Dekranasda Kuningan Luncurkan “Teras Kartini”, Wadah Kolaborasi Perempuan Kreatif
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 33;
Sangajinews.com. Kuningan – Semangat Hari Kartini tahun ini terasa berbeda. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kuningan resmi meluncurkan program baru bertajuk “Teras Kartini”, sebuah ruang kolaborasi yang dirancang untuk mendorong kreativitas dan inovasi perempuan. Rabu (22/4/2026)
Peluncuran ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr.H.Dian Rachmat Yanuar, M.Si, beserta Asda dua, kadis dagoerin, kadis pertanian, Ketua DPW kabupaten Kuningan, Kabid PUD, kabid Ekrapf disporapar, bersama jajaran pengurus Dekranasda serta para pelaku UMKM lokal.
Ketua Dekranasda Kuningan, Hj. Ela Helayati,S.Sos, menegaskan bahwa “Teras Kartini” bukan sekadar nama simbolis. Istilah tersebut merupakan akronim dari Temu Rasa dan Karya Wanita Inspiratif.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang bertemunya empati, kebanggaan terhadap produk lokal, dan semangat saling menguatkan antar perempuan perajin,” ujarnya.
Mengusung tema “Ruang Kolaborasi Ide, Gagasan, dan Karya Wanita Kuningan”, Teras Kartini hadir dengan pendekatan berbeda. Fokus utamanya bukan pada persaingan, melainkan sinergi.
Menurut Bunda Ela, di tengah perkembangan zaman, kualitas produk saja tidak cukup. Dibutuhkan ide kreatif, inovasi berkelanjutan, dan visi jangka panjang agar mampu bersaing.
“Teras Kartini adalah ekosistem sederhana. Di sini para musisi, perajin, hingga pemikir bisa bertemu untuk berkolaborasi, bukan berkompetisi,” tegasnya.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif daerah. Teras Kartini diharapkan menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM untuk berkembang lebih profesional.
Tak hanya itu, program ini juga diproyeksikan sebagai langkah awal menuju panggung yang lebih besar. Salah satu target terdekat adalah membawa produk unggulan Kuningan tampil di pameran nasional di Makassar.
“Harapannya, ini menjadi pemantik kemajuan kreativitas perempuan Kuningan. Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan cerdas,” tutup Bunda Ela. (Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar