Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Wabup Kuningan Tekankan Akurasi Data Bantuan Sosial dan Percepatan Penurunan Stunting

Wabup Kuningan Tekankan Akurasi Data Bantuan Sosial dan Percepatan Penurunan Stunting

sangajinews.com. Kuningan – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH,MKn, melakukan monitoring dan koordinasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Kuningan guna memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting dan kemiskinan. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial, staf ahli, serta jajaran terkait untuk membahas langkah-langkah strategis yang akan dilakukan ke depan.Jum’at(5/6/2026)

Sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Kemiskinan, Wakil Bupati,Tuti Andriani, menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kuningan. Mengingat angka stunting di Kabupaten Kuningan masih tergolong tinggi di Jawa Barat, diperlukan kerja sama dan komitmen seluruh pihak agar angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.

“Penurunan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Karena itu, berbagai langkah percepatan terus kami lakukan agar penanganan stunting dan kemiskinan berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya pembaruan data penerima bantuan sosial. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada Dinas Sosial apabila terdapat anggota keluarga penerima bantuan yang telah meninggal dunia, dengan melampirkan akta kematian sebagai dokumen pendukung.

Menurutnya, ketepatan data sangat penting untuk memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima. Selain itu, bantuan yang masih diterima atas nama penerima yang telah meninggal dunia berpotensi menimbulkan persoalan administratif dan hukum karena menyangkut penggunaan anggaran negara.

“Bantuan sosial adalah uang negara yang harus disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk aktif memperbarui data kependudukan agar bantuan dapat tepat sasaran dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Tatik Ratna Mustika, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk berkolaborasi dalam mendukung program penurunan kemiskinan dan stunting. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada kualitas data yang akurat dan mutakhir.

Saat ini, Dinas Sosial bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) tengah melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh data penerima bantuan sesuai dengan kondisi riil masyarakat sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

“Kami terus melakukan penyisiran dan pencocokan data bersama para pendamping PKH. Harapannya, data yang dihasilkan benar-benar valid sehingga bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan menghindari potensi temuan dalam pengelolaan keuangan negara,” jelas Kepala Dinas Sosial.

Selain fokus pada validasi data bantuan sosial, Dinas Sosial juga siap mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan data keluarga berisiko stunting serta membantu fasilitasi pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif bagi keluarga yang membutuhkan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis target penurunan kemiskinan dan stunting dapat dicapai secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Data yang akurat adalah fondasi kebijakan yang tepat. Ketika bantuan tersalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan dan layanan kesehatan dapat diakses dengan baik, maka upaya menurunkan kemiskinan dan stunting akan semakin optimal.” (Wr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Jejak Tapak Yang Dilupakan”:

    “Jejak Tapak Yang Dilupakan”:

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    Episode 1: Tapak Pertama di Tara Tumpah DISCLAIMER:Maaf jika dalam cerita ini terdapat kesamaan nama, tokoh, tempat, atau kejadian dengan dunia nyata. Semua itu tidak disengaja. Cerita ini murni fiksi semata untuk keperluan hiburan. Tahun 1985. Kabut tipis menggantung di atas tanah becek Kampung Tara Tumpah. Bau tanah basah bercampur aroma kotoran domba dan asap […]

  • Kuningan Tembus 15 Besar Nasional! Daya Saing Daerah 2024 Ungkap Peringkat Membanggakan

    Kuningan Tembus 15 Besar Nasional! Daya Saing Daerah 2024 Ungkap Peringkat Membanggakan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • 0Komentar

    SangajiNews.com – Sorotan nasional tertuju pada Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, setelah menorehkan prestasi luar biasa dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024. Dalam laporan resmi yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) per 11 Maret 2025, Kabupaten Kuningan meraih peringkat ke-14 dari 416 kabupaten di Indonesia, dengan skor total IDSD sebesar 3,82. […]

  • Kerja Bakti Perbaikan Jalan Gunungkarung–Geresik, Akses Antar Kecamatan Kembali Lancar

    Kerja Bakti Perbaikan Jalan Gunungkarung–Geresik, Akses Antar Kecamatan Kembali Lancar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    “Kerja sama seperti ini sangat penting. Dengan kebersamaan, permasalahan bisa segera ditangani tanpa harus menunggu terlalu lama.”

  • Kuningan–Cirebon Kukuhkan Komitmen: Mata Air Paniis Jadi Sumber Kehidupan Bersama

    Kuningan–Cirebon Kukuhkan Komitmen: Mata Air Paniis Jadi Sumber Kehidupan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Mata Air Paniis bukan hanya aset Kuningan, tetapi juga sumber kehidupan penting bagi masyarakat Cirebon. Lingkungan yang asri dan terjaga akan memastikan debit air tetap memadai. Karenanya, kedua daerah harus terus menggalakkan konservasi lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang,” tegasnya. SangajiNews.com,– CIREBON. Sejarah panjang kerja sama antar daerah kembali ditorehkan. Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Kota […]

  • Tahun Kurban Bersama Desa Cikaso: Dari 9 Ekor Menjadi 28 Sapi, Ribuan Warga Merasakan Kebersamaan

    Tahun Kurban Bersama Desa Cikaso: Dari 9 Ekor Menjadi 28 Sapi, Ribuan Warga Merasakan Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • 0Komentar

    Di tengah semangat Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat Desa Cikaso kembali menunjukkan kekuatan gotong royong dan kepedulian sosial melalui tradisi “Kurban Bersama” yang kini memasuki tahun ke-15 pelaksanaannya. Tahun ini menjadi catatan istimewa. Jumlah hewan kurban meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu tercatat 22 hingga 23 ekor sapi, kini panitia berhasil menghimpun 28 ekor […]

  • Panahan Kuningan Melesat: Scoring Day PERPANI Dibuka oleh Wabup Kuningan, Target 15 Emas di 2025

    Panahan Kuningan Melesat: Scoring Day PERPANI Dibuka oleh Wabup Kuningan, Target 15 Emas di 2025

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • 0Komentar

    SANGAJINEWS.COM – KUNINGAN. Sebuah langkah strategis dalam mencetak generasi atlet unggulan kembali digulirkan. Scoring Day Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Kuningan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn., pada Minggu, 20 April 2025, bertempat di Lapangan Panahan PERPANI Kuningan, yang berlokasi di Komplek Kuningan Islamic Center (KIC). Acara ini menjadi […]

expand_less