Pamitan SMPN 2 Kuningan: Bukan Sekadar Acara, Tapi Kenangan yang Akan Selalu Hidup
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;
sangajinews.com. Kuningan – Salah satu perwakilan panitia, Noke Fuji Agustin, menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir dari angkatan mereka sebelum resmi meninggalkan bangku SMP.
“Ini adalah bentuk pamitan kami kepada seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, staf tata usaha, hingga adik-adik kelas VII dan VIII. Kami ingin meninggalkan kenangan terbaik sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 2 Kuningan,” ujar Noke.
Menurutnya, acara ini lahir dari hasil diskusi dan inisiatif para siswa kelas IX yang ingin memberikan sesuatu yang berkesan bagi sekolah yang telah menjadi tempat mereka belajar dan bertumbuh selama tiga tahun.
Panitia kemudian menyampaikan gagasan tersebut kepada pihak sekolah dan mendapat dukungan penuh untuk pelaksanaannya.
Lebih dari sekadar seremoni perpisahan, kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur dan apresiasi kepada para guru yang telah membimbing mereka selama menempuh pendidikan.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan perhatian kepada kami selama tiga tahun. Semua jasa dan pengorbanan itu akan selalu kami kenang,” tuturnya.
Noke juga berharap angkatan mereka dapat dikenang sebagai generasi yang berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, ia berpesan agar seluruh teman-temannya terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik di jenjang pendidikan berikutnya.
Tak lupa, pesan khusus disampaikan kepada adik-adik kelas VII dan VIII.
“Suatu saat nanti mereka juga akan merasakan menjadi alumni. Kami berharap bisa menjadi contoh yang baik dan memberikan inspirasi untuk terus berkarya serta membawa nama baik sekolah.”
Bagi para siswa kelas IX, kelulusan bukanlah akhir dari hubungan mereka dengan almamater tercinta. Justru sebaliknya, momen ini menjadi pengingat bahwa kenangan, persahabatan, dan nilai-nilai yang diperoleh di SMP Negeri 2 Kuningan akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
Dengan penuh haru, acara perpisahan ini menjadi simbol bahwa meskipun langkah mereka akan berlanjut ke tempat yang berbeda, cinta dan kebanggaan terhadap SMP Negeri 2 Kuningan akan tetap tersimpan dalam ingatan selamanya.
“Lulus bukan berarti melupakan. Kami akan selalu membawa nama SMP Negeri 2 Kuningan dalam hati dan langkah kami ke depan.” (Wr).
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar