Bangkitkan Kejayaan Sepak Bola Kuningan, Liga Jabar Istimewa Jadi Ajang Lahirkan Generasi Emas
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangjinews.com. KUNINGAN – Semangat membangun kembali kejayaan sepak bola Kabupaten Kuningan terus bergelora. Melalui gelaran Liga Jabar Istimewa tingkat Kabupaten Kuningan, pembinaan usia dini dan Sekolah Sepak Bola (SSB) kini semakin marak digelar di berbagai wilayah. Kamis (14/5/2026)
Kompetisi dan pembinaan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya bibit-bibit muda berbakat yang kelak mengharumkan nama Kuningan di kancah sepak bola regional hingga nasional.
Ketua KONI Kabupaten Kuningan, Trias Andriana, menegaskan bahwa pembinaan talenta muda menjadi langkah strategis untuk memperkuat masa depan sepak bola daerah. Pembinaan dilakukan secara berjenjang sejak usia dini, mulai kelompok umur 10, 12 hingga 14 tahun.
“Sekarang ini banyak digelar sekolah diklat dan SSB. Ini menjadi langkah penting untuk menjaring bibit-bibit muda yang bertalenta,” ujarnya.
Menurutnya, sepak bola usia dini menjadi sinyal positif kebangkitan olahraga paling populer tersebut di Kabupaten Kuningan. Dukungan masyarakat, pelatih, hingga para pegiat olahraga dinilai menjadi kekuatan besar dalam menciptakan regenerasi pemain berkualitas.
Harapan besar pun muncul agar Kuningan mampu mengulang masa kejayaan sepak bola seperti era emas terdahulu. Nama Kuningan pernah diperhitungkan di Jawa Barat lewat berbagai turnamen bergengsi dan melahirkan banyak pemain berbakat.
“Kalau mengingat zaman dulu, Kuningan pernah berjaya. Mudah-mudahan ke depan bisa kembali melahirkan tim yang solid seperti masa keemasan dulu,” lanjutnya.
Kenangan kejayaan itu tak lepas dari kiprah klub-klub legendaris seperti Pesik dan Garuda yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat pada era 1980-an.
“Dulu Kuningan terkenal dengan Pesik dan Garuda sekitar tahun 85-an. Itu menjadi kenangan sekaligus motivasi bagi generasi sekarang,” katanya.
Trias juga optimistis, dengan pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang rutin digelar, akan lahir kembali pemain-pemain hebat dari tanah Kuningan yang mampu menembus level lebih tinggi.
“Sangat berharap sekali. Tidak ada yang mustahil, insyaallah. Dulu ada pemain-pemain hebat seperti Komar, Roni Kasda hingga Seggy yang memperkuat Kuningan di KNPI Cup. Mereka pemain-pemain bagus,” ungkapnya.
Dengan semakin aktifnya pembinaan usia dini dan tumbuhnya semangat kompetisi di berbagai daerah, masyarakat optimistis sepak bola Kuningan akan kembali bangkit dan melahirkan generasi emas baru yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar