Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » SFF Kabupaten Kuningan 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema Kecerdasan Buatan

SFF Kabupaten Kuningan 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema Kecerdasan Buatan

KUNINGAN sangajinews.com – Science Film Festival (SFF) Kabupaten Kuningan 2026 resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Rizal Arif Gunawan, S.E., M.Si., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd., di SMP Negeri 1 Cilimus, Selasa (27/10/2026).

Mengusung tema kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), festival ini menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal perkembangan sains dan teknologi melalui pemutaran film serta kegiatan pembelajaran interaktif.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Tim Login Pendidikan Kabupaten Kuningan, Kepala SMP Negeri 1 Cilimus, perwakilan SMP Negeri 3 Kuningan, Koordinator Program Budaya Goethe-Institut, tim fasilitator Science Film Festival, serta sekolah mitra peserta SFF Kabupaten Kuningan 2026 yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Rizal menyampaikan apresiasi kepada Goethe-Institut dan seluruh mitra, khususnya Login Pendidikan, yang telah berkontribusi dalam menghadirkan program edukasi sains bagi pelajar di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, Science Film Festival merupakan kesempatan bagi siswa untuk mempelajari sains melalui pendekatan yang menarik, kreatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui festival ini, kita berharap siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga terinspirasi menjadi inovator masa depan yang mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak, bertanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, perkembangan kecerdasan buatan perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta pemahaman yang memadai agar teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat, terutama dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan.

Rizal juga berpesan kepada para guru agar semangat literasi sains yang diperoleh melalui festival tersebut dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan tetap mendukung penyelenggaraan Science Film Festival sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala SMP Negeri 1 Cilimus, Ida Nurhaeda, M.Pd., mengungkapkan bahwa sekolahnya telah mengikuti Science Film Festival selama empat tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi guru maupun siswa, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Login Pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), serta Goethe-Institut yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.

Sementara itu, Pengawas Pendidikan tingkat SMP Kabupaten Kuningan, Andri Maulana, M.Kom., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Goethe-Institut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi, numerasi, serta pemahaman sains dan teknologi di lingkungan pendidikan.

Ia berharap Science Film Festival dapat menjadi inspirasi bagi para guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan inovatif, baik melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

Penyelenggaraan Science Film Festival Kabupaten Kuningan 2026 diharapkan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan peserta didik mengenai perkembangan sains dan teknologi, khususnya kecerdasan buatan.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis film dan kegiatan interaktif, festival ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih kritis dalam memahami teknologi, kreatif dalam mencari solusi, serta bijak dalam memanfaatkan inovasi digital.

Setelah menyampaikan sambutan, Rizal Arif Gunawan secara resmi membuka Science Film Festival Kabupaten Kuningan 2026.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat budaya literasi sains di sekolah sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, kritis, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less