Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » IDI Kuningan “Serbu Perbatasan” di Kecamatan Subang 18 Dokter Spesialis Turun Tangan Layani 250 Warga Secara Gratis

IDI Kuningan “Serbu Perbatasan” di Kecamatan Subang 18 Dokter Spesialis Turun Tangan Layani 250 Warga Secara Gratis

KUNINGAN. sangajinews.com — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuningan melalui program “IDI Mengabdi”. Sebanyak 18 dokter spesialis dari 10 bidang keahlian diterjunkan langsung untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di wilayah perbatasan, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan bakti sosial yang digelar di Kecamatan Subang ini menjadi aksi nyata kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, fasilitas kesehatan, dan pihak swasta. Sedikitnya 250 warga memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan panitia.

Ketua Penyelenggara, dr. Agah Nugraha, M.Km, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian IDI kepada masyarakat, terutama warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dokter spesialis.

“Program ini kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang aksesnya terhadap dokter spesialis masih terbatas,” ujar dr. Agah.

Beragam layanan kesehatan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Warga dapat memperoleh pemeriksaan USG, termasuk USG obstetri dan ginekologi (obgyn), pemeriksaan EKG, echocardiografi atau pemeriksaan jantung, hingga khitanan massal.

Tak sekadar menghadirkan layanan dasar, IDI Kuningan juga memboyong dokter spesialis dari berbagai bidang. Mereka terdiri atas 3 dokter spesialis penyakit dalam, 2 bedah, 2 kandungan, 2 jantung, 3 saraf, 1 anak, 1 mata, 1 THT, 2 kulit, dan 1 jiwa.

Total terdapat 18 dokter spesialis yang memberikan pelayanan dengan dukungan dokter umum, anggota IDI, serta tenaga kesehatan dan karyawan puskesmas.

Ketua IDI Kabupaten Kuningan, dr. Arif Wibowo, Sp.OT., SubSp.PL(K)., S.H., M.H., M.M.R.S. menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut bukan sekadar memberikan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, tetapi juga berupaya menghadirkan kualitas pelayanan yang optimal.

“Pemeriksaan gratis bukan berarti pemeriksaan murahan. Insyaallah kita hadir di sini membawa spesialis yang lengkap,” tegas Dr. Arief Wibowo dalam sambutannya.

Menurutnya, kegiatan di Subang merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya IDI Kuningan melaksanakan program serupa di Kecamatan Cibingbin pada 1 Agustus 2026.

Jika pada kegiatan sebelumnya pelayanan sudah mendapat sambutan positif dari masyarakat, kali ini IDI Kuningan memperluas cakupan layanan dengan menghadirkan lebih banyak tenaga medis spesialis.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya untuk membantu masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan dengan layanan spesialistik.

Warga juga mendapatkan bingkisan susu serta makanan bernutrisi bagi ibu hamil dan balita. Sementara bagi masyarakat yang membutuhkan, panitia turut menyediakan kacamata gratis.

Suasana kegiatan pun menjadi semakin semarak karena masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan medis, tetapi juga kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis mengenai berbagai persoalan kesehatan yang mereka alami.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, yang mewakili Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Kuningan atas konsistensinya menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke wilayah yang membutuhkan.

Menurutnya, pemilihan wilayah Subang sebagai lokasi pengabdian kedua merupakan langkah strategis, mengingat masyarakat di daerah perbatasan memiliki tantangan tersendiri dalam memperoleh akses layanan kesehatan, terutama dokter spesialis.

Kehadiran belasan dokter spesialis tersebut dinilai sangat membantu masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang selama ini relatif sulit dijangkau karena faktor jarak.

“Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kehadiran para dokter spesialis secara langsung di tengah masyarakat menjadi manfaat yang sangat besar, terutama bagi warga di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Menariknya, bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan kesehatan yang mereka hadapi sehari-hari.

Sejumlah warga, termasuk masyarakat dari Desa Mandapajaya, Kecamatan Cilebak, menyampaikan aspirasi terkait kondisi dan kebutuhan fasilitas kesehatan di wilayah mereka.

Persoalan yang disampaikan antara lain berkaitan dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Pustu dan Pustu Desa, serta kebutuhan mendesak terhadap vaksin antiracun atau antivenom untuk penanganan gigitan ular di wilayah yang dinilai rentan.

Aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

Dengan demikian, program “IDI Mengabdi” tidak hanya menjadi agenda pelayanan kesehatan sehari, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, tenaga medis, organisasi profesi, dan pemerintah.

Suksesnya kegiatan bakti sosial ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik sponsor, fasilitas kesehatan maupun instansi pendukung.

Sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Klinik Pratama Orinda, Klinik Kirana Medika, Ruang Alam Barutunggu Wood Land, Klinik Sindang Sehat, Klinik Utama Melia, Ibrahim Medika, Toko Sembilan, RSUD Linggajati, RS Mitra Husada, Apotek Kiara, Susi Make Up, The John’s, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kerja bersama, bukan hanya pemerintah atau tenaga kesehatan semata.

Bakti sosial di Subang ini menjadi langkah kedua dari rangkaian program pengabdian IDI Kuningan setelah sebelumnya digelar di Cibingbin.

Ke depan, IDI Cabang Kuningan berharap program “IDI Mengabdi” dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap enam bulan sekali, dengan menyasar wilayah-wilayah perbatasan dan daerah yang masih minim akses terhadap pelayanan dokter spesialis.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan untuk memperpendek jarak antara dokter spesialis dan masyarakat.

Sebab, bagi warga di pelosok dan wilayah perbatasan, kehadiran dokter spesialis bukan sekadar soal pengobatan. Ia adalah harapan, bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas juga berhak dirasakan oleh semua orang, di mana pun mereka tinggal.

Melalui semangat IDI Mengabdi, IDI Kabupaten Kuningan bersama pemerintah dan seluruh mitra berharap dapat terus berkontribusi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kuat, produktif, dan memiliki akses kesehatan yang semakin merata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less