Tak Sekadar Program! Pemkab Kuningan Ajak Semua Jadi Orang Tua Asuh Demi Selamatkan Masa Depan Anak dari Stunting
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. KUNINGAN – Di balik setiap anak yang mengalami stunting, tersimpan mimpi yang belum sempat tumbuh sempurna. Padahal, setiap anak berhak hidup sehat, cerdas, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita.
Sayangnya, masih banyak keluarga yang harus berjuang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga kebutuhan gizi anak belum terpenuhi secara optimal. Karena itulah, upaya mencegah stunting bukan sekadar program pemerintah, tetapi menjadi gerakan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian semua pihak.
Komitmen itu ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Arya Kamuning, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga warga dalam mempercepat penurunan angka stunting.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kurang gizi. Menurutnya, persoalan ini berkaitan erat dengan kemiskinan, pola pengasuhan, sanitasi, hingga akses terhadap air bersih.
“Anak-anak hari ini adalah wajah Kabupaten Kuningan di masa depan. Menyelamatkan mereka dari stunting berarti menyelamatkan masa depan daerah dan bangsa,” tegas U. Kusmana.
Melalui Gerakan GENTING, Pemkab Kuningan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, perbankan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum didorong menjadi Orang Tua Asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui bantuan pemenuhan gizi, pendampingan tumbuh kembang anak bersama kader Posyandu, hingga dukungan berkelanjutan bagi keluarga sasaran agar kualitas hidup mereka semakin meningkat.
Agar program berjalan efektif, Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah dan para camat memastikan pelaksanaan GENTING dilakukan secara tepat sasaran dengan menggunakan data by name by address, sehingga setiap bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Tak hanya itu, sektor swasta juga didorong mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai kontribusi nyata dalam mendukung gerakan bersama melawan stunting.
“Semakin banyak pihak yang menjadi orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting, semakin besar peluang Kabupaten Kuningan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.
Gerakan GENTING membuktikan bahwa membangun generasi unggul bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ketika kepedulian hadir dari berbagai elemen masyarakat, harapan bagi anak-anak Kuningan untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik menjadi semakin nyata.
Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis, semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci percepatan penurunan stunting. Sebab, setiap bantuan yang diberikan hari ini bukan hanya sekadar uluran tangan, melainkan investasi terbaik untuk melahirkan generasi emas Kabupaten Kuningan di masa depan.
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar