Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Bunda EL Bagikan 7 Prinsip Parenting di Perpisahan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kuningan

Bunda EL Bagikan 7 Prinsip Parenting di Perpisahan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kuningan

sangajinews.KUNINGAN — Momen perpisahan siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kuningan tak hanya menghadirkan suasana haru dan bahagia, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran penting bagi para orang tua. Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh makna, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. yang akrab disapa Bunda EL, membagikan tujuh prinsip dasar parenting sebagai bekal mendampingi tumbuh kembang anak, Sabtu (20/6/2026).

Di hadapan orang tua murid dan guru, Bunda EL menegaskan bahwa setiap anak lahir dengan keunikan masing-masing, baik dari sisi karakter, bakat, kelebihan, maupun tantangannya. Karena itu, pola asuh tidak bisa disamaratakan.

“Tugas kita bukan membuat semua anak menjadi sama, melainkan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi terbaik sesuai potensi yang dimilikinya,” ujar Bunda EL.

Berangkat dari pengalaman membesarkan tiga anak dengan karakter berbeda, Bunda EL memaparkan 7 prinsip parenting yang dinilai relevan diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari, yakni:

  1. Hadir sepenuh hati untuk anak

  2. Memadukan kasih sayang dan ketegasan

  3. Menjadi teladan yang baik

  4. Mengajarkan tanggung jawab dan kemandirian sejak dini

  5. Mendukung pendidikan anak tanpa batas

  6. Menanamkan rasa syukur dan mental pantang menyerah

  7. Menyeimbangkan ikhtiar dan doa

Menurutnya, kehadiran orang tua bukan sekadar fisik, tetapi juga emosional—mau mendengarkan, memahami, dan memberi perhatian tulus kepada anak. Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan disiplin dengan cinta, serta membiasakan anak bertanggung jawab atas tugas-tugas sederhana di rumah.

Tak hanya itu, Bunda EL menekankan bahwa keterbatasan ekonomi atau latar belakang pendidikan orang tua bukan penghalang untuk terlibat aktif dalam proses belajar anak. Dukungan moral, semangat, dan perhatian tetap menjadi fondasi utama pendidikan di rumah.

“Kita boleh memiliki keterbatasan, tetapi jangan membatasi cita-cita. Kita boleh sederhana, tetapi harus kaya semangat dan kerja keras,” pesannya.

Menjelang libur sekolah, Bunda EL juga mengajak para orang tua memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat hubungan dengan anak melalui kegiatan positif di rumah, seperti salat berjamaah, membantu pekerjaan rumah, dan berbincang tentang impian mereka.

“Gunakan kesempatan ini untuk mengajak anak salat berjamaah, membantu pekerjaan rumah, serta berbincang tentang cita-cita mereka. Karena pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di dalam keluarga,” ungkapnya.

Perpisahan Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kuningan pun menjadi lebih dari sekadar seremoni penutup tahun ajaran. Kegiatan ini menjelma menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan anak tak hanya ditentukan sekolah, tetapi juga oleh kehangatan, keteladanan, dan ketulusan orang tua di rumah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less