Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Budayawan se-Ciayumajakuning Bertemu Menteri Kebudayaan RI di Kuningan, Bahas Penguatan Warisan Budaya

Budayawan se-Ciayumajakuning Bertemu Menteri Kebudayaan RI di Kuningan, Bahas Penguatan Warisan Budaya

sangajinews.com. KUNINGAN — Pertemuan budayawan se-Ciayumajakuning bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia berlangsung hangat dalam sebuah saresehan budaya di Kabupaten Kuningan, Juma’at malam di Kajene Cafe (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya daerah.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri Kebudayaan di Kabupaten Kuningan. Ia menegaskan bahwa kehadiran menteri menjadi “magnet” tersendiri bagi para budayawan dan masyarakat.

“Keragaman yang kita miliki merupakan kekayaan budaya sekaligus warisan yang menggambarkan identitas bangsa. Termasuk dalam hal kuliner yang memiliki banyak variasi dari berbagai budaya,” ujarnya.

Bupati juga berharap kehadiran Menteri Kebudayaan dapat memberikan perhatian khusus terhadap potensi budaya di wilayah Ciayumajakuning. Melalui saresehan ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan orisinal yang dapat menjadi titik temu dalam memajukan kebudayaan.

Sementara itu, H. Rokhmat Ardiyan, anggota DPR RI Fraksi Gerindra, turut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Menteri Kebudayaan. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi para budayawan di Ciayumajakuning.

“Kuningan memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa. Kehadiran Menteri diharapkan dapat mengingatkan kita semua untuk tidak melupakan sejarah dan budaya yang kita miliki,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengawali dengan ucapan Idulfitri, “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”

Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap situs-situs bersejarah di Kuningan, termasuk rumah Sutan Sjahrir yang menjadi tempat peristirahatan saat Perjanjian Linggarjati.

Menteri juga menekankan pentingnya memahami amanat konstitusi, khususnya Pasal 32 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai budaya.

“Mandat konstitusi ini kemudian diturunkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang mencakup perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa budaya tidak hanya terbatas pada seni, melainkan mencakup sepuluh objek kebudayaan, termasuk bahasa. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 7.018 bahasa daerah yang menjadi kekayaan luar biasa.

Secara khusus, Menteri menyoroti pentingnya pengelolaan cagar budaya di Kabupaten Kuningan agar dapat berstandar internasional. Menurutnya, hal tersebut tidak hanya melestarikan sejarah, tetapi juga berpotensi menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat.

“Cagar budaya harus dimanfaatkan dengan baik sehingga bisa memberikan nilai tambah, termasuk dari sisi ekonomi,” tutupnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan budayawan dalam menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di wilayah Ciayumajakuning. (Wr)

  • Penulis: admin

Komentar (1)

  • Mack

    Hi there, i read your blog occasionally and i own a similar one and
    i was just curious if you get a lot of spam remarks?
    If so how do you prevent it, any plugin or anything you can suggest?
    I get so much lately it’s driving me crazy so any help
    is very much appreciated.

    Here is my web-site imker portal

    Balas18 Mei 2026 1:48 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kohe Jadi Berkah: Terobosan Bupati Kuningan Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik Nasional

    Kohe Jadi Berkah: Terobosan Bupati Kuningan Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • 0Komentar

    “Dari kotoran jadi kemaslahatan. Dari limbah jadi manfaat. Ini bukan sekadar inovasi, tapi bentuk tanggung jawab terhadap bumi dan petani kita,” pungkas Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dengan penuh harap. SangajiNews.com – Langkah monumental diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam menangani persoalan klasik dunia peternakan: limbah kotoran hewan (kohe). Pada Sabtu, 14 Juni […]

  • BPD Soroti Pengawasan Dana Desa dan Tolak Retret APDESI, Siap Hadiri Rapimnas Bersama Presiden

    BPD Soroti Pengawasan Dana Desa dan Tolak Retret APDESI, Siap Hadiri Rapimnas Bersama Presiden

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan program pemerintah desa sekaligus menyoroti polemik rencana retret kepala desa yang dinilai berpotensi melanggar aturan pendanaan. Rabu (29/4/2026) Ketua BPD Kabupaten Kuningan, Drs,. H. Yayat Supriatna, MM, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan kehadiran dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) BPD yang akan digelar pada […]

  • 366 Tahun Jagara: Doa Menggema di Kaki Waduk Darma, Pemimpin dan Rakyat Menyatukan Tekad

    366 Tahun Jagara: Doa Menggema di Kaki Waduk Darma, Pemimpin dan Rakyat Menyatukan Tekad

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • 0Komentar

    Desa Jagara ini luar biasa, tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga berada di lingkungan alam yang strategis, di dekat Waduk Darma. Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Kita ingin masyarakat Jagara tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan dan daya tarik wisata,”— Dr. H. […]

  • Tangis Dua Generasi di Gubuk Reyot: Jeritan Haru dari Tanjungkerta Karangkancana

    Tangis Dua Generasi di Gubuk Reyot: Jeritan Haru dari Tanjungkerta Karangkancana

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • 0Komentar

    Gubuk berukuran kurang dari 3×3 meter itu berdiri dari bilah-bilah bambu rapuh, beratapkan daun rumbia yang bocor saat hujan tiba. Tanpa listrik, tanpa air bersih yang layak, dan jauh dari sentuhan layanan sosial., SangajiNews.com – Dalam senyapnya sore yang meliputi lembah Kecamatan Karangkancana, dua sosok renta duduk bersisian di sebuah gubuk yang nyaris roboh di […]

  • MTQ ke-50 Kabupaten Kuningan Resmi Dibuka, Bupati Dian Ajak Jadikan Al-Qur’an Inspirasi Membangun Peradaban

    MTQ ke-50 Kabupaten Kuningan Resmi Dibuka, Bupati Dian Ajak Jadikan Al-Qur’an Inspirasi Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    sanagajinews.com. Kuningan – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Kabupaten Kuningan resmi dibuka oleh Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Selasa (21/7/2026) di Alun-Alun Desa Sindangagung. Perhelatan yang memasuki usia setengah abad ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Agama, LPTQ, para ulama, pondok pesantren, guru ngaji, serta masyarakat […]

  • Jembatan Kaduagung Kembali Telan Korban: Nyawa Rakyat Seolah Menunggu Jadwal Anggaran

    Jembatan Kaduagung Kembali Telan Korban: Nyawa Rakyat Seolah Menunggu Jadwal Anggaran

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    Warga berharap pemerintah daerah tidak lagi sekadar mengirim petugas untuk “mengamankan lokasi”, tetapi benar-benar mengamankan nyawa warganya — dengan membenahi infrastruktur yang jelas-jelas membahayakan. SangajiNews.com – KUNINGAN.Entah karena nasib buruk atau kelalaian, jembatan di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, kembali menelan korban jiwa. Jumat sore, 24 Oktober 2025 pukul 17.24 WIB, satu nyawa melayang […]

expand_less