Jadi Arena Pertarungan Futsal Jabar, Puluhan Tim Kejar Tiket Porprov 2026
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN.sangajinewscom– Persaingan futsal usia pelajar di Kabupaten Kuningan mulai memanas. Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat tengah menggelar kompetisi kualifikasi di 27 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Kuningan, sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua Kompetisi Futsal di Protom, Aris Doray, mengatakan ajang tersebut menjadi kesempatan penting bagi para pemain muda Kuningan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang melangkah ke level yang lebih tinggi.
“Kompetisi ini merupakan bagian dari kualifikasi menuju tingkat provinsi,” ujar Aris.
Di Kabupaten Kuningan, kompetisi diikuti lima kategori dengan total puluhan tim. Rinciannya, kategori SD diikuti 15 tim, SMP Putri sebanyak 8 tim, SMA Putri 9 tim, SMP Putra 19 tim, dan SMA Putra 18 tim.
Kompetisi berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 5 hingga 18, dengan jeda pertandingan pada tanggal 17. Para juara nantinya akan menjadi wakil Kabupaten Kuningan untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Garut.
Aris berharap kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi pintu bagi lahirnya talenta-talenta futsal baru dari Kuningan.
Ia ingin para pemain muda Kuningan mampu berkembang hingga membawa nama daerah di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Peluang menuju level profesional pun terbuka. Menurut Aris, keberadaan klub asal Kuningan yang berkompetisi di Liga 1 menjadi salah satu modal penting dalam pembinaan pemain muda.
“Harapannya, dari kompetisi seperti ini muncul pemain-pemain berbakat yang nantinya bisa masuk ke klub profesional,” ungkapnya.
Selain pembinaan pemain, Aris juga menyoroti pentingnya ketersediaan fasilitas pertandingan yang memenuhi standar.
Menurutnya, pemain asal Kuningan kerap mengalami kendala ketika tampil di tingkat Jawa Barat. Perbedaan ukuran lapangan membuat sebagian pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan tidak jarang merasa kewalahan.
Karena itu, pihak penyelenggara berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas olahraga, khususnya dengan menyediakan lapangan futsal yang memiliki standar setara dengan tingkat nasional maupun internasional.
Dengan fasilitas yang memadai dan kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan futsal di Kuningan diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing hingga level profesional.:::
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar