Program BUMELA Sasar Lansia di Pancalang, Pemkab Kuningan Pastikan Lansia Tak Terlantar
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN. sangajinews.com — Program BUMELA (Bupati Merhatoskeun Lansia) kembali dilaksanakan dengan menyasar warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kali ini, kunjungan dilakukan di wilayah Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jumat (25/9/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bupati Kuningan untuk memastikan para lansia tidak terlantar, baik dari sisi sosial maupun kesehatan.
“Ini merupakan program Pak Bupati, yaitu Bupati yang Peduli Lansia atau Bupati Memperhatikan Lansia. Hari ini kita sudah mengunjungi lima lansia yang tentunya membutuhkan banyak bantuan dari kita,” ujar Bunda Ela.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda Ela didampingi sejumlah unsur terkait, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Baznas, RSUD Linggajati beserta tim dokter, serta Puskesmas Pancalang.
Ia menegaskan, perhatian terhadap lansia menjadi salah satu pesan yang disampaikan Bupati Kuningan. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pendataan dan penjangkauan terhadap lansia yang membutuhkan dukungan.
“Pak Bupati menyampaikan pesan bahwa utamanya di Kabupaten Kuningan, para lansia itu tidak boleh sampai terlantar. Mudah-mudahan para lansia di Kabupaten Kuningan bisa teratasi masalah sosialnya, juga masalah kesehatannya,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Linggajati, dr. Eva Maya, M.M., menyampaikan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program BUMELA, khususnya dalam aspek pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keterlibatan rumah sakit dalam program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan lansia mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.
“Program BUMELA atau Bupati Merhatoskeun Lansia menjadi bagian dari tanggung jawab kita semua. Kami dari RSUD Linggajati, terutama dari bidang kesehatan, siap mendukung dan ikut terjun langsung ke lapangan bersama Pak Bupati maupun Ibu Bupati,” ujar dr. Eva.
Ia menambahkan, keberadaan pemerintah dan berbagai unsur pelayanan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan secara langsung kepada para lansia.
“Artinya, tidak boleh kita biarkan lansia menderita sendirian. Jadi kita harus hadir bersama-sama untuk bisa mendukung dan juga melayani mereka,” pungkasnya.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar