Sapa Haji Maslahah di Kuningan: Bupati Ajak Warga Daftar Haji Sejak Dini, Hindari Jalur Tidak Resmi
- calendar_month 42 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

sangajinews.com. KUNINGAN — Niat menunaikan ibadah haji membutuhkan persiapan sejak dini. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Safari Haji dan Sosialisasi Produk Tabungan Haji Bank BJB Syariah yang digelar di Hotel Santika Premiere Linggarjati, Kabupaten Kuningan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan Sapa Haji Maslahah ini menghadirkan sinergi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank BJB Syariah, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan Kementerian Haji. Forum tersebut menjadi momentum untuk memberikan edukasi sekaligus mendorong masyarakat agar merencanakan pendaftaran haji lebih awal.
Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan bahwa persiapan sejak dini merupakan langkah penting mengingat masa tunggu keberangkatan haji yang semakin panjang.
Menurutnya, keinginan masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci harus dibarengi dengan perencanaan yang matang, termasuk dalam memilih mekanisme pendaftaran dan penyimpanan dana haji melalui saluran resmi.
“Jangan sampai niat baik untuk menunaikan ibadah haji terkendala di kemudian hari karena kurangnya informasi atau memilih jalur yang tidak resmi. Masyarakat harus mendapatkan edukasi yang benar agar prosesnya aman, jelas, dan terpercaya,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kerja sama antara BPKH, Bank BJB Syariah, Pemerintah Daerah, dan Kemenhaj menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses informasi yang transparan dan dapat dipercaya bagi masyarakat.
Melalui saluran resmi, masyarakat memperoleh kepastian bahwa proses pengelolaan dan pendaftaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta berada dalam pengawasan lembaga berwenang.
Selain memberikan rasa aman, edukasi ini juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi penipuan. Masyarakat diimbau tidak mudah tergiur tawaran keberangkatan haji secara instan melalui jalur tidak resmi, terlebih jika harus menyerahkan dana kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.
Memilih saluran resmi menjadi kunci agar dana dan proses persiapan ibadah haji tetap terlindungi serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Adie Arief Wibawa, Direktur Bisnis Bank BJB Syariah Jawa Barat, menegaskan bahwa aspek legalitas dan keamanan proses haji menjadi perhatian penting.
Ia menjelaskan, pengurusan visa haji nantinya ditangani melalui pihak yang berwenang, yakni Kementerian Agama/Kementerian Haji, dengan pengawasan yang ketat. Dengan demikian, visa yang diperoleh jamaah merupakan visa haji resmi dan sah sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya merencanakan ibadah haji sejak dini.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi masa tunggu keberangkatan yang dapat mencapai waktu sangat panjang.
Dengan mendaftar lebih awal melalui prosedur resmi, masyarakat memiliki kesempatan lebih baik untuk mempersiapkan kebutuhan ibadah secara bertahap, baik dari sisi finansial maupun administrasi.
Pesan Sapa Haji Maslahah di Kuningan pun jelas: jangan menunggu siap untuk mulai mendaftar, tetapi mulailah merencanakan sejak sekarang. Sebab, perjalanan menuju Baitullah bukan hanya soal keberangkatan, melainkan tentang ikhtiar panjang yang perlu dipersiapkan dengan aman, resmi, dan penuh keyakinan.
- Penulis: admin
Saat ini belum ada komentar