Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Terobosan Baru Seleksi ASN: Penilaian Holistik Berbasis Rekam Jejak dan Kompetensi

Terobosan Baru Seleksi ASN: Penilaian Holistik Berbasis Rekam Jejak dan Kompetensi

sangajinews.com. Kuningan – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang lebih transparan, objektif, dan modern dengan menyerahkan proses sepenuhnya kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rabu (22/4/2026)

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperbarui mekanisme lama yang dianggap relevan dengan kebutuhan birokrasi saat ini.

Dalam penjelasannya, Bupati Kuningan,Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, proses seleksi manajemen talenta kini dilakukan melalui dua komponen utama. Pertama, penilaian manajemen talenta yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah bersama tim terkait. Kedua, hasil uji kompetensi yang mencakup penilaian makalah serta wawancara mendalam.

Menariknya, pendekatan baru ini tidak hanya bertumpu pada hasil tes semata. Pemerintah mulai menerapkan sistem berbasis rekam jejak, di mana kandidat dinilai secara menyeluruh berdasarkan pengalaman, kinerja, serta integritas yang telah ditunjukkan selama ini.

Dengan kata lain, proses seleksi dilakukan secara holistik, mempertimbangkan berbagai aspek yang mencerminkan kualitas individu secara utuh.

“Ini merupakan terobosan untuk memutus rantai mekanisme lama yang mungkin sudah tidak lagi relevan. Kepercayaan terhadap seseorang tidak hanya didasarkan pada hasil tes hari ini, tetapi juga pada rekam jejak yang bersangkutan,” ungkap Bupati Dian.

Terkait hasil seleksi awal, tercatat sebanyak 67 orang dinyatakan lolos tahap administrasi. Namun demikian, pihak terkait menegaskan bahwa kandidat yang belum lolos bukan berarti tidak memiliki peluang di masa mendatang. Penilaian merupakan akumulasi dari berbagai aspek, termasuk administratif, kinerja, serta faktor lain yang mungkin belum sepenuhnya terpenuhi.

“Bisa saja yang belum lolos masih perlu melengkapi aspek administrasi atau rekam jejaknya belum memenuhi kriteria tertentu. Proses ini masih dinamis dan terbuka untuk evaluasi lebih lanjut,” jelasnya.

Dengan sistem baru ini, diharapkan proses seleksi ASN ke depan menjadi lebih adil, profesional, dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar kompeten serta berintegritas tinggi. (Wr)

  • Penulis: admin

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panji Tilawah dan Keberkahan: Kafilah Kuningan Tampil Membanggakan di MTQH ke-39 Jawa Barat

    Panji Tilawah dan Keberkahan: Kafilah Kuningan Tampil Membanggakan di MTQH ke-39 Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Para kafilah ini bukan hanya peserta lomba, mereka adalah duta akhlak Qur’ani bagi Kabupaten Kuningan. Mereka membawa panji kebaikan dalam fastabiqul khairat. Kita doakan mereka sukses, bukan hanya di arena, tetapi juga dalam menjalani hidup yang Qur’ani,” tegas Dr. H. Dian Rachmat Yanuar SangajiNews.com – Kilauan cahaya spiritual membalut Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung saat […]

  • Kuningan Berkilau di IJTI Award 2025: Deretan Tokoh Daerah Raih Penghargaan Bergengsi

    Kuningan Berkilau di IJTI Award 2025: Deretan Tokoh Daerah Raih Penghargaan Bergengsi

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • 0Komentar

    Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., diumumkan sebagai penerima Penghargaan Tokoh Kearifan Lokal. SangajiNews.com, Cirebon – Malam penuh apresiasi menyelimuti langit Kota Cirebon, tepatnya di Hotel Apita Tower, Kedawung, Jumat (23/05/2025). Dalam gelaran prestisius IJTI Award 2025, para tokoh inspiratif dari berbagai daerah berkumpul, namun sorotan hangat mengarah pada deretan figur publik asal […]

  • Ketua Pelaksana Om-Jok 2026, Hiro Isya Syuhada (tengah) berpose dengan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani

    IPMK Yogyakarta Gelar Om-Jok 2026, Wadah Inspirasi Mahasiswa Jogja dan Pelajar Kuningan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengapresiasi kegiatan Om-Jok 2026 sebagai upaya membangun sinergi antara mahasiswa dan pelajar dalam menyiapkan generasi muda Kuningan yang berdaya saing.

  • Bupati Dian Resmi Lantik Dewan Kebudayaan Kuningan 2026–2030, Siap Jadikan Budaya Magnet Wisata

    Bupati Dian Resmi Lantik Dewan Kebudayaan Kuningan 2026–2030, Siap Jadikan Budaya Magnet Wisata

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi melantik Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 di Pendopo Kuningan, Selasa (12/5/2026). Bupati Kuningan, Dr.H.Dian Rachmat Yanuar, M. Si, menegaskan budaya akan menjadi identitas sekaligus kekuatan wisata daerah. Dalam pelantikan tersebut, hadir berbagai tokoh penting mulai dari kepala OPD, budayawan, seniman, akademisi, hingga komunitas kreatif dari berbagai wilayah […]

  • Tegas Bela Hak Sipil, Wabup Tuti Andriani Canangkan “Sadulur Disabilitas” di Kuningan

    Tegas Bela Hak Sipil, Wabup Tuti Andriani Canangkan “Sadulur Disabilitas” di Kuningan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • 0Komentar

    Melalui pencanangan “Sadulur Disabilitas”, diharapkan seluruh penyandang disabilitas di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Kuningan, dapat merasakan keadilan dan kesetaraan dalam layanan administrasi kependudukan. KUNINGAN, SangajiNews.com – Suasana haru bercampur bahagia mewarnai SLB Negeri Taruna Mandiri, Kecamatan Cilimus, Kamis (14/08/2025). Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, secara resmi mencanangkan program Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas […]

  • Resmi: Seleksi CPNS 2025 Dibuka Juli, Batas Usia Diperluas hingga 40 Tahun — Peluang Emas Bagi Profesional Indonesia

    Resmi: Seleksi CPNS 2025 Dibuka Juli, Batas Usia Diperluas hingga 40 Tahun — Peluang Emas Bagi Profesional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Kami memahami bahwa banyak talenta terbaik bangsa yang justru berada pada rentang usia matang secara pengalaman. Maka, formasi khusus kini bisa diikuti hingga usia 40 tahun.” SangajiNews.com – Kabar yang dinanti-nantikan jutaan rakyat Indonesia akhirnya datang. Pemerintah Republik Indonesia, melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), secara resmi mengumumkan bahwa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun […]

expand_less