Dandim 0615/Kuningan Kawal Kunjungan Kerja Anggota DPRD RI Komisi XII Monitoring Pelaksanaan KDMP di Dampingi Wabup
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;
sangajinews.com. Kuningan – Dalam kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi XII dari Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan, MM, yang didampingi Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani,SH,. M.Kn,. Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Agung Prima, S.I.P,.M.Sc,.MSi, sejumlah arahan disampaikan di KDMP Bandirasawetan, Selasa (28/4/2026).
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kuningan terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, serta pengawalan langsung dari TNI untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan optimal.
Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi kunci utama kelancaran pembangunan di lapangan.
“Alhamdulillah, di wilayah Kabupaten Kuningan proses pembangunan berjalan lancar. Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap terwujudnya Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah desa,” ujarnya.
Meski demikian, beberapa tantangan masih dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan lahan di beberapa desa. Namun, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar target pembangunan tetap dapat tercapai.
Letkol Arh Hafda Prima Agung, menegaskan komitmen TNI dalam mengawal proyek yang dikerjakan oleh Agrinas hingga selesai. Pengawasan dilakukan agar pembangunan sesuai spesifikasi yang ditetapkan dan rampung tepat waktu.
“Kami dari TNI akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, memastikan semua berjalan sesuai standar teknis. Target kami adalah memaksimalkan pembangunan hingga akhir Juli,” tegasnya.
Di Kabupaten Kuningan sendiri, ditargetkan sedikitnya 250 titik pembangunan koperasi dapat terealisasi. Saat ini, tahap operasional pun mulai dipersiapkan, ditandai dengan kedatangan berbagai perlengkapan pendukung.
Secara nasional, program ini akan memasuki tahap penting dengan rencana peluncuran 1.000 titik awal di wilayah Jawa dan Lampung pada 18 Mei mendatang. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Agrinas, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Dalam Negeri guna memastikan kesiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih.
Program ini diharapkan menjadi tonggak penguatan ekonomi desa serta mendorong kemandirian masyarakat melalui koperasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.(Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar