Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Capacity Building Kepala dan Guru TK se-Kabupaten Kuningan, Perkuat Kaderisasi dan Kualitas Pendidikan PAUD

Capacity Building Kepala dan Guru TK se-Kabupaten Kuningan, Perkuat Kaderisasi dan Kualitas Pendidikan PAUD

KUNINGAN, sangajinew.com — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Capacity Building kepala dan guru TK se-Kabupaten Kuningan di Woodland Setianegara, Kabupaten Kuningan, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj, Ela Helayati, S.Sos., Ketua DPW, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Camat Cilimus beserta jajaran, serta ratusan guru dan kepala TK se-Kabupaten Kuningan.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati M.Pd, mengatakan kegiatan mengusung tema “Bersama Membangun Generasi Pemimpin Hebat Menuju Kuningan Melesat.”

Menurutnya, generasi pemimpin hebat yang dimaksud bukan anak-anak, melainkan kader-kader pengurus IGTKI yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di masa mendatang.

“Kegiatan ini bertujuan membangun organisasi yang kuat melalui kaderisasi yang sehat, sehingga IGTKI terus tumbuh, berkembang, dan semakin bermanfaat bagi seluruh guru taman kanak-kanak di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Kegiatan dikemas melalui kerja tim dan dinamika kelompok. Para peserta diajak membangun komunikasi, kepercayaan, kerja sama, kepedulian, serta jiwa kepemimpinan.

Yuli menegaskan, seorang pemimpin tidak lahir hanya karena sebuah jabatan, tetapi dibentuk melalui proses pengalaman, kebersamaan, dan pengabdian.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara swadaya oleh keluarga besar IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, bekerja sama dengan Persona Linggarjati sebagai event organizer serta Taman Wisata Linggarjati. Peserta yang hadir mencapai 349 orang, ditambah lima orang pengurus sekabupaten dan tamu undangan, sehingga total keseluruhan mencapai 419 orang.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj.Ela Helayati S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI atas dedikasi dan komitmennya dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Ia menilai capacity building bukan sekadar kegiatan berkumpul, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas diri dan organisasi, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kekompakan dan semangat kepemimpinan.

Bunda Ela juga mengajak IGTKI-PGRI untuk terus mendukung program Bunda PAUD, termasuk Gerakan Wajib PAUD 1 Tahun Prasekolah bagi anak usia 5–6 tahun.

“IGTKI-PGRI diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mengajak masyarakat agar setiap anak mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas sebelum memasuki jenjang sekolah dasar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengajak para guru dan kepala TK untuk terus meningkatkan kapasitas, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memahami dunia anak.

Menurut Dian, kegiatan capacity building menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan melihat proses pendidikan dari perspektif yang lebih luas.

“Guru yang hebat bukan guru yang merasa sudah mengetahui semuanya. Guru yang hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar,” ungkapnya.

Dian juga menyoroti perkembangan teknologi yang telah mengubah kehidupan dan cara belajar anak. Namun, menurutnya, teknologi tidak dapat menggantikan kasih sayang, perhatian, pemahaman, dan kehadiran seorang guru.

Karena itu, guru TK harus mampu memahami karakter, kebutuhan, serta dunia anak.

“Guru yang memahami anak, keinginan anak, itu guru yang cerdas,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan bagian fundamental dalam membangun sumber daya manusia. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga kualitas manusia yang dibangun sejak usia dini.

“Yang kecil memang tubuhnya, tetapi masa depan mereka jauh lebih besar,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Dian berharap seluruh peserta membawa pengalaman dan gagasan baru untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada guru yang sempurna, melainkan guru yang terus berupaya menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

“Tidak ada guru yang sempurna. Yang ada hanyalah guru yang selalu menjadi lebih baik dari yang sudah-sudah,” pungkasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi agenda akhir periode kepengurusan IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan. Melalui penguatan kaderisasi dan organisasi, IGTKI-PGRI berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini serta mendukung berbagai program pemerintah di bidang PAUD.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less