Breaking News
light_mode
Beranda » KESEHATAN » Mahasiswa Universitas Bakti Husada Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Ciputat, Sasar Kesehatan Lansia

Mahasiswa Universitas Bakti Husada Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Ciputat, Sasar Kesehatan Lansia

KUNINGAN.sangajines.com — Mahasiswa dari Universitas Bakti Husada Indonesia (UBHI) Kuningan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut salah satunya menyasar kelompok lanjut usia (lansia) melalui program kesehatan dan aktivitas yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup.

Salah seorang peserta , Elda, mengatakan kegiatan KKN tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

“Tujuannya sebenarnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat,” ujar Elda.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan perhatian khusus kepada para lansia. Salah satu program yang dijalankan adalah Main Body Sinergi, yang diarahkan untuk membantu menurunkan tingkat demensia dan depresi pada lansia.

Selain itu, kegiatan juga mencakup latihan kognitif serta terapi fisik adaptif. Program tersebut diharapkan dapat membantu lansia agar lebih mudah bergerak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Targetnya itu untuk lansia. Ini program Main Body Sinergi yang tujuannya untuk menurunkan tingkat demensia pada lansia, kemudian juga untuk depresi. Ada juga latihan kognitif dan terapi fisik adaptif untuk lansia supaya mudah bergerak dan tentunya untuk meningkatkan kualitas hidup,” jelasnya.

Tidak hanya menjalankan program khusus lansia, mahasiswa UBHI Kuningan juga turut memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, serta tekanan darah atau tensi.

“Cek kesehatan itu yang umum seperti gula darah, kolesterol, asam urat, kemudian tensi atau tekanan darah,” kata Elda.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat desa. Menurut Elda, mahasiswa juga dituntut untuk menghadirkan berbagai program inovasi yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

“Untuk baktinya sebenarnya banyak. Kadang kami melakukan pengabdian masyarakat kepada masyarakat desa seperti cek kesehatan, kemudian juga program inovasi untuk masyarakat,” tuturnya.

Terjun langsung ke tengah masyarakat juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para mahasiswa. Selain memperoleh pengetahuan baru, mereka mendapatkan pengalaman dalam berinteraksi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya kami mendapatkan ilmu. Yang kedua juga pengalaman,” ungkap Elda.

Elda berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi, khususnya di bidang keperawatan.

Ia juga berharap dapat terus membantu dan merawat orang lain sesuai dengan cita-citanya menjadi seorang perawat.

“Harapannya bisa membantu, menolong orang lain. Pokoknya tentunya untuk membantu, karena saya juga niatnya menjadi perawat untuk membantu orang lain dan juga merawat orang lain,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less