Breaking News
light_mode
Beranda » AGAMA » Baznas Kuningan Luncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid, Dorong Jamaah Naik Kelas Secara Ekonomi

Baznas Kuningan Luncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid, Dorong Jamaah Naik Kelas Secara Ekonomi

sangajinews.com. KUNINGAN β€” Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat. Semangat itulah yang mengemuka dalam peluncuran program Ultra Mikro Berbasis Masjid Baznas Kabupaten Kuningan yang digelar di Masjid Baiturrahman, Desa Kadugede, Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ketua Baznas Kabupaten Kuningan H. Yusron Kholid beserta jajaran, para camat, pengurus DKM, serta sejumlah tamu undangan.

Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Baznas dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para mustahik yang telah memiliki atau sedang menjalankan usaha mikro. Bantuan diharapkan tidak berhenti sebagai santunan, tetapi menjadi modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Perwakilan DKM Cikadu dan DKM Panigaran, Haji Mustofa Siddiq, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Kuningan tersebut memiliki nilai total Rp200 juta, masing-masing Rp100 juta untuk Kecamatan Cikadu dan Rp100 juta untuk Desa Panigaran.

β€œAlhamdulillah, bantuan ini menjadi amanah bagi kami dan para mustahik. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keberlangsungan usaha, terutama usaha mikro yang dijalankan para ibu-ibu,” ujarnya.

Ia menambahkan, para penerima bantuan sebelumnya telah melalui proses seleksi sehingga program benar-benar menyasar masyarakat yang memiliki usaha mikro dan membutuhkan dukungan untuk berkembang.

Mustofa berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

β€œInsyaallah akan dimanfaatkan seluas-luasnya. Mudah-mudahan program ini bisa berkelanjutan untuk kebaikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid S.Ag.M.Si,, menjelaskan bahwa program Ultra Mikro Berbasis Masjid merupakan bagian dari program unggulan Baznas RI yang diarahkan untuk membantu masyarakat, khususnya jamaah masjid, dalam mengembangkan usaha mikro.

Konsep tersebut menempatkan masjid bukan semata sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

β€œProgram ini menjadi ikhtiar agar masjid memiliki peran yang semakin luas dalam pemberdayaan umat. Para jamaah yang memiliki usaha mikro mendapatkan dukungan agar usahanya dapat berkembang dan lebih mandiri,” tutur Yusrin.

Baznas Kabupaten Kuningan sendiri terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Pendataan calon penerima manfaat, pembinaan, hingga pendampingan menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat langkah pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah, Baznas, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, pondok pesantren, hingga masyarakat.

Salah satu perhatian penting adalah mendorong masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik keuangan yang merugikan, termasuk pinjaman online ilegal maupun rentenir.

Karena itu, masyarakat didorong untuk lebih selektif dalam menggunakan layanan keuangan dan memanfaatkan lembaga keuangan resmi yang aman serta terpercaya.

Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi dan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, program bantuan tidak hanya selesai pada tahap penyaluran, tetapi benar-benar mampu mengubah kondisi ekonomi penerima manfaat.

Peluncuran program Ultra Mikro Berbasis Masjid di Kadugede menjadi gambaran bahwa penguatan ekonomi umat dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

Dengan dukungan Baznas, pemerintah daerah, pengurus DKM, dan masyarakat, masjid diharapkan mampu menjadi simpul pemberdayaan yang menghadirkan manfaat nyataβ€”dari tempat beribadah, menjadi tempat tumbuhnya usaha, solidaritas, dan kemandirian ekonomi umat.

Bantuan yang hari ini diterima para mustahik diharapkan menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri, sehingga suatu saat mereka tidak lagi menjadi penerima bantuan, tetapi mampu menjadi pihak yang turut berbagi dan membantu sesama.

Dari masjid, ekonomi umat bergerak. Dari usaha kecil, kesejahteraan keluarga tumbuh.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less