Retret Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan Ditutup, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN sangajinews.com — Rangkaian retret bagi para Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan resmi ditutup pada Minggu (23/8/2026) di Kebun Raya Kuningan. Kegiatan yang semula sempat menimbulkan beragam persepsi tersebut justru memberikan pengalaman positif sekaligus memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan komitmen para kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.MPd., mengatakan perbedaan pandangan terhadap pelaksanaan retret merupakan hal yang wajar. Menurutnya, perbedaan tersebut lebih berkaitan dengan pemahaman terhadap tujuan kegiatan.
“Yang pertama, wajar kalau ada pro dan kontra, itu kan soal pemahaman. Tetapi yang kedua, bagi kami prinsipnya membangun investasi manusia itu harus berjenjang,” ujar Carlan.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi harus dimulai dari peningkatan kualitas para pendidik dan pengelola satuan pendidikan.
“Bagaimana muridnya bisa dididik dengan bagus kalau para pendidiknya juga belum bagus? Salah satunya ini adalah pola berjenjang investasi memperbaiki mutu pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Kuningan, H. Adang Kusdiana, M.Pd., mengungkapkan bahwa retret yang pada awalnya terkesan cukup “menyeramkan” justru memberikan hasil yang positif dan mengesankan bagi para peserta.
Menurut Adang, kegiatan tersebut mampu membangun nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, serta semangat kolaborasi di antara para kepala sekolah.
“Awalnya memang terkesan menyeramkan, tetapi setelah dijalani ternyata memberikan hasil yang sangat positif dan mengesankan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, retret bukan sekadar kegiatan pembinaan, melainkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat solidaritas sekaligus memperluas wawasan para kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan.
Berbagai materi yang diberikan selama kegiatan turut membahas wawasan kebangsaan, pengelolaan satuan pendidikan, hingga strategi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Adang menegaskan, hasil retret tidak boleh berhenti setelah kegiatan berakhir. Nilai-nilai yang telah dibangun selama retret diharapkan diterapkan secara nyata di masing-masing sekolah.
“Yang paling penting, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Apa yang diperoleh selama retret harus diterapkan melalui langkah-langkah nyata di masing-masing satuan pendidikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, MKKS SMP Kabupaten Kuningan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, para instruktur, serta seluruh panitia yang telah mendampingi para peserta selama kegiatan berlangsung.
Menurut Adang, proses pendampingan dilakukan dengan penuh kesadaran, kesabaran, sekaligus ketegasan sehingga mampu memberikan pengalaman pembinaan yang berkesan bagi para kepala sekolah.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran langsung Bupati Kuningan, Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi para kepala sekolah.
Arahan, materi, dan kesempatan berdiskusi langsung dengan unsur pimpinan daerah menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif para kepala sekolah mengenai tantangan dan arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Kuningan.
MKKS SMP Kabupaten Kuningan berharap kegiatan positif seperti retret dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun kekompakan, koordinasi, serta kesamaan visi di antara para kepala sekolah.
Kekompakan tersebut diharapkan menjadi “komando bersama” dalam menjalankan berbagai program peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.
Dengan ditutupnya rangkaian retret ini, para kepala sekolah diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman, tetapi juga semangat baru untuk bekerja lebih solid, disiplin, dan kolaboratif demi mewujudkan pendidikan Kabupaten Kuningan yang semakin berkualitas.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar