Pengurus Dekranasda Kuningan Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perajin Naik Kelas
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN sangajinews.com – Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kuningan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Rugi Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah, Uu Kusmana, M.Si., Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat Noneng Komara, Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan Hj. Ela Helayati, S.Sos., M.M., Ketua DPW Kabupaten Kuning, tamu undangan serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Kuningan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos,. M.M, mengatakan pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memajukan kerajinan lokal.
Menurutnya, Dekranasda ke depan akan fokus pada pemberdayaan perajin, peningkatan kualitas produk, inovasi, serta perluasan pemasaran agar produk kerajinan Kuningan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara, mendorong para perajin lokal untuk memanfaatkan potensi pariwisata Kuningan sebagai peluang pemasaran produk kerajinan dan oleh-oleh khas daerah.
Ia berharap perajin mampu memadukan kearifan lokal dengan selera pasar internasional sehingga produk kerajinan Kuningan memiliki daya saing lebih luas dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan perajin.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menyampaikan bahwa Dekranasda merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.
“Dekranasda adalah mitra strategis pemerintah. Pengurus yang baru dikukuhkan harus terus berinovasi dan berkreasi. Jangan sampai setelah dikukuhkan tidak ada kiprah nyata. Jadikan Dekranasda sebagai jembatan dan penggerak utama untuk memperkuat potensi Kuningan sebagai daerah tujuan wisata,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti sejumlah potensi kerajinan khas Kuningan, mulai dari Batik Paseban, Kanisya, Grakor, Batik Ciprat, kerajinan batu oniks, hingga kriya berbahan kayu dan bambu yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan serta cenderamata khas daerah.
Ia turut mendorong perajin untuk meningkatkan kreativitas, memanfaatkan pemasaran digital, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, hingga komunitas seni dan budaya.
Melalui kepengurusan baru ini, Dekranasda Kabupaten Kuningan diharapkan semakin aktif membina perajin, mengembangkan produk unggulan daerah, serta memperluas pemasaran kerajinan lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar