Terobosan Baru Seleksi ASN: Penilaian Holistik Berbasis Rekam Jejak dan Kompetensi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. Kuningan – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang lebih transparan, objektif, dan modern dengan menyerahkan proses sepenuhnya kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rabu (22/4/2026)
Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperbarui mekanisme lama yang dianggap relevan dengan kebutuhan birokrasi saat ini.
Dalam penjelasannya, Bupati Kuningan,Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, proses seleksi manajemen talenta kini dilakukan melalui dua komponen utama. Pertama, penilaian manajemen talenta yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah bersama tim terkait. Kedua, hasil uji kompetensi yang mencakup penilaian makalah serta wawancara mendalam.
Menariknya, pendekatan baru ini tidak hanya bertumpu pada hasil tes semata. Pemerintah mulai menerapkan sistem berbasis rekam jejak, di mana kandidat dinilai secara menyeluruh berdasarkan pengalaman, kinerja, serta integritas yang telah ditunjukkan selama ini.
Dengan kata lain, proses seleksi dilakukan secara holistik, mempertimbangkan berbagai aspek yang mencerminkan kualitas individu secara utuh.
“Ini merupakan terobosan untuk memutus rantai mekanisme lama yang mungkin sudah tidak lagi relevan. Kepercayaan terhadap seseorang tidak hanya didasarkan pada hasil tes hari ini, tetapi juga pada rekam jejak yang bersangkutan,” ungkap Bupati Dian.
Terkait hasil seleksi awal, tercatat sebanyak 67 orang dinyatakan lolos tahap administrasi. Namun demikian, pihak terkait menegaskan bahwa kandidat yang belum lolos bukan berarti tidak memiliki peluang di masa mendatang. Penilaian merupakan akumulasi dari berbagai aspek, termasuk administratif, kinerja, serta faktor lain yang mungkin belum sepenuhnya terpenuhi.
“Bisa saja yang belum lolos masih perlu melengkapi aspek administrasi atau rekam jejaknya belum memenuhi kriteria tertentu. Proses ini masih dinamis dan terbuka untuk evaluasi lebih lanjut,” jelasnya.
Dengan sistem baru ini, diharapkan proses seleksi ASN ke depan menjadi lebih adil, profesional, dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar kompeten serta berintegritas tinggi. (Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar