Breaking News
light_mode
Beranda » AGAMA » MUI Kabupaten Kuningan Luncurkan Program Terjemah Al-Qur’an 40 Jam, Tanam Empat Pohon Kurma Sebagai Simbol Keberkahan

MUI Kabupaten Kuningan Luncurkan Program Terjemah Al-Qur’an 40 Jam, Tanam Empat Pohon Kurma Sebagai Simbol Keberkahan

sangajinews.com. KUNINGAN — Semangat membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat kembali digaungkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan. Melalui sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna, MUI Kabupaten Kuningan secara resmi meluncurkan Program Terjemah Al-Qur’an Sistem 40 Jam, sekaligus melakukan penanaman pohon kurma sebagai simbol keberkahan, keteladanan, dan harapan bagi generasi mendatang. Selasa (16/6/2026)

Program yang diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Al-Qur’an (LPPTQI) Kabupaten Kuningan ini hadir sebagai terobosan pembelajaran Al-Qur’an yang praktis, sistematis, dan mudah dipahami masyarakat. Dengan metode khusus yang dirancang agar peserta mampu memahami terjemah Al-Qur’an dalam waktu relatif singkat, program ini diharapkan menjadi jembatan bagi umat untuk semakin dekat dengan kitab sucinya.

Acara peluncuran tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Tampak hadir Plt. Asda III Kabupaten Kuningan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Kabag Kesra Setda Kuningan, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, jajaran pengurus MUI, Ketua GOW Kabupaten Kuningan, Ketua Baznas, serta para pengurus PC Muslimat NU, BKMM, dan DKM Syiarul Islam.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Ade Hidayat, menjelaskan bahwa lahirnya LPPTQI berangkat dari kepedulian dan dedikasi panjang seorang pendidik, Drs. H. Dodo Syarif Hidayatullah, M.Pd., yang meski telah purna tugas, tetap konsisten mengabdikan ilmunya untuk kemajuan umat dan bangsa.

“Beliau memiliki pengalaman panjang sebagai pendidik, mulai dari pesantren, madrasah, hingga menjadi dosen di STIQ Ambon. Semangat beliau untuk terus mengajarkan Al-Qur’an menjadi inspirasi lahirnya program ini,” ujarnya.

Tanam Empat Pohon Kurma, Simbol Sunnah dan Persatuan Umat
Tak hanya meluncurkan program pendidikan Al-Qur’an, acara ini juga menghadirkan momen yang menarik perhatian para tamu undangan, yakni penanaman empat pohon kurma di halaman Kantor MUI Kabupaten Kuningan.

Menurut Drs. H. Dodo Syarif Hidayatullah, pemilihan pohon kurma bukan tanpa alasan. Selain merupakan bagian dari upaya menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, pohon kurma juga menjadi simbol keberkahan, keteguhan, dan manfaat yang terus mengalir bagi umat.

Lebih jauh, jumlah empat pohon kurma yang ditanam mengandung filosofi mendalam. Angka empat melambangkan empat sahabat utama Rasulullah SAW, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Selain itu, angka tersebut juga merepresentasikan kokohnya nilai-nilai Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah yang telah tumbuh dan mengakar kuat di Nusantara selama berabad-abad.

Menariknya, pohon-pohon kurma tersebut merupakan hibah dari Pondok Pesantren Al-Azzam Ciwiru, Pasawahan. Bibit kurma itu dibudidayakan langsung oleh pimpinan pondok pesantren, Kiai Bahrudin, bersama para santrinya, mulai dari biji hingga tumbuh subur dan terbukti mampu berbuah lebat.

Ikhtiar Menebar Manfaat untuk Umat
MUI Kabupaten Kuningan berharap Program Terjemah Al-Qur’an Sistem 40 Jam dapat menjadi gerakan literasi Al-Qur’an yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, sehingga semakin banyak umat Islam yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungan maknanya.

Sementara itu, penanaman pohon kurma di lingkungan MUI diharapkan menjadi simbol tumbuhnya keberkahan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan, MUI menegaskan bahwa apabila pohon-pohon kurma tersebut kelak berbuah atas izin Allah SWT, hasilnya akan diperuntukkan sepenuhnya bagi kemaslahatan umat dan tidak untuk diperjualbelikan.

Peluncuran program dan penanaman pohon kurma ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar dan kajian, tetapi juga melalui pendidikan, keteladanan, serta aksi nyata yang menanamkan harapan bagi masa depan. Di tengah tantangan zaman, langkah MUI Kabupaten Kuningan ini menjadi pesan optimistis bahwa Al-Qur’an akan terus hidup, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan masyarakat.

“Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan. Mengajarkan Al-Qur’an hari ini adalah menyiapkan peradaban masa depan.”(Wr)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPK Bongkar Temuan, Disdikbud Kuningan Terancam Ganti Rugi hingga lebih dari 8 Miliar

    BPK Bongkar Temuan, Disdikbud Kuningan Terancam Ganti Rugi hingga lebih dari 8 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • 0Komentar

    LHP BPK RI merekomendasikan Disdikbud Kuningan mengganti kerugian anggaran 2024–2025. DPRD menegaskan tindak lanjut harus segera dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik.

  • Wakil Bupati Kuningan Buka Pelatihan Notaris: Perkuat Fondasi Hukum Koperasi Merah Putih Menuju Grand Launching Nasional

    Wakil Bupati Kuningan Buka Pelatihan Notaris: Perkuat Fondasi Hukum Koperasi Merah Putih Menuju Grand Launching Nasional

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Pembekalan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemerintah desa. Tinggal bagaimana pihak desa bersinergi dan mempercepat proses legalisasi yang akan disahkan melalui Kemenkumham,” ujarnya tegas. SangajiNews.com – Dalam langkah konkret memperkuat sistem hukum dan kelembagaan koperasi di Indonesia, Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn secara resmi membuka Pelatihan dan Pembekalan Notaris Pembuat Akta Koperasi […]

  • Bulan Syaban, Waktu Terakhir Bayar Utang Puasa Sebelum Ramadan Tiba

    Bulan Syaban, Waktu Terakhir Bayar Utang Puasa Sebelum Ramadan Tiba

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Bulan Syaban dimanfaatkan umat Islam sebagai waktu terakhir untuk melunasi utang puasa Ramadan. Kewajiban qadha puasa ditegaskan dalam Al-Qur’an dan diperkuat oleh hadis Nabi SAW sebagai persiapan menyambut Ramadan.

  • Gebrakan Seratus Hari! Bupati Kuningan Bagikan 25 Roda Dua untuk Desa Berprestasi dalam Pengelolaan PBB

    Gebrakan Seratus Hari! Bupati Kuningan Bagikan 25 Roda Dua untuk Desa Berprestasi dalam Pengelolaan PBB

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • 1Komentar

    SangajiNews.com – Awal kepemimpinan yang mencorong dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., kembali mencatatkan gebrakan berarti dalam 100 hari pertama jabatannya. Sebanyak 25 desa dan kelurahan berprestasi dalam pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2024 diganjar kendaraan operasional roda dua, sebagai bentuk apresiasi nyata dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Penyerahan kendaraan dilangsungkan […]

  • Bupati Kuningan Tak Mengenal Lelah, Lobi ke Kementerian dan BJB Pusat Berbuah Bantuan Armada Sampah

    Bupati Kuningan Tak Mengenal Lelah, Lobi ke Kementerian dan BJB Pusat Berbuah Bantuan Armada Sampah

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Pengangkutan sampah dari pasar sering terkendala. Sekarang kita bisa lebih gesit merespons keluhan pedagang dan pembeli. Kebersihan pasar adalah prioritas kenyamanan bersama,” tegasnya. SangajiNews.com – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, semangat dan dedikasi Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si tak surut sedikit pun. Langkah strategis dan diplomasi birokrasi terus ditempuhnya demi menjaga pelayanan […]

  • Forum Mitra SPPG Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Nasional Sesuai Standar BGN

    Forum Mitra SPPG Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Nasional Sesuai Standar BGN

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. ​KABUPATEN – Ketua Forum Mitra SPPG Kabupaten Kuningan H Udin Kusnedi, menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh mitra penyedia, baik yang sudah beroperasi maupun yang sedang dalam tahap persiapan, untuk memperketat standarisasi operasional dapur. Langkah ini diambil guna memastikan kesuksesan program Makan Bergizi dari Pemerintah Pusat.​Kepatuhan Terhadap Petunjuk Teknis Badan Gizi Nasional (BGN), Rabtu (15/4/2026). […]

expand_less