Bank BJB dorong kenaikan nilai jual UMKM, kawasan kuliner puspa langlangbuana resmi ditata dan didigitalisasi
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

BANK BJB DORONG KENAIKAN NILAI JUAL UMKM, KAWASAN KULINER PUSPA LANGLANGBUANA RESMI DITATA
sangajinews.com – KUNINGAN – Upaya meningkatkan daya saing dan nilai jual pelaku UMKM terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama bank bjb resmi menata kawasan jajanan Puspa Langlangbuana melalui konsep co-branding dan digitalisasi transaksi antara pedagang dan pengunjung.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pada Sabtu malam (28/3/2026), ditandai dengan prosesi gunting pita di pintu masuk kawasan. Turut hadir Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., perwakilan bank bjb Kanwil Cirebon, pimpinan bank bjb Cabang Kuningan, unsur Forkopimcam, serta jajaran perangkat daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, Toni Kusumanto, menjelaskan bahwa penataan kawasan Puspa Langlangbuana merupakan bagian dari strategi penguatan UMKM agar lebih tertata, nyaman, dan memiliki identitas yang kuat.
“Melalui penataan kawasan ini, para pedagang tidak hanya mendapatkan tempat usaha yang lebih representatif, tetapi juga didorong untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini tercatat sebanyak 29 pedagang telah bergabung dan menempati kawasan yang telah ditata secara terpadu. Penataan ini juga mengedepankan aspek kebersihan, kerapihan, serta kenyamanan bagi pengunjung.
Lebih lanjut, Toni menambahkan bahwa inovasi utama dalam program ini adalah penerapan sistem transaksi digital yang difasilitasi oleh bank bjb.
“Ke depan, masyarakat bisa menikmati kuliner tanpa harus membawa uang tunai. Semua transaksi bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih praktis, aman, dan transparan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa penataan kawasan kuliner ini bukan sekadar memperindah lokasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Keberhasilan sebuah kawasan kuliner tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas pelayanan, kebersihan, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi,” ungkapnya.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah dan bank bjb ini dapat menjadi contoh dalam pengembangan UMKM berbasis digital di Kabupaten Kuningan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha.
Dengan konsep modern, tertata, dan terintegrasi digital, kawasan Puspa Langlangbuana kini diharapkan menjadi destinasi kuliner unggulan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.(Wr)
- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar