Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » KARNAVAL BUDAYA KUNINGAN 527: RIBUAN WARGA TUMPAH RUAH, SEMANGAT GOTONG ROYONG MEMBAKAR JALAN SILIWANGI 🔥

KARNAVAL BUDAYA KUNINGAN 527: RIBUAN WARGA TUMPAH RUAH, SEMANGAT GOTONG ROYONG MEMBAKAR JALAN SILIWANGI 🔥

  • account_circle sangaji news
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Karnaval yang sempat tertunda pada September lalu itu akhirnya digelar megah, dimulai pukul 07.30 WIB dari Pendopo Kuningan dan berakhir di Taman Kota Kuningan sebagai panggung utama. Sepanjang rute, masyarakat menyambut hangat langkah tegap Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. bersama istri, didampingi Wakil Bupati, Pj Sekda, Forkopimda, serta para kepala OPD, yang tampil menawan mengenakan busana adat Sunda

SangajiNews.com – Ribuan warga tumpah ruah memenuhi Jalan Siliwangi sejak pagi buta, Minggu (5/10/2025). Dentuman musik tradisional berpadu dengan warna-warni busana adat dalam “Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527” membuat suasana pusat kota berubah menjadi lautan kegembiraan rakyat.

Karnaval yang sempat tertunda pada September lalu itu akhirnya digelar megah, dimulai pukul 07.30 WIB dari Pendopo Kuningan dan berakhir di Taman Kota Kuningan sebagai panggung utama. Sepanjang rute, masyarakat menyambut hangat langkah tegap Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. bersama istri, didampingi Wakil Bupati, Pj Sekda, Forkopimda, serta para kepala OPD, yang tampil menawan mengenakan busana adat Sunda.

Sambil tersenyum dan menyalami warga di sepanjang jalan, sang Bupati menebar semangat dan kebersamaan. Dalam sambutannya di panggung utama, beliau menegaskan bahwa karnaval kali ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum kebangkitan budaya dan semangat daerah.

“Kebudayaan adalah daya juang yang tak pernah padam. Ini mencerminkan semangat rakyat Kuningan yang pantang menyerah, terus bergerak meski dalam keterbatasan. Kita yakin dan optimis Kuningan mampu sejajar dengan kabupaten dan kota lain,” tutur Bupati Dian dengan suara lantang yang disambut tepuk tangan warga.

Tema Hari Jadi ke-527, “Kuningan Tandang Makalangan, Nanjeurkeun Budaya, Sangkan Waluya,” menjadi benang merah acara yang sarat makna: ajakan untuk bangkit, bergerak, dan berjuang bersama menuju Kuningan Melesat.

Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri.

“Hari ulang tahun ini semoga menjadi ajang memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat membangun Kuningan,” ujarnya penuh makna.

Tak lupa, Bupati Dian menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun TNI ke-80, dengan doa agar TNI terus jaya dan kokoh menjaga keutuhan NKRI.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kuningan yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Rangkaian karnaval tahun ini menampilkan parade spektakuler: mulai dari Pasukan Kuda, Forkopimda, SKPD, Universitas Muhammadiyah Kuningan, hingga Komunitas Tani (KTNA). Tak kalah semarak, barisan Drumband PUI Kaliaren, DWP & TP PKK, PERUMDA Tirta Kamuning, serta Diskominfo bersama PSNU Pagar Nusa turut mewarnai jalanan dengan atraksi kreatif.

Beragam komunitas ikut menyalakan semangat kebersamaan, seperti Kuningan Bersatu, Pasukan Kohkol, Komunitas Ojol, Singa Mas Cirebon, Gerakan Pramuka Kwarcab, hingga Kuningan Runners. Setiap kelompok tampil dengan ciri khas dan kreativitas yang merepresentasikan kekayaan budaya daerah.

Sorak-sorai penonton membahana hingga ke sudut kota, menjadikan Karnaval Budaya bukan sekadar tontonan, melainkan simbol kebanggaan rakyat Kuningan atas jati dirinya yang luhur.

Karnaval Budaya Kuningan 2025 membuktikan satu hal: bahwa budaya lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan pondasi kokoh yang menggerakkan masyarakat menuju masa depan — Kuningan Melesat, Berdaya, dan Berbudaya.

  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cianjur Jadi Saksi Sejarah: 100 Kepala Daerah Sepakat Mengubah Nasib Sampah Indonesia

    Cianjur Jadi Saksi Sejarah: 100 Kepala Daerah Sepakat Mengubah Nasib Sampah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle sangaji news
    • 0Komentar

    “Ini bukan sekadar rapat, ini adalah momentum perubahan. Kita tidak boleh lagi menutup mata terhadap dampak TPA yang membebani anggaran, mencemari bumi, dan mengancam kesehatan rakyat,” tegasnya, disambut anggukan para kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andrian Cianjur, SangajiNews.com — Di bawah langit kelabu yang menyelimuti Kantor Bupati […]

  • “Heman Ka Budak”: Komitmen Bupati Dian Menghidupkan Seni Budaya Anak Kuningan, Mengakar dari Kearifan Lokal Menuju Destinasi Wisata Dunia

    “Heman Ka Budak”: Komitmen Bupati Dian Menghidupkan Seni Budaya Anak Kuningan, Mengakar dari Kearifan Lokal Menuju Destinasi Wisata Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle sangaji news
    • 0Komentar

    “Kita sepakat ya, bahwa anak-anak kita tidak cukup dijejali pendidikan akademis. Mereka juga harus menumbuhkan cinta terhadap seni dan budaya. Karena dari situlah karakter, budi pekerti, dan kecintaan terhadap tanah air tumbuh dan berakar,” SANGAJINEWS.COM, KUNINGAN – Di tengah semarak Car Free Day yang digelar di sepanjang Jalan Siliwangi, riuh sorak sorai dan tepuk tangan […]

  • Sawala Alam Pajambon: Titik Terang dari Curug Cilengkrang, Menguak Fakta dan Merawat Warisan Alam

    Sawala Alam Pajambon: Titik Terang dari Curug Cilengkrang, Menguak Fakta dan Merawat Warisan Alam

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle sangaji news
    • 0Komentar

    “Longsor ini adalah pengulangan dari kejadian pada 2017. Bahkan saat itu lebih parah. Tanah dan tebing sudah lama rawan karena pelapukan alami dan aktivitas pertanian seperti penanaman rumput pakan serta aliran limbah ternak. Bukan karena pembangunan wisata Arunika,” ungkap Federick Amalo.SangajiNews.com, Kuningan – Dalam nuansa khidmat dan penuh kearifan lokal, Forum Sawala Alam Ngajaga Adat […]

  • Satu Jam Saja: Disdukcapil Kuningan Tuntaskan 32.083 Dokumen, Bukti Nyata Akselerasi 100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati

    Satu Jam Saja: Disdukcapil Kuningan Tuntaskan 32.083 Dokumen, Bukti Nyata Akselerasi 100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle sangaji news
    • 0Komentar

    “Tidak ada satu pun dokumen yang lewat hari. Bahkan saat libur Idulfitri, kami tetap bekerja demi memenuhi hak administrasi masyarakat SangajiNews.com – Sebuah lompatan nyata dalam pelayanan publik ditunjukkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan. Melalui program “Satu Jam Saja”, sebanyak 32.083 dokumen kependudukan berhasil dituntaskan hanya dalam waktu kurang dari dua […]

  • 39.000 Warga Kuningan Terancam Kehilangan Akses Kesehatan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Bergerak Cepat!

    39.000 Warga Kuningan Terancam Kehilangan Akses Kesehatan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Bergerak Cepat!

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle sangaji news
    • 0Komentar

    SangajiNews.com – Awan kelabu menggantung di langit pelayanan kesehatan Kabupaten Kuningan. Sebanyak 39.000 warga yang sebelumnya menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini terancam kehilangan hak dasar mereka: akses layanan kesehatan. Tak tinggal diam, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., langsung memimpin rapat koordinasi darurat pada Rabu (6/8/2025) di […]

  • Bupati Kuningan Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Aman Selama Ramadan

    Bupati Kuningan Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Aman Selama Ramadan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle sangaji
    • 0Komentar

    Pastikan pasokan ketersediaan barang dan tinjau harga kebutuhan pokok di pasaran  selama Ramadhan, Bupati Kuningan, H. Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Wakil Bupati Kuningan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn, melakukan monitoring langsung ke sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, Minggu (2/3/2025). Monitoring ini dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Toserba Griya, Toserba Surya, […]

expand_less