Breaking News
light_mode
Beranda » HIBURAN » “SAKA” Episode 2:Tamu Tak Diundang

“SAKA” Episode 2:Tamu Tak Diundang

Saka memang baru duduk di bangku SMP kelas dua, tapi siapa pun yang melihat sorot matanya akan berpikir dua kali untuk meremehkannya

DISCLAIMER:
Maaf jika dalam cerita ini terdapat kesamaan nama, tokoh, tempat, atau kejadian dengan dunia nyata. Semua itu tidak disengaja. Cerita ini murni fiksi semata untuk keperluan hiburan.

Saka memang baru duduk di bangku SMP kelas dua, tapi siapa pun yang melihat sorot matanya akan berpikir dua kali untuk meremehkannya. Ia bukan bocah biasa. Ia tahu kapan harus keras, kapan harus tunduk. Dan yang paling penting—ia tahu siapa yang harus dilindungi.

Setelah pulang dari mencari rumput dan membereskan kandang domba, Saka mengenakan seragamnya yang sedikit kusut. Ia tidak pernah malu datang ke sekolah dengan bau rumput dan keringat karena ia tahu—kehormatan bukan diukur dari wangi baju, tapi dari apa yang telah dikerjakan sejak fajar.

Namun, pagi itu pikirannya melayang ke sosok pria asing bermotor tua yang muncul di pasar.

“Latif, kau lihat orang yang datang pakai motor yang suaranya kayak uler besi itu kemarin?” tanya Saka di gerbang sekolah, sambil menyeruput kopi dari gelas plastik yang dibawanya.

Dul Latif mengangguk. “Dia gak belanja. Gak nanya apa-apa juga. Cuma ngelihatin kios satu-satu. Kayak lagi ngintai.”

Saka mendengus. “Aku rasa itu orang suruhan dari luar kampung. Bisa jadi dari geng perbatasan.”

Di sekolah, meski bukan ketua kelas, anak-anak sering datang ke Saka saat ada masalah. Guru-guru pun diam-diam menaruh respek pada Saka karena keberaniannya melerai perkelahian tanpa membuat suasana kacau. Bahkan Kepala Sekolah pernah berkata di ruang guru, “Anak seperti Saka itu, keras di luar, tapi punya hati yang lembut.”

Siang harinya, sepulang sekolah, Saka dan Latif memutuskan menyusuri jejak si pria misterius. Mereka bertanya ke tukang parkir pasar, ke pedagang sayur, bahkan ke nenek penjual jamu yang konon suka melihat lebih dari yang tampak.

“Nak, aku kenal suara motor itu,” gumam si nenek sambil mengaduk botol jamunya. “Dulu, belasan tahun lalu, suara kayak gitu sering kudengar waktu ada kerusuhan di pasar lama. Mungkin ini jejak yang kembali.”

Saka menatap Latif. “Kalau itu benar, berarti akan ada masalah besar. Dan kita gak bisa diam.”

Malam harinya, kampung Tara Tumpah diguyur hujan deras. Tapi Bang Saka, dengan peci hitamnya, tetap keluar dari rumah. Ia berdiri di tepi kandang domba sambil memandang gelap. Tangannya menggenggam sabit yang masih basah habis dipakai.

Angin malam berbisik di telinganya.
Jejak yang lama dilupakan… kini mulai kembali menampakkan tapaknya.

Next Fart…
Bersambung ke Episode 3: Tapak Lama yang Terkuak

Ingin dilanjutkan langsung ke episode 3?

klik..Comment tulis ‘LANJUT!’ dan
Tekan LIKE dan follow.. channel ini…. Terima kasih..

Sajum… “Sampai Jumpa”

  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Dian Buka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan ke-V Kuningan

    Bupati Dian Buka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan ke-V Kuningan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    KUNINGAN. sangajinews.com – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. membuka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Ke-V Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Lapang Sepak Bola Desa Mandalajaya, Kecamatan Maleber, Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang digelar DPD Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Kuningan ini diikuti peserta pendidikan kesetaraan dari berbagai PKBM […]

  • Bupati Kuningan Lantik Pejabat Fungsional, Dorong Reformasi Birokrasi Lebih Progresif

    Bupati Kuningan Lantik Pejabat Fungsional, Dorong Reformasi Birokrasi Lebih Progresif

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. Kuningan – Suasana apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, secara resmi melantik sejumlah pejabat fungsional sekaligus memberikan penghargaan atas capaian Reformasi Birokrasi (RB). Senin (20/4/2026), di halaman setda kabupaten Kuningan. Acara ini dihadiri wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH, M.Kn, Sekretaris Daerah, para kepala dinas, […]

  • Evaluasi Dapur di KuninganKuningan, Standar Diperketat, Layanan Diperluas Hingga Pelosok

    Evaluasi Dapur di KuninganKuningan, Standar Diperketat, Layanan Diperluas Hingga Pelosok

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN – Satuan Tugas (Satgas) PBG Kabupaten Kuningan mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru, khususnya terkait kelayakan fasilitas dan perizinan. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.Kn., menegaskan bahwa pengetatan standar ini penting untuk menjaga kualitas layanan, […]

  • 36 Siswa Terpilih Jadi Paskibra Kuningan, Seleksi Ketat Dimulai dari Ratusan Pelajar

    36 Siswa Terpilih Jadi Paskibra Kuningan, Seleksi Ketat Dimulai dari Ratusan Pelajar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.com. KUNINGAN — Perjalanan menuju barisan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Kuningan tidaklah mudah. Di balik langkah tegap dan sikap sempurna saat mengibarkan Sang Merah Putih, terdapat proses panjang yang menuntut kedisiplinan, ketangguhan, serta kesiapan mental para pelajar. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah melaksanakan rangkaian seleksi Paskibra tingkat Kabupaten […]

  • Mahasiswa UBHI memberikan edukasi bahaya rokok kepada siswa SMPN 2 Sindangagung dalam program GSTAR untuk menciptakan generasi sehat tanpa asap rokok.

    Mahasiswa S2 UBHI Gandeng Puskesmas Sindangagung, Kampanyekan Generasi Sehat Tanpa Asap Rokok di SMPN 2 Sindangagung

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    Mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) menggelar program GSTAR di SMPN 2 Sindangagung sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya rokok. Kegiatan ini juga memperkuat komitmen lintas sektor dalam mewujudkan sekolah sehat dan bebas asap rokok di Kabupaten Kuningan.

  • Bupati Dian Tebar Benih Ikan di Awirarangan, Dorong Kelompok Perikanan Mandiri dan Perkuat Ketahanan Pangan Warga

    Bupati Dian Tebar Benih Ikan di Awirarangan, Dorong Kelompok Perikanan Mandiri dan Perkuat Ketahanan Pangan Warga

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    sangajinews.comKUNINGAN — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui program pemberdayaan sektor perikanan. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Bidang Perikanan, serta Camat Kuningan, melakukan penebaran benih ikan di Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi […]

expand_less