Jembatan Merdeka Resmi Dibuka, Harapan Baru Warga Sarangkole
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN. sangajinews.com — Warga Kampung Sarangkole, Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, kini memiliki akses yang lebih mudah setelah Jembatan Merdeka resmi diresmikan, Rabu (19/8/2026).
Jembatan yang dibangun melalui program CSR Yayasan Harmoni Nusa 1011 tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn. Kehadirannya menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, dan akses pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuningan yang akrab disapa Amih Tuti, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Harmoni Nusa 1011, atas kepeduliannya terhadap pembangunan di Kabupaten Kuningan.
“Atas nama pribadi, Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Harmoni Nusa 1011 yang kesekian kalinya memberikan CSR, kali ini berupa pembangunan Jembatan Merdeka.”
Menurut Amih Tuti, pembangunan jembatan ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pembangunan. Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat melalui semangat gotong royong terbukti mampu memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Dengan spirit dan kebersamaan antara pemerintah, dunia swasta dan masyarakat, kita telah membuktikan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita bersama-sama dapat membangun infrastruktur Jembatan Merdeka,” ujarnya.
Bagi masyarakat Sarangkole, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Jembatan Merdeka menjadi simbol harapan dan perubahan bagi warga di pelosok Kabupaten Kuningan.
Dengan adanya jembatan penghubung ini, warga akan lebih mudah beraktivitas. Petani dapat membawa hasil panen dengan lebih lancar, pelaku usaha kecil semakin terbantu, dan akses masyarakat menuju berbagai pelayanan publik juga menjadi lebih mudah.
Amih Tuti berharap semangat gotong royong yang melahirkan Jembatan Merdeka dapat menular ke wilayah lainnya, termasuk daerah-daerah pelosok dan perbatasan Kabupaten Kuningan.
“Semangat membangun dan kebersamaan ini akan ditiru di berbagai pelosok dan sedikit demi sedikit perbaikan infrastruktur dapat kita lakukan bersama-sama,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan aparatur Desa Pamulihan untuk bersama-sama menjaga serta merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Harmoni Nusa 1011, Koh Apoh, mengungkapkan rasa syukur karena pembangunan jembatan dapat diselesaikan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itulah, jembatan tersebut diberi nama Jembatan Merdeka.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus berkembang. Dengan kebersamaan tersebut, pembangunan di berbagai wilayah diharapkan semakin cepat dan mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar