Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » 39.000 Warga Kuningan Terancam Kehilangan Akses Kesehatan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Bergerak Cepat!

39.000 Warga Kuningan Terancam Kehilangan Akses Kesehatan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Bergerak Cepat!

Langkah cepat dan koordinatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk melindungi kelompok rentan dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan dalam krisis ini.

SangajiNews.com – Awan kelabu menggantung di langit pelayanan kesehatan Kabupaten Kuningan. Sebanyak 39.000 warga yang sebelumnya menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini terancam kehilangan hak dasar mereka: akses layanan kesehatan.

Tak tinggal diam, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., langsung memimpin rapat koordinasi darurat pada Rabu (6/8/2025) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Rapat ini menjadi respon cepat atas penonaktifan massal peserta BPJS kategori PBI yang mengancam stabilitas sistem pelayanan kesehatan daerah.

“Persoalan ini krusial, karena menyangkut hak dasar masyarakat. Sekitar 39.000 data peserta PBI tercoret dari sistem. Jika tidak segera ditangani, ini bisa membebani APBD secara signifikan,” tegas Bupati Dian dengan nada prihatin.

Dalam arahannya, Bupati Dian menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, yang harus bergerak cepat dengan dukungan dari seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kuningan. Ia mengingatkan, bila status kepesertaan tak kunjung aktif kembali, maka pembiayaan layanan kesehatan harus dialihkan ke Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang berpotensi menguras puluhan miliar rupiah dari kas daerah.

“Kita ingin masyarakat yang tercoret bisa segera kembali masuk ke sistem. Kita harus bertindak cepat!” ujar Bupati Dian penuh ketegasan.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Edi Martono, MARS., dan Kepala Dinas Sosial, Dr. Toto Toharudin, S.Sos., yang sama-sama menyuarakan keprihatinan serta strategi konkret untuk menyelesaikan masalah ini.

Menurut Dr. Toto, penonaktifan PBI merupakan kewenangan Kementerian Sosial, namun dampaknya langsung menjadi beban pemerintah daerah.

“Rata-rata yang tercoret adalah masyarakat pengguna layanan Puskesmas. Kami sudah berkoordinasi dengan pusat, dan kini akun pengelolaan data akan dibagi ke lima wilayah dapil, dengan satu PIC tiap wilayah untuk mempercepat proses reaktivasi,” terang Kadinsos Toto.

Ia menambahkan, distribusi akun dan penugasan personel wilayah diharapkan menjadi solusi utama, setelah sebelumnya terkendala akses input data.

Sementara itu, Kadinkes dr. Edi Martono menyoroti dampak yang sudah terasa di lapangan. Pihaknya tetap membuka pelayanan rawat jalan di seluruh Puskesmas, namun proses rujukan ke rumah sakit tidak bisa dilakukan sebelum status BPJS peserta kembali aktif.

“Kami kejar proses reaktivasi. Pasien rawat jalan tetap kita layani. Tapi untuk rujukan, ya harus tunggu status BPJS-nya aktif lagi,” ucapnya.

Ironisnya, sejumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) juga terdampak, padahal mereka sangat bergantung pada keberlangsungan akses kesehatan.

Langkah cepat dan koordinatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk melindungi kelompok rentan dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan dalam krisis ini.


  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PORDES II 2025 Resmi Dibuka, Bupati Dian Rachmat Yanuar: “Tubuh Bugar, Pikiran Segar, Desa Maju Bersama”

    PORDES II 2025 Resmi Dibuka, Bupati Dian Rachmat Yanuar: “Tubuh Bugar, Pikiran Segar, Desa Maju Bersama”

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Rutinitas membuat kita jenuh dan bisa menyebabkan kebuntuan dalam berpikir, maka dari itu diperlukan kegiatan seperti olahraga dan aktivitas fisik lainnya,” ungkap Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya yang penuh semangat.“Tubuh yang bugar akan membuat pikiran sehat, sehingga bekerja semakin optimal.” SangajiNews.com – Sakerta Timur. Langit Kamis pagi itu tampak cerah […]

  • Bupati Dian Hadiri Puncak HUT KNPI ke-52: “Jika Tak Berinovasi, Kita Akan Tergerus Zaman!”

    Bupati Dian Hadiri Puncak HUT KNPI ke-52: “Jika Tak Berinovasi, Kita Akan Tergerus Zaman!”

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • 0Komentar

    HUT KNPI ke-52 ini bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan moral bagi para pemuda Kuningan untuk bangkit, bersatu, dan melangkah bersama membangun masa depan. SangajiNews.com – Teras Pendopo Kabupaten Kuningan kembali menjadi saksi sejarah pergerakan pemuda. Kamis pagi (31/07/2025), peringatan Hari Ulang Tahun Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-52 Tingkat Kabupaten Kuningan digelar penuh semangat dan […]

  • Korpri Kuningan Gelar Rapat Kerja 2026, Bupati Dian Tekankan Soliditas dan Loyalitas ASN

    Korpri Kuningan Gelar Rapat Kerja 2026, Bupati Dian Tekankan Soliditas dan Loyalitas ASN

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN — Dewan Pengurus (DP) Korpri Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Kerja I Tahun 2026 dengan mengusung tema “ASN Bersatu, Korpri Kuat Menyatu Mewujudkan Kuningan Melesat”, Jumat (8/5/2026), di D’Jhon Family Bilyar Pool & Cafe Resto Kuningan. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Hadir juga Wakil Bupati, Tuti […]

  • Bupati Kuningan Tegaskan Ruh Perjuangan Leluhur Jangan Hilang di Puncak Hari Jadi ke-208 Desa Dukuhpicung

    Bupati Kuningan Tegaskan Ruh Perjuangan Leluhur Jangan Hilang di Puncak Hari Jadi ke-208 Desa Dukuhpicung

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    “Dukuhpicung memiliki sejarah panjang dan potensi besar. Mari kita jaga keakraban dan kebersamaan ini, karena itulah investasi sosial terbesar menuju desa yang melesat,” tutupnya dengan penuh wibawa. SangajiNews.com — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti halaman Balai Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung, pada Selasa (11/11/2025). Ribuan warga tumpah ruah menyambut kehadiran Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat […]

  • “PADARINGAN, IKHTIAR MULIA KUNINGAN: Gerakan Pangan Murah Jadi Nafas Pemerintahan Baru”

    “PADARINGAN, IKHTIAR MULIA KUNINGAN: Gerakan Pangan Murah Jadi Nafas Pemerintahan Baru”

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Pangan bukan semata urusan perut, tapi harga diri negara. Kita tidak boleh membiarkan satu pun piring rakyat kita kosong,” tegas Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, SangajiNews.com, Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan langkah strategisnya dalam mengendalikan inflasi dan menjamin akses pangan bagi masyarakat melalui kelanjutan program Gerakan Pangan Murah (GPM) bertajuk “Padaringan”. Program ini menjadi […]

  • Teguhkan Komitmen Antikorupsi, Pemprov Jabar Gelar Rakor di Gedung Pakuan: Momentum Bersama Wujudkan

    Teguhkan Komitmen Antikorupsi, Pemprov Jabar Gelar Rakor di Gedung Pakuan: Momentum Bersama Wujudkan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Korupsi adalah lawan nyata pembangunan. Jika kita ingin rakyat sejahtera, maka integritas harus menjadi nafas dalam setiap kebijakan,” tegas Kang Dedi, disambut tepuk tangan para kepala daerah. BANDUNG – SangajiNews.com | Komitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi kembali digaungkan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi yang diselenggarakan oleh […]

expand_less