Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Tekan Angka Stunting, Pemkab Kuningan Gebrak Cigandamekar Lewat GERIMIS dan GEMATEL

Tekan Angka Stunting, Pemkab Kuningan Gebrak Cigandamekar Lewat GERIMIS dan GEMATEL

KUNINGAN.sangajinews.com – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kuningan terus digencarkan. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) menggulirkan program GERIMIS (Gerakan Minum Susu) dan GEMATEL (Gerakan Makan Telur) sebagai langkah nyata pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Kegiatan peduli stunting tersebut berlangsung di Aula Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Jumat (28/8/2026), dengan menggandeng perusahaan, pelaku usaha, serta koperasi di Kabupaten Kuningan melalui dukungan dan kolaborasi non-APBD.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., mengatakan penanganan stunting membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan pemerintah.

“Hari ini kita melaksanakan kerja sama dan sinergi dengan perusahaan-perusahaan serta koperasi yang ada di Kabupaten Kuningan. Kita melaksanakan GERIMIS dan GEMATEL, yaitu Gerakan Minum Susu dan Gerakan Makan Telur,” ujar Tuti.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah untuk mempercepat penurunan angka stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Kuningan.

Ia menegaskan, dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR sangat penting dalam memperkuat intervensi pemerintah.

“Tentunya ini dalam rangka mengatasi stunting yang masih cukup tinggi di Kabupaten Kuningan. Dukungan CSR dan kerja sama seluruh perusahaan serta koperasi sangat membantu bagaimana stunting di Kabupaten Kuningan bisa turun,” katanya.

Tuti pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan dan koperasi yang telah ikut berkontribusi dalam upaya penurunan stunting.

“Terima kasih kepada seluruh perusahaan dan koperasi yang telah berkontribusi dalam penurunan stunting ini,” ucapnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Dr. H. Asep Taufik Rohman, M.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa GERIMIS dan GEMATEL merupakan bagian dari program penanganan stunting melalui sektor peternakan dan perikanan.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Kuningan menggandeng para pengusaha di bidang peternakan, perikanan, serta koperasi untuk terlibat aktif dalam penanganan stunting secara berkelanjutan.

Program tersebut diprioritaskan di dua kecamatan dengan angka stunting tertinggi, yakni Kecamatan Cigandamekar dan Kecamatan Garawangi.

Menariknya, program ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pelaksanaannya dirancang berlangsung selama enam bulan berturut-turut, mulai Juli hingga Desember 2026.

Yang tak kalah penting, seluruh pembiayaan program tersebut bersumber dari partisipasi dan kolaborasi para mitra serta pengusaha, sehingga pelaksanaannya tidak menggunakan APBD.

Camat Cigandamekar, Iman Firmansyah, S.STP., M.A.P., menyambut baik pelaksanaan program tersebut di wilayahnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah hingga Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan stunting di Cigandamekar.

“Pertama-tama, Cigandamekar dan perwakilan desa-desa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang telah melaksanakan kegiatan GERIMIS dan GEMATEL di wilayah kami,” ujarnya.

Namun, di balik rasa syukur tersebut, terdapat keprihatinan karena Cigandamekar masih menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting tinggi di Kabupaten Kuningan.

“Di satu sisi kami bersyukur mendapatkan program ini, tetapi di sisi lain kami prihatin karena Cigandamekar merupakan salah satu lokus stunting tertinggi kedua setelah Garawangi di Kabupaten Kuningan,” katanya.

Menurut Iman, kondisi tersebut justru harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk bekerja lebih keras.

Ia memastikan jajaran kecamatan bersama pemerintah desa akan semakin bersemangat menjalankan berbagai upaya percepatan penurunan stunting.

“Ini menjadi motivasi bagi kami. Insya Allah, kami dari kecamatan akan lebih semangat lagi bagaimana caranya menurunkan stunting di Kabupaten Kuningan, khususnya di Cigandamekar,” tegasnya.

Melalui GERIMIS dan GEMATEL, Pemkab Kuningan berharap pemenuhan asupan protein dan gizi masyarakat dapat semakin diperkuat. Lebih dari sekadar membagikan susu dan telur, program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, koperasi, hingga masyarakat dalam menciptakan generasi Kuningan yang lebih sehat dan bebas stunting.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter Spesialis “Turun Gunung”, IDI Kuningan Jemput Warga Pelosok Lewat Program IDI Mengabdi untuk Negeri

    Dokter Spesialis “Turun Gunung”, IDI Kuningan Jemput Warga Pelosok Lewat Program IDI Mengabdi untuk Negeri

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Akses layanan kesehatan spesialistik yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat pelosok kini mulai terjawab. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuningan menghadirkan inovasi pengabdian bertajuk “IDI Mengabdi untuk Negeri”, dengan membawa puluhan dokter spesialis langsung menemui masyarakat di pedesaan melalui kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Kecamatan Cibingbin. Program ini menjadi terobosan […]

  • “Jelajah Alam Haurkuning 2025”Jejak Adrenalin, Napas Keseimbangan Alam

    “Jelajah Alam Haurkuning 2025”Jejak Adrenalin, Napas Keseimbangan Alam

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • 0Komentar

    “Trail bukan hanya soal adrenalin, tapi juga olahraga yang membentuk fisik, mental, dan kebersamaan. Ini selaras dengan semangat masyarakat yang sehat dan kuat,” ujar Bupati Dian SangajiNews.com – Suasana pagi di Lapangan Sepak Bola Brahma Kuning, Blok Sawah Jarak, terasa berbeda pada Minggu, 13 April 2025. Kabut tipis dan hawa sejuk menjadi saksi saat 500 […]

  • Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Pemerintah terus mendorong pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di setiap desa sebagai langkah nyata membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sangat membantu warga, terutama di tengah kenaikan harga sembako dalam beberapa waktu terakhir. Melalui kegiatan pangan murah yang digelar di desa-desa, […]

  • Ramadan Berbagi Takjil, Kementerian Haji Kabupaten Kuningan Bersama DPW Bagikan 200 Takjil

    Ramadan Berbagi Takjil, Kementerian Haji Kabupaten Kuningan Bersama DPW Bagikan 200 Takjil

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kementerian Haji Kabupaten Kuningan bersama DPW dan FKKBH membagikan 200 paket takjil kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

  • Bersama Rakyat, BP Taskin RI Mulai Perang Melawan Kemiskinan di Kuningan

    Bersama Rakyat, BP Taskin RI Mulai Perang Melawan Kemiskinan di Kuningan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • 0Komentar

    by Redaksi SangajiNews.com – 21 April 2025 KUNINGAN – Dalam momen bersejarah yang sarat harapan, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP Taskin RI) resmi meluncurkan Program Linieritas Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Kuningan, pada Senin, 21 April 2025. Peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret menuju transformasi sosial dan ekonomi wilayah agraris yang menyimpan […]

  • Bupati Kuningan Apresiasi Forum Film Kuningan, Sineas Muda Angkat Cerita Lokal dan Identitas Daerah

    Bupati Kuningan Apresiasi Forum Film Kuningan, Sineas Muda Angkat Cerita Lokal dan Identitas Daerah

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • 0Komentar

    Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi Forum Film Kuningan dan sineas muda yang mengangkat kisah lokal daerah melalui film sebagai upaya merawat ingatan kolektif masyarakat dan memperkuat identitas budaya Kuningan.

expand_less