Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » “Dari Kuningan untuk Jawa Barat: Penyuluh Pertanian Bersatu, Bupati Dian Diangkat Jadi Sahabat Petani”

“Dari Kuningan untuk Jawa Barat: Penyuluh Pertanian Bersatu, Bupati Dian Diangkat Jadi Sahabat Petani”

“Setiap butir padi yang ditanam adalah nafas perjuangan kita. Pertanian bukan hanya ekonomi, tapi urat nadi kehidupan,” ujar Dian, suara yang menggema dari panggung utama dengan nada kepemimpinan yang menyentuh hati.

by Redaksi | 29 April 2025 | SangajiNews.com

KUNINGAN – Suasana semarak dan penuh semangat kebersamaan mewarnai Pembukaan Jambore Penyuluh Pertanian Se-Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Selasa (29 April 2025). Acara ini menjadi saksi atas dedikasi para pejuang pangan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang berkumpul untuk satu visi: memperkuat sektor pertanian Indonesia.

Diselenggarakan oleh DPW PERHIPTANI – IAEA Provinsi Jawa Barat, jambore ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan transfer ilmu, tetapi juga momentum strategis dalam memperkokoh ketahanan pangan nasional. Hadir dalam acara ini para tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Zulkifli Hasan, yang memberikan pandangan tegas terkait arah kebijakan pangan Indonesia ke depan.

Namun sorotan utama publik tertuju pada sosok Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang menerima penghargaan istimewa sebagai Bupati Peduli Penyuluh Pertanian dan Pertanian Berkelanjutan.

“Jambore ini bukan sekadar acara, ini adalah tonggak kebangkitan pertanian modern. Kita butuh sinergi nyata antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah untuk mencapai swasembada pangan,” ucap Bupati Dian dalam sambutannya, penuh keyakinan.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki lebih dari 26.000 hektare lahan baku sawah, dengan surplus produksi beras mencapai 93.000 ton. Berbagai program unggulan telah digulirkan, seperti bank pupuk, urban farming, hingga gerakan pangan murah, sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem pertanian yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Setiap butir padi yang ditanam adalah nafas perjuangan kita. Pertanian bukan hanya ekonomi, tapi urat nadi kehidupan,” ujar Dian, suara yang menggema dari panggung utama dengan nada kepemimpinan yang menyentuh hati.

Penghargaan yang diserahkan oleh Ketua DPW PERHIPTANI Jawa Barat kepada Bupati Dian merupakan pengakuan atas kiprah nyatanya dalam membina penyuluh pertanian dan memperluas dampak program berkelanjutan di akar rumput.

Dalam pidatonya, Dr. Zulkifli Hasan menegaskan bahwa sektor pertanian adalah garda depan perjuangan pangan nasional. Ia menyampaikan capaian pemerintah, termasuk peningkatan stok beras nasional yang sudah melampaui 3 juta ton per April 2025, serta rencana pemerintah mengakhiri impor beras pada tahun 2026.

“Harga gabah kini ditetapkan minimal Rp6.500 per kilogram. Kita ingin petani kita untung, bukan jadi korban tengkulak,” tegas Zulkifli, disambut tepuk tangan ribuan peserta jambore.

Ia juga menekankan bahwa perbaikan irigasi nasional akan menjadi prioritas utama di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sembari menitipkan pesan khusus kepada jajaran Pemda Kuningan.

“Saya titip ke Pak Bupati dan Pak Kadis, irigasi itu urat nadi pertanian. Tanpa air, tak akan ada hasil. Perhatikan ini,” pesannya tegas.

Acara jambore ini diikuti oleh lebih dari 1.000 penyuluh pertanian, yang datang dari berbagai penjuru Jawa Barat. Selain menjadi ajang saling berbagi pengalaman, kegiatan ini juga menjadi wahana menyusun program-program berbasis kebutuhan riil petani di lapangan.

Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., turut hadir mendampingi Bupati dan menyatakan bahwa Pemkab Kuningan akan terus berkomitmen memperkuat peran penyuluh dalam pembangunan pedesaan dan ketahanan pangan lokal.

“Penyuluh adalah jembatan ilmu dan harapan bagi petani. Di tangan merekalah nasib sawah dan kebun rakyat kita ditentukan,” ujar Wabup Tuti, penuh haru.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat penting lainnya, antara lain:

  • Ir. Dadan Hidayat, M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat
  • Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan
  • Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., Pj. Sekda Kuningan
  • Hj. Ela Helayati, S.Sos., Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan
  • Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan DPRD Kabupaten Kuningan
  • Forkopimda Kuningan
  • Para Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Dengan semangat kolaboratif, acara ini diyakini akan menjadi batu loncatan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menempatkan Kabupaten Kuningan sebagai pionir pertanian berkelanjutan di Jawa Barat.


  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Tegaskan Keamanan Pangan Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Kunci Naik Kelas

    Dinkes Tegaskan Keamanan Pangan Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Kunci Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan terkait pentingnya keamanan pangan dalam mengembangkan usaha mereka. Hal ini disampaikan dalam sesi penyuluhan yang digelar pada Selasa (5/5/2026). Kepala Dinas Kesehatan, dr. H. Edi Martono, MARS, menegaskan bahwa aspek keamanan pangan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama […]

  • BJB Salurkan Dua Dump Truck CSR untuk Atasi 480 Ton Sampah Harian di Kuningan

    BJB Salurkan Dua Dump Truck CSR untuk Atasi 480 Ton Sampah Harian di Kuningan

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • 0Komentar

    Sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Kopdagperin saja, tetapi tanggung jawab kita semua. Setiap hari, Kuningan memproduksi sekitar 480 ton sampah. Bantuan dua unit dump truck dari BJB ini sangat berarti dalam mendukung pengangkutan dan pengelolaan sampah,” ujar Bupati Dian. SangajiNews.com – Persoalan sampah di Kabupaten Kuningan kembali mendapat perhatian serius. […]

  • Makna Kurban di Tanah Perjuangan: Pesan Idul Adha 1446 H dari Bupati Kuningan

    Makna Kurban di Tanah Perjuangan: Pesan Idul Adha 1446 H dari Bupati Kuningan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Idul Adha bukan sekadar seremonial ibadah, melainkan gema spiritual yang mengajak kita semua merenung: sudahkah kita rela berkorban demi sesama?” KUNINGAN, SANGAJINEWS.COM — Di tengah semarak takbir yang bergema dari langit perdesaan hingga pusat kota, Pemerintah Kabupaten Kuningan menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah dengan suasana penuh kehangatan, syukur, dan keteduhan batin. Sebuah pesan […]

  • Retret Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan Ditutup, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Retret Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan Ditutup, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • 0Komentar

      KUNINGAN sangajinews.com — Rangkaian retret bagi para Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan resmi ditutup pada Minggu (23/8/2026) di Kebun Raya Kuningan. Kegiatan yang semula sempat menimbulkan beragam persepsi tersebut justru memberikan pengalaman positif sekaligus memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan komitmen para kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Kirab Merah Putih Gema Semangat Kemerdekaan dari Jantung Kota Kuningan ke Linggarjati

    Kirab Merah Putih Gema Semangat Kemerdekaan dari Jantung Kota Kuningan ke Linggarjati

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • 0Komentar

    Kirab Merah Putih tahun ini tidak hanya mengibarkan bendera—ia mengibarkan kembali kesadaran akan jati diri bangsa: bahwa dalam keberagaman, kita satu. Dalam sejarah, kita tumbuh. Dalam merah putih, kita bersatu. SangajiNews.com — Dalam semangat yang membara memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-527 Kabupaten Kuningan, langit Kuningan pagi itu seolah […]

  • Hari Kedua Idul Fitri 1447 H, Objek Wisata Cibulan Diserbu Pengunjung

    Hari Kedua Idul Fitri 1447 H, Objek Wisata Cibulan Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • 0Komentar

    Hari kedua libur Lebaran, Objek Wisata Cibulan Kuningan dipadati wisatawan. Keindahan alam dan kolam ikan dewa tetap menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

expand_less