Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Kepala DLH Kuningan Tegaskan Belum Ada Mekanisme Geothermal, Publik Diminta Tak Reaktif

Kepala DLH Kuningan Tegaskan Belum Ada Mekanisme Geothermal, Publik Diminta Tak Reaktif

KUNINGAN sangajinew.com — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan, Ir. Usep Sumirat, menegaskan hingga saat ini belum ada mekanisme maupun proses resmi yang diterima pihaknya terkait rencana pengembangan geothermal di wilayah Kuningan.

Pernyataan tersebut disampaikan Usep saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (23/9/2026), menyusul munculnya informasi mengenai rencana kegiatan geothermal yang menjadi perhatian publik.

Usep mengaku sempat terkejut ketika mengetahui informasi tersebut. Menurutnya, DLH sebagai salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan bidang lingkungan belum pernah diajak berkomunikasi maupun mendapatkan pembahasan resmi mengenai rencana tersebut.

“Saya juga ketika minggu lalu wawancara ada seperti itu agak kaget juga. Saya barangkali salah satu organisasi pemerintah daerah belum pernah kok kita diajak bicara, ngobrol apa pun. Jadi jangan dulu reaktif seolah-olah pokoknya akan seperti itu. Belum tentu seperti itu, mekanismenya,” ujar Usep.

Ia juga menyebut belum mengetahui adanya proses lelang terkait rencana geothermal tersebut. Setelah mendapatkan informasi mengenai hal itu, Usep mengaku telah menanyakan kepada jajaran internal DLH maupun pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya juga nanya ke teman-teman, ‘Benar itu sudah lelang?’ Saya juga nanya ke teman-teman, ‘Nggak ada,’ katanya. Saya nanya ke provinsi juga sama, belum ada mekanisme dan proses apa pun,” katanya.

Terkait apakah Bupati Kuningan sudah mengetahui informasi tersebut, Usep menyatakan dirinya tidak dapat memastikan. Ia menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya sendiri belum menerima informasi maupun pemberitahuan resmi mengenai proses tersebut.

“Belum tentu tahu. Pak Bupati juga belum tahu juga, saya juga sama,” ujarnya.

Usep mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atau memberikan penilaian sebelum terdapat informasi dan mekanisme resmi yang jelas.

Menurutnya, pemerintah daerah nantinya perlu mempelajari secara bersama-sama teknologi yang akan digunakan, termasuk potensi manfaat maupun dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.

“Kita juga nanti barangkali akan secara bersama-sama mempelajari masalah itu. Teknologi yang digunakan seperti apa, bagaimana manfaat dan mudaratnya,” kata Usep.

Ia menegaskan, apabila setelah dilakukan kajian ditemukan dampak negatif yang lebih besar, pemerintah dapat mengambil sikap berdasarkan hasil kajian tersebut. Sebaliknya, apabila manfaatnya lebih besar, peluang pengembangan juga dapat dipertimbangkan dengan tetap memperhatikan upaya mitigasi terhadap dampak negatif.

“Lebih banyak mudaratnya, kalau lebih banyak mudaratnya ya kita tolak. Tapi kalau lebih banyak manfaatnya, ya kenapa nggak juga? Bagaimana mengantisipasi dampak-dampak negatif itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Usep meminta publik memahami bahwa hingga saat ini belum ada mekanisme atau proses resmi yang diterima DLH terkait persoalan geothermal tersebut.

Ia bahkan mengaku kesulitan untuk memberikan laporan maupun sikap lebih jauh karena belum memperoleh informasi resmi mengenai tahapan yang sedang berjalan.

“Belum ada mekanisme proses apa pun terkait dengan masalah geothermal ini. Saya juga bingung mau lapor, lapor apa? Belum ada, belum ada informasi apa pun,” ujarnya.

Menurut Usep, bahkan undangan maupun pemberitahuan teknis terkait rencana tersebut belum diterima pihaknya.

“Undangan saja, pemberitahuan belum ada apa pun secara teknisnya,” kata dia.

Usep kembali menekankan bahwa DLH akan melihat persoalan tersebut berdasarkan informasi dan kajian yang tersedia apabila nantinya proses resmi mulai dilakukan.

Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian sebelum seluruh mekanisme, teknologi, manfaat, serta potensi dampaknya dapat diketahui dan dikaji secara menyeluruh.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IBI Ranting Kadugede Gelar Bakti Sosial KB MKJP, Dukung Penurunan Stunting di Cigugur

    IBI Ranting Kadugede Gelar Bakti Sosial KB MKJP, Dukung Penurunan Stunting di Cigugur

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75, IBI Ranting Kadugede menggelar kegiatan bakti sosial pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) bagi masyarakat Kecamatan Cigugur, Rabu (7/5/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Kartini. Ketua pelaksana kegiatan, Hj, Nanai Hendrayani, S.K.M., […]

  • Lestarikan Warisan Leluhur, Pencak Silat Disiapkan Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi

    Lestarikan Warisan Leluhur, Pencak Silat Disiapkan Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangjinews.com. Kuningan – Pemerintah daerah melalui Dinas pendidikan Kebudayaan menegaskan komitmennya dalam menjaga sekaligus mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya leluhur yang tidak hanya sarat nilai filosofis, tetapi juga berpotensi besar menjadi daya tarik wisata dan penggerak ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr, Elon Carlan, M.Si, menyampaikan, pencak silat bukan sekadar […]

  • Senandung Ramadan Penuh Makna: KSPSI AGN Berbagi Kebahagiaan Bersama Opick di Pendopo Kuningan dalam Harmoni Kepedulian dan Kebersamaan

    Senandung Ramadan Penuh Makna: KSPSI AGN Berbagi Kebahagiaan Bersama Opick di Pendopo Kuningan dalam Harmoni Kepedulian dan Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    Sangajinews – Suasana Ramadan di Kabupaten Kuningan dipastikan semakin hangat dengan digelarnya kegiatan “Senandung Ramadan” dalam rangka peringatan HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus ajang silaturahmi antara serikat pekerja, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ketua DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan, Andang Koswara, SE, menyampaikan bahwa acara […]

  • UMKM Kuningan Siap Melesat Lewat Sertifikasi dan Penataan Ekosistem Terpadu

    UMKM Kuningan Siap Melesat Lewat Sertifikasi dan Penataan Ekosistem Terpadu

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan kian serius mendorong kemajuan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui langkah strategis berupa sertifikasi usaha dan penataan ekosistem yang lebih terstruktur. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan legalitas sekaligus daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif. Kadis Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DISKOPDAGPERIN) Kabupaten Kuningan. […]

  • Bupati Kuningan Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2025, Perkuat Reputasi Daerah di Kancah Nasional

    Bupati Kuningan Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2025, Perkuat Reputasi Daerah di Kancah Nasional

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • 0Komentar

    “Penghargaan ini menjadi spirit dan semangat bagi kita semua untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Kita akan terus menciptakan inovasi dan bekerja sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan,” ungkap Bupati Dian usai menerima penghargaan. JAKARTA – Komitmen kuat dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali mengantarkan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Bupati Kuningan, […]

  • LOBB Perdana Forbasi Kuningan Diikuti 31 Tim, Ajang Pembinaan Atlet Baris-Berbaris

    LOBB Perdana Forbasi Kuningan Diikuti 31 Tim, Ajang Pembinaan Atlet Baris-Berbaris

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN. sangajinews.com — Forum Baris Indonesia (Forbasi) Kabupaten Kuningan menggelar Kejuaraan Olahraga Baris-Berbaris (Kejurcab) tingkat Kabupaten Kuningan untuk pertama kalinya. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Ciawi Gebang yang diikuti 31 tim dari jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat, Sabtu (19/9/2026) Ketua Pengcab Forbasi Kabupaten Kuningan, Muhamad Abdurahman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari […]

expand_less