkait kelayakan fasilitas dan perizinan.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.Kn., menegaskan bahwa pengetatan standar ini penting untuk menjaga kualitas layanan, terutama dalam penyediaan makanan yang aman dan layak konsumsi. Hal tersebut disampaikan pada Selasa (28/4/2026).

Salah satu aturan baru yang cukup menonjol adalah kewajiban luas dapur minimal 800 meter persegi. Tak hanya itu, fasilitas pendukung juga harus ditingkatkan, mulai dari ketersediaan ruang penyimpanan yang memadai seperti lemari pendingin, hingga penggunaan AC di area penyajian guna menjaga kualitas makanan tetap optimal.

Bagi dapur yang sudah beroperasi namun belum memenuhi standar tersebut, pemerintah tidak serta-merta menutup, melainkan akan melakukan evaluasi lanjutan. Penilaian mencakup sejumlah aspek penting, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sertifikat Laik Sehat (SLS), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Jumlah Dapur Bertambah, Layanan Makin Luas
Saat ini, jumlah dapur di Kabupaten Kuningan tercatat mencapai 170 unit, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 127 unit. Penambahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke seluruh wilayah.

“Jumlah 170 ini dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan saat ini,” ujar perwakilan Satgas.

Fokus Pengembangan di Cilebak dan Patala
Meski cakupan layanan terus meluas, Satgas masih memprioritaskan penguatan distribusi di beberapa wilayah, khususnya Kecamatan Cilebak. Tiga desa di wilayah ini menjadi target utama pengembangan, selain wilayah Patala yang juga menjadi fokus perhatian.

Sebagai langkah konkret, dapur di Cilebak telah diminta mulai menyalurkan logistik ke tiga desa tersebut. Distribusi makanan, khususnya untuk anak-anak, dijadwalkan mulai berjalan rutin pada tanggal 4 mendatang.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas operasional dapur, tetapi juga memastikan pemerataan layanan pangan bagi masyarakat hingga ke daerah terpencil. (Wr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengantar Tamu Allah: Bupati Kuningan Teteskan Haru di Pembukaan Manasik Haji 2025

    Mengantar Tamu Allah: Bupati Kuningan Teteskan Haru di Pembukaan Manasik Haji 2025

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • 0Komentar

    “Saya mohon, doakan Kuningan dari Tanah Suci. Doakan negeri ini. Semoga pulang membawa kemuliaan, dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Kami iringi dengan doa dan cinta,” tutup Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Redaksi SangajiNews.com | 13 April 2025 KUNINGAN – Air mata haru membasahi wajah sebagian calon jemaah haji saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, […]

  • RS Permata Baksos di desa Mancagar Kec Garawangi .

    RS Permata Baksos di desa Mancagar Kec Garawangi .

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    Rumah Sakit Permata Kuningan mengadakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Mancagar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.

  • Melon TC Kuningan Juara Bupati Cup X 2025: Duel Panas, Sportivitas Lintas Daerah, dan Janji Atap Membran dari Bang Andi Gani

    Melon TC Kuningan Juara Bupati Cup X 2025: Duel Panas, Sportivitas Lintas Daerah, dan Janji Atap Membran dari Bang Andi Gani

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • 0Komentar

    sangajiNews.com, Purbawisesa –Turnamen Tenis Beregu Putra Bupati Cup X 2025 resmi ditutup Minggu (20 Juli 2025) sore dengan klimaks dramatis di Lapangan Tenis KORPRI Kuningan. Selama dua hari penuh adrenalin, emosi, dan strategi, Melon Tenis Club Kuningan sukses mencatatkan sejarah sebagai Juara I, usai menaklukkan raksasa tenis dari Bekasi, PT Artha Raksa Baya (ARB), dengan […]

  • Bupati Kuningan Canangkan Bulan Dana PMI 2025: “Saat Darah Dibutuhkan, Barulah Kita Sadar Pentingnya Palang Merah”

    Bupati Kuningan Canangkan Bulan Dana PMI 2025: “Saat Darah Dibutuhkan, Barulah Kita Sadar Pentingnya Palang Merah”

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Sekarang mungkin Bapak Ibu tidak merasakan, tapi ketika istri kita, anak kita, saudara kita, atau kita sendiri membutuhkan darah, terasa betapa pentingnya hadirnya Palang Merah Indonesia,” SangajiNews.com – Semangat kemanusiaan kembali menyala dari jantung Pemerintahan Kabupaten Kuningan. Dengan mengusung nilai empati dan solidaritas, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, secara resmi mencanangkan Gerakan […]

  • SAPUKU: Gerakan Nyata Bupati Kuningan Hadapi Krisis Sampah Plastik demi Bumi yang Lestari

    SAPUKU: Gerakan Nyata Bupati Kuningan Hadapi Krisis Sampah Plastik demi Bumi yang Lestari

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Bumi tidak membutuhkan kita. Kitalah yang membutuhkan bumi. Mari hentikan polusi plastik dan wariskan lingkungan bersih untuk generasi mendatang.” SangajiNews.com – Kuningan.Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sebuah pesan menggugah kembali menggema dari halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, Kamis (5/6/2025). Saat membacakan sambutan resmi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Hanif Faisol Nurofiq, […]

  • Polemik Lahan KDMP Kaduagung Dijawab PPL: “Bukan Termasuk LP2B”

    Polemik Lahan KDMP Kaduagung Dijawab PPL: “Bukan Termasuk LP2B”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN — Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak teknis pertanian setempat. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kaduagung, Iin Asrini, S.P., menegaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan KDMP dipastikan bukan termasuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Penegasan itu disampaikan langsung […]

expand_less