Baru Dilantik, Kadis DPMD Langsung Tancap Gas, Siap Benahi Kinerja Desa yang Disorot Publik
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. Kuningan – Pelantikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang baru pada 30 April 2026 dengan langkah tegas dan visi besar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan yang resmi menjabat, Rangga Apriatna, S.STP., M.A, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas pemerintahan desa. Rabu, (6/5/2026)
“Alhamdulillah, ini amanah besar dari Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Pak Sekda. Bagi saya, ini bukan hanya kehormatan, tapi juga tantangan untuk meningkatkan kinerja DPMD ke depan,” ujarnya.
Tak ingin berlama-lama, ia langsung membeberkan langkah awal yang akan dilakukan, konsolidasi besar-besaran, baik internal maupun eksternal. Fokus utamanya membangun hubungan yang lebih solid antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.
“Kami di DPMD harus jadi jembatan. Hubungan ini harus diperkuat supaya program berjalan selaras,” tegasnya.
Sorotan tajam juga datang dari data survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan desa masih rendah. Angkanya bahkan mencapai 51,33% warga menyatakan tidak puas.
Alih-alih defensif, Kadis justru menjadikan data ini sebagai bahan evaluasi terbuka.
“Ini bukan untuk menyalahkan, tapi jadi cambuk. Jangan tersinggung, justru ini momentum untuk kita berbenah bersama,” katanya lugas.
Ia juga mengakui bahwa dinamika di tingkat desa sangat kompleks, mulai dari tekanan hukum, tuntutan digitalisasi, hingga berbagai program strategis seperti penanganan kemiskinan, stunting, hingga program nasional lainnya.
Namun menurutnya, kunci utama bukan sekadar program, melainkan kualitas sumber daya manusia.
“Program bagus itu penting, tapi kalau SDM kepala desa dan perangkatnya tidak siap, ya tetap akan tersendat,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pembinaan mental, etika, dan profesionalisme aparatur desa sebagai fondasi utama perubahan.
“Ayeuna, lamun program bagus tapi mental dan etika tidak dipupuk dari sekarang, hasilnya tidak akan maksimal,” tutupnya. (Wr).
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar