Terima kasih kepada seluruh jajaran Disdukcapil yang terus berkomitmen hadir untuk masyarakat, bahkan saat Car Free Day seperti hari ini. Manfaatkan layanan ini untuk kelengkapan dokumen kependudukan Anda,” ungkap Bupati Dian penuh semangat.
KUNINGAN, SANGAJINEWS.COM – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan membahagiakan kembali dibuktikan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Griya Yogya, Minggu (27 April 2025), beliau mengunjungi langsung layanan administrasi kependudukan “Satu Jam Saja” yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bekerja sama dengan Toserba Griya Yogya di area Car Free Day.
Program layanan cepat ini menjadi bagian nyata dari Program 100 Hari KerjaBupati dan Wakil Bupati Kuningan sejak resmi dilantik pada 20 Februari 2025.
Dalam kunjungannya, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Disdukcapil yang tetap melayani masyarakat bahkan di hari libur.
“Program Satu Jam Saja ini adalah bentuk upaya serius kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik: cepat, mudah, gratis, dan membahagiakan rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Disdukcapil yang terus berkomitmen hadir untuk masyarakat, bahkan saat Car Free Day seperti hari ini. Manfaatkan layanan ini untuk kelengkapan dokumen kependudukan Anda,” ungkap Bupati Dian penuh semangat.
Sejak diluncurkan, program ini telah menerbitkan sebanyak 46.675 dokumen hingga 25 April 2025, termasuk dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga Identitas Kependudukan Digital.
Usai meninjau layanan, Bupati Dian melanjutkan dengan menyapa warga yang tengah beraktivitas di kawasan Car Free Day. Dalam suasana penuh keakraban, beliau menghampiri satu per satu warga, mendengarkan aspirasi, serta memberi motivasi agar terus semangat dalam membangun Kabupaten Kuningan.
Tak hanya itu, perhatian Bupati Dian juga tertuju kepada pedagang kecil, khususnya pelaku usaha kerajinan bambu. Beliau menyempatkan diri menghampiri lapak kerajinan dari Citangtu, yang menawarkan beragam produk kebutuhan rumah tangga seperti tampah, ayakan, tudung saji, hingga tempat nasi berbahan anyaman bambu.
Dengan penuh rasa bangga, Bupati Dian menyatakan:
“Produk kerajinan seperti ini adalah kekayaan budaya lokal kita. Mari kita dukung bersama agar produk dari Citangtu semakin dikenal luas, bukan hanya di Kuningan, tapi juga di luar daerah,” ucapnya saat berbincang hangat dengan para pengrajin.
Momen tersebut disambut antusias para pedagang, yang merasa bangga dan termotivasi karena diperhatikan langsung oleh kepala daerah mereka.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, M.Pd, mengungkapkan bahwa program ini langsung dijalankan sejak hari pertama masa kerja Bupati-Wakil Bupati.
“Program Satu Jam Saja kami terapkan untuk 11 dari 24 jenis layanan administrasi yang tersedia di Disdukcapil. Target kami adalah menghadirkan layanan cepat, tanpa biaya, dengan standar prima,” ujar Yudi Nugraha.
Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa program ini berpedoman pada Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 Pasal 3 Ayat 2, yang mengharuskan penyelesaian dokumen dalam jangka waktu 1 hingga 24 jam setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap.
Adapun rincian dokumen yang telah diterbitkan melalui program “Satu Jam Saja” adalah sebagai berikut:
3.402 perekaman KTP elektronik
17.630 cetak KTP elektronik
14.365 cetak Kartu Keluarga
1.765 surat keterangan pindah WNI
3.233 cetak Kartu Identitas Anak (KIA)
2.433 akta kelahiran usia 0–18 tahun
579 akta kematian
7 akta perkawinan
3.351 identitas kependudukan digital
Sedangkan untuk cetak akta perceraian dan SKTT (Surat Keterangan Tempat Tinggal) bagi Warga Negara Asing (WNA), hingga kini masih tercatat nihil.
Layanan “Satu Jam Saja” membuktikan bahwa pemerintah daerah serius menghadirkan reformasi pelayanan publik berbasis kecepatan dan kepuasan masyarakat.
Dengan langkah nyata ini, Kabupaten Kuningan semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang adaptif, inovatif, dan berpihak kepada kebutuhan rakyatnya.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengapresiasi kegiatan Om-Jok 2026 sebagai upaya membangun sinergi antara mahasiswa dan pelajar dalam menyiapkan generasi muda Kuningan yang berdaya saing.
Pemkab Kuningan menjalin kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara untuk mengoptimalkan lahan aset daerah seluas 17,3 hektare guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan PAD.
Rumah milik Etin, warga Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang, resmi masuk program Rutilahu setelah mendapat perhatian langsung dari Bupati Kuningan untuk segera diperbaiki.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melakukan sidak ke SD di Kecamatan Nusaherang untuk menindaklanjuti isu LKS dan mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar kualitas gizi dan harga tetap sesuai standar.
SangajiNews.com,- Rabu, 5 Maret 2025, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Dinas Wakil Bupati Kuningan. Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh penting yang turut memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Hadir […]
“Saya sudah instruksikan ke Dinas Kesehatan agar ke depan tunjangan berbasis kinerja. Di setiap puskesmas akan dipasang CCTV. Kalau disiplin, tunjangannya maksimal. Kalau malas, ya jangan harap,” tegasnya. SangajiNews.com — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kuningan menggema penuh semangat di Hotel Cordela, Sabtu (17/5/2025). Sebanyak 1.261 bidan dari 12 ranting hadir, […]
“Ini bukan hanya soal membuka kayu dan besi. Ini tentang membuka jalan harapan, tentang menyambung kembali martabat manusia,” ucap Bupati Dian dengan suara bergetar. CIBINGBIN, Sangajinews.com – Di balik dinding rumah sederhana yang sunyi, waktu seolah membeku. Angin pagi membawa pilu yang tak terdengar, menyusup ke kamar sempit di sudut Dusun Puhun, Desa/Kecamatan Cibingbin. Di […]
“Saya ingin para Kafilah ini tidak hanya bagus membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan isinya sebagai cahaya dalam perilaku sehari-hari,” tuturnya dengan penuh harap. SangajiNews.com – Suasana pagi di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan terasa penuh khidmat dan semangat, Sabtu (14/06/2025), saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi melepas 32 orang […]
“Ini bukan sekadar pelantikan, bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari perjalanan penguatan pengabdian. Di balik jabatan tersimpan tanggung jawab. Di balik struktur organisasi tersirat harapan dan cita-cita.” SangajiNews.com – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa pagi (27 Mei 2025), saat Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kuningan masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan. Prosesi […]
Kuningan, SangajiNews.com – Suara merdu lantunan Mahalul Qiyam yang berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema di Teras Pendopo Kuningan pada Minggu (23/3/2025). Suasana penuh kekhusyukan itu menjadi puncak kebersamaan dalam acara silaturahmi ulama dan umaro, yang dihadiri oleh sekitar 250 ulama, kiai, dan ustaz dari berbagai pelosok Kabupaten Kuningan. Lebih dari sekadar pertemuan rutin, […]
Terpopuler
Maaf, saat ini belum tersedia post untuk ditampilkan.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengapresiasi kegiatan Om-Jok 2026 sebagai upaya membangun sinergi antara mahasiswa dan pelajar dalam menyiapkan generasi muda Kuningan yang berdaya saing.
Pemkab Kuningan menjalin kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara untuk mengoptimalkan lahan aset daerah seluas 17,3 hektare guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan PAD.
Rumah milik Etin, warga Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang, resmi masuk program Rutilahu setelah mendapat perhatian langsung dari Bupati Kuningan untuk segera diperbaiki.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melakukan sidak ke SD di Kecamatan Nusaherang untuk menindaklanjuti isu LKS dan mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar kualitas gizi dan harga tetap sesuai standar.
BPKAD Kabupaten Kuningan menjalin kerja sama pemanfaatan lahan aset daerah di tujuh kelurahan dan desa untuk meningkatkan PAD sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Saat ini belum ada komentar