Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » “Jam Malam Diberlakukan: Dedi Mulyadi Pilih Lindungi Generasi Muda Jawa Barat dari Ancaman Malam”

“Jam Malam Diberlakukan: Dedi Mulyadi Pilih Lindungi Generasi Muda Jawa Barat dari Ancaman Malam”

“Kita tidak sedang membatasi masa muda mereka, tetapi menjaga dan mengarahkan. Kita lindungi mereka dari bahaya yang tidak kasat mata di jam-jam rawan malam hari,” tegas H. Dedi Mulyadi, S.H. dalam konferensi pers di kediamannya di Subang, Jawa Barat.


SangajiNews.com – Kebijakan strategis dan penuh pertimbangan akhirnya resmi ditegakkan. H. Dedi Mulyadi, S.H., tokoh nasional asal Subang yang kini digadang-gadang sebagai pemimpin masa depan Jawa Barat, mengumumkan penerapan jam malam bagi seluruh siswa di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Mulai pekan ini, para siswa diwajibkan berada di rumah sebelum pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini bukan sekadar aturan, tetapi bagian dari langkah besar membangun budaya disiplin, rasa aman, dan kontrol sosial yang lebih kuat di lingkungan remaja.

“Kita tidak sedang membatasi masa muda mereka, tetapi menjaga dan mengarahkan. Kita lindungi mereka dari bahaya yang tidak kasat mata di jam-jam rawan malam hari,” tegas H. Dedi Mulyadi, S.H. dalam konferensi pers di kediamannya di Subang, Jawa Barat.


Tujuan Mulia di Balik Kebijakan

Kebijakan ini lahir dari keprihatinan yang mendalam terhadap meningkatnya kenakalan remaja dan maraknya aktivitas negatif pada malam hari, mulai dari balap liar, nongkrong tak terkendali, hingga potensi kriminalitas.

Diterapkannya jam malam diharapkan mampu:

  • Meningkatkan kedisiplinan pelajar
  • Mencegah siswa dari pengaruh buruk lingkungan
  • Menumbuhkan kesadaran keluarga dan masyarakat untuk ikut terlibat dalam perlindungan remaja

Penegakan dan Sosialisasi Terstruktur

Penegakan aturan jam malam akan dikawal langsung oleh aparat kepolisian, Satpol PP, guru, dan tokoh masyarakat. Tidak hanya itu, sosialisasi masif dilakukan melalui sekolah, pesantren, dan media lokal.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda. Ini bukan tugas satu orang, ini gerakan kolektif menjaga masa depan anak-anak kita,” ujar Drs. H. Arman Sutisna, M.M., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, saat ditemui di kantor dinasnya di Bandung.


Dampak dan Tanggapan Masyarakat

Kebijakan ini menuai beragam tanggapan. Sebagian besar orang tua menyambut positif, namun ada juga kekhawatiran terkait kegiatan belajar tambahan atau ekstrakurikuler yang selesai malam hari.

Sebagai respons, pihak pemerintah daerah membuka ruang evaluasi dan kemungkinan pengecualian terbatas dengan pengawasan ketat.


Masa Depan yang Lebih Aman

Kebijakan ini adalah manifestasi nyata dari keberpihakan pemimpin kepada rakyat kecil, khususnya generasi penerus bangsa. Dalam setiap detik yang berjalan di malam hari, ada harapan baru untuk masa depan anak-anak Jawa Barat yang lebih aman dan tertata.

“Lebih baik mereka mengeluh karena dibatasi sekarang, daripada menyesal di masa depan karena dibiarkan liar tanpa arah,” pungkas H. Dedi Mulyadi, S.H. dengan nada penuh ketegasan dan kasih.



  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Tinjau Jembatan Cipedak, Bupati Dian: Kami Sambung Kembali Harapan Warga Cijemit”

    “Tinjau Jembatan Cipedak, Bupati Dian: Kami Sambung Kembali Harapan Warga Cijemit”

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi jantung kehidupan desa. Ketika jembatan putus, maka yang hilang bukan hanya jalan, tapi juga asa. Hari ini, kami hadir untuk menyambung kembali harapan itu,” ujar Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di hadapan warga Desa Cijemit. SangajiNews.com – Dalam komitmennya membangun kembali akses vital masyarakat yang sempat terputus akibat […]

  • Halal Bihalal MKKS SMP Kuningan 2026

    Silaturahmi Akbar MKKS SMP Kuningan: Hangatnya Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Penuh Haru dan Semangat Pengabdian

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • 0Komentar

    Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Halal Bihalal MKKS SMP Kabupaten Kuningan 2026 yang dirangkaikan dengan walimatul safar haji dan alih tugas pejabat pendidikan.

  • Kepedulian Nyata: TP PKK Kabupaten Kuningan Dampingi Anak Penderita Hidrosefalus di Cigugur

    Kepedulian Nyata: TP PKK Kabupaten Kuningan Dampingi Anak Penderita Hidrosefalus di Cigugur

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • 0Komentar

    KUNINGAN, SangajiNews.com – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat tak henti-hentinya ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Melalui gerak aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), kepedulian itu kembali menyentuh nurani. Kamis pagi, 24 April 2024, langit Dusun Kliwon, RT 017 RW 005, Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur, menjadi saksi kehadiran pemimpin yang tak hanya datang membawa […]

  • “NGOPI PAGI: Gerakan Sunyi yang Menyatukan Desa untuk Kuningan Melesat”

    “NGOPI PAGI: Gerakan Sunyi yang Menyatukan Desa untuk Kuningan Melesat”

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Pembangunan daerah tak akan pernah berjalan jika hanya satu arah. Sinergi adalah fondasi, desa adalah ujung tombaknya,” ungkap Bupati Dian Rachmat Yanuar SangajiNews.com – Dalam atmosfer pagi yang sejuk di kaki Gunung Ciremai, sebuah langkah hening namun pasti diukir untuk masa depan Kabupaten Kuningan. Pada Selasa, 17 Juni 2025, bertempat di Desa Linggamekar, Kecamatan Cilimus, […]

  • Sarasehan Brajamusti Nusantara: Merawat Tradisi, Menegakkan Hukum, dan Menguatkan Spirit Bangsa

    Sarasehan Brajamusti Nusantara: Merawat Tradisi, Menegakkan Hukum, dan Menguatkan Spirit Bangsa

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • 0Komentar

    “Kami ingin mencari generasi muda untuk diajak bergabung dan melestarikan seni budaya tradisional bersama grup kesenian Turonggo Satrio Sekar Sari Brajamusti Nusantara, agar mereka tidak kehilangan jati diri budayanya sendiri,” ujar Mbah Mul penuh harapSangajiNews.com – Semarang. Tradisi adalah akar jati diri bangsa. Itulah semangat yang menggetarkan Taman Budaya Raden Saleh, Kota Semarang, pada Minggu, […]

  • Sentuhan Kemanusiaan Poltekesos Bandung: Menguatkan Harapan Sosial di Kabupaten Kuningan

    Sentuhan Kemanusiaan Poltekesos Bandung: Menguatkan Harapan Sosial di Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    Berikut“Program-program ini tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga menguatkan kepercayaan diri kita untuk bersama-sama mengurai persoalan sosial yang kompleks di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya penuh harap. SangajiNews.com – Sebuah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat kembali hadir di Kabupaten Kuningan. Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, […]

expand_less