Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Tugu Bola Dunia Diganti Tugu Kuda, Pemkab Kuningan Perkuat Ikon Kearifan Lokal

Tugu Bola Dunia Diganti Tugu Kuda, Pemkab Kuningan Perkuat Ikon Kearifan Lokal

KUNINGAN. sangajinews.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi mengubah tugu bola dunia menjadi tugu kuda sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah. Pergantian ikon tersebut dilakukan setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari masyarakat yang menginginkan adanya simbol yang lebih dekat dengan karakter dan kekhasan Kabupaten Kuningan.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengatakan aspirasi masyarakat menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan ikon baru tersebut.

“Banyak masukan dari masyarakat, kok ini tugu kudanya tidak ada?” ujar Dian saat menjelaskan alasan perubahan tugu.

Menurut Dian, keberadaan tugu bola dunia sebelumnya merupakan bagian dari pembangunan daerah dan pembangunannya mendapat dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB.

Dian mengungkapkan, ketika proses pembangunan tugu bola dunia berlangsung, dirinya masih menjabat sebagai Kepala Bappeda. Namun, setelah melalui berbagai diskusi serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat, pemerintah kemudian memilih tugu kuda sebagai ikon yang dinilai lebih merepresentasikan karakter Kuningan.

Dian menegaskan, perubahan tersebut bukan berarti mengabaikan keberadaan berbagai tugu dan ikon daerah yang sudah ada. Pemerintah tetap berkomitmen merawat berbagai simbol yang telah menjadi bagian dari wajah Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, Kuningan memiliki banyak kekayaan budaya, kesenian, sejarah, hingga potensi lokal yang dapat diterjemahkan menjadi identitas visual di ruang publik.

“Yang penting kearifan lokal mencerminkan kekhasan Kuningan, ya kita laksanakan,” tegasnya.

Selain tugu kuda, Pemkab Kuningan juga tengah menyiapkan sarana di kawasan depan yang nantinya akan dilengkapi dengan tugu kesenian.

Rencana tersebut menjadi bagian dari penataan ruang publik agar tidak sekadar memiliki nilai estetika, tetapi juga menghadirkan simbol-simbol yang memiliki keterkaitan kuat dengan budaya dan identitas masyarakat Kuningan.

Terkait pembiayaan pembangunan berbagai sarana dan ikon daerah, Bupati Dian menjelaskan bahwa sumber anggaran dapat berasal dari APBD maupun non-APBD.

Menurutnya, keterlibatan pihak non-APBD tetap dibutuhkan karena kemampuan anggaran pemerintah memiliki keterbatasan. Namun, seluruh bentuk dukungan pembangunan harus tetap mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Ada yang APBD, ada non-APBD. Kalau semua non-APBD ya bagaimana? Semua juga yang menyumbang ada keterbatasan,” jelas Dian.

Ia menegaskan, penggunaan APBD maupun dukungan dari pihak non-APBD tidak menjadi persoalan selama pembangunan tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan publik serta dilaksanakan secara transparan dan sesuai aturan.

“Yang penting APBD, non-APBD, APBD pun kalau untuk kepentingan masyarakat, kepentingan publik kan enggak masalah. Asal tercatat, aturannya jelas, SOP-nya jelas,” pungkasnya.

Pergantian tugu bola dunia menjadi tugu kuda diharapkan tidak berhenti sebagai perubahan visual semata.

Pemkab Kuningan ingin ikon baru tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter daerah yang lebih kuat—sebuah simbol yang mudah dikenali sekaligus memiliki keterkaitan dengan sejarah, budaya, kesenian, dan kearifan lokal masyarakat.

Dengan hadirnya tugu kuda dan rencana tugu kesenian, penataan ruang publik di Kuningan diharapkan semakin mencerminkan identitas daerah dan menjadi wajah Kuningan yang lebih kuat di mata masyarakat maupun para pengunjung.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Kuningan Kukuhkan 32 Kepala Sekolah PUI: “Madrasah adalah Pilar Peradaban Akhlak”

    Wakil Bupati Kuningan Kukuhkan 32 Kepala Sekolah PUI: “Madrasah adalah Pilar Peradaban Akhlak”

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Ini adalah ikrar moral dan spiritual. Semoga amanah ini membawa kebaikan untuk kita semua dan masyarakat luas,” tutur Wabup Tuti SangajiNews.com – Sebuah momentum sakral kembali mengukir sejarah dalam dunia pendidikan keagamaan di Kabupaten Kuningan. Pada Rabu (18/06/2025), sebanyak 32 Kepala Sekolah dan Madrasah PUI resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di […]

  • Mahasiswa Universitas Bakti Husada Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Ciputat, Sasar Kesehatan Lansia

    Mahasiswa Universitas Bakti Husada Indonesia Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Ciputat, Sasar Kesehatan Lansia

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN.sangajines.com — Mahasiswa dari Universitas Bakti Husada Indonesia (UBHI) Kuningan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut salah satunya menyasar kelompok lanjut usia (lansia) melalui program kesehatan dan aktivitas yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup. Salah seorang peserta , Elda, mengatakan kegiatan KKN tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian […]

  • Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Bupati Dian Langsung Jenguk Puluhan Siswa SMPN 2 Ciwaru di Puskesmas

    Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Bupati Dian Langsung Jenguk Puluhan Siswa SMPN 2 Ciwaru di Puskesmas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN. sangajinews.com — Puluhan siswa SMPN 2 Ciwaru, Kabupaten Kuningan, harus mendapat perawatan di Puskesmas Ciwaru setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., langsung meninjau kondisi para siswa di Puskesmas Ciwaru setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Dalam peninjauannya, Bupati berdialog […]

  • UMKM Kuningan Siap Melesat Lewat Sertifikasi dan Penataan Ekosistem Terpadu

    UMKM Kuningan Siap Melesat Lewat Sertifikasi dan Penataan Ekosistem Terpadu

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan kian serius mendorong kemajuan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui langkah strategis berupa sertifikasi usaha dan penataan ekosistem yang lebih terstruktur. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan legalitas sekaligus daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif. Kadis Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DISKOPDAGPERIN) Kabupaten Kuningan. […]

  • DPR RI dan Pemkab Kuningan Tinjau Program Makan Bergizi di Cilimus, Dorong Ekonomi Desa Makin Kuat

    DPR RI dan Pemkab Kuningan Tinjau Program Makan Bergizi di Cilimus, Dorong Ekonomi Desa Makin Kuat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali terlihat nyata. Anggota DPR RI H. Rahmat Ardiyan, MM, bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH. M.Kn,turun langsung meninjau pelaksanaan program nasional di Kecamatan Cilimus, Selasa. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawalan program Asta Cita Presiden, khususnya dalam memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis […]

  • Pemdes Kramatmulya Kuningan Salurkan Dana Sosial dari PADes Pasar Tradisional

    Pemdes Kramatmulya Kuningan Salurkan Dana Sosial dari PADes Pasar Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    “Melalui musyawarah desa, sebagian pendapatan desa itu dialokasikan untuk berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.” – H. Otong Sutiana.

expand_less