Sinarbaya Mandirancan Ukir Prestasi Champions Cilimus Cup 2026, Bupati Dian: Talenta Muda Harus Terus Didorong!
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, sangajinews.com – Champions Cilimus Cup 2026 antar desa se-Kabupaten Kuningan resmi memasuki partai final yang digelar di Lapangan Ciloklok, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Kamis (1/10/2026).
Partai puncak mempertemukan Sinarbaya Mandirancan FC dengan Garda Gapura Desa Cimara FC. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas. Setelah bermain imbang 1-1 laga kemudian ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama adu penalti tersebut, Sinarbaya Mandirancan FC akhirnya keluar sebagai juara Champion Cilimus Cup 2026.
Partai final tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Ketua PSI Kabupaten Kuningan, Kapolres Kuningan, Dandim 0615/Kuningan, Camat Cilimus, Kabid Olahraga Disporapar, serta jajaran terkait lainnya.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengapresiasi terselenggaranya turnamen sepak bola antar desa tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Champions Cilimus Cup bukan hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit muda potensial.
“Saya sangat bahagia melihat turnamen Champion Cilimus Cup berjalan sukses dengan pertandingan final dengan penuh sportivitas. Saya lihat beberapa talenta muda yang cukup bagus,” ujar Dian.
Ia berharap turnamen serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi tradisi positif dalam pembinaan sepak bola di Kabupaten Kuningan.
“Mudah-mudahan dengan adanya turnamen seperti ini bisa dikembangkan, ditradisikan untuk mencari bibit-bibit potensial atlet sepak bola yang bisa mengharumkan Kuningan ke depan,” katanya.
Dian juga membuka peluang agar keberadaan turnamen antar desa dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan skuad Persatuan Sepak Bola Kuningan (Pesik).
“Barangkali bisa juga nanti memberikan kontribusi penguatan skuad Pesik, yang memang kita cari waktu ke depan mencari bibit-bibit muda untuk memperkuat skuad Pesik, kesebelasan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan,” tuturnya.
Bupati kemudian menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen hingga pertandingan final.
“Selamat bagi panitia, selamat penyelenggaraan dan sukses, selamat juga kepada seluruh pemain sepak bola dari Mandirancan yang kali ini, tahun ini merebut sebagai juara pertama. Selamat sekali lagi,” ucapnya.
Kepala Desa Cilimus, H. Mulyadin, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan turnamen tersebut.
Ia mengatakan, seluruh rangkaian pertandingan telah dilalui hingga akhirnya Sinarbaya Mandirancan FC berhasil menjadi juara pertama.
“Alhamdulillah pada sore ini Mandirancan sebagai juara pertama. Yang mana Mandirancan ini sudah melalui berbagai rintangan, alhamdulillah menjadikan juara pertama dalam Turnamen Champion Cilimus yang pertama,” ujar H. Mulyadin.
Menurutnya, pengalaman penyelenggaraan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran untuk pelaksanaan turnamen berikutnya.
“Harapan ke depan, insyaallah kami juga akan mengadakan turnamen seperti ini. Dan di tahun ini akan menjadi pembelajaran buat kami untuk di tahun yang akan dat
Sementara itu, Kepala Desa Mandirancan, Didi Asmadi, mengaku bersyukur atas keberhasilan tim desanya meraih gelar juara.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, dengan adanya pertandingan antar desa, tim Sinarbaya Mandirancan masuk final. Bisa dilihat tadi sendiri pada saat final, skor 1-1 dan dilanjutkan adu penalti. Akhirnya Mandirancan menjadi juara,” ujar Didi Asmadi.
Menurut Didi, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan penyelenggaraan Turnamen Champions Cilimus Cup 2026.
“Saya bersyukur kepada panitia, penyelenggara, juga yang lainnya yang telah mendukung dan men-support pertandingan ini sehingga bisa berjalan dengan aman dan tertib,” katanya.
Didi berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para pemain muda Desa Mandirancan untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi.
“Semoga harapan kami ini, pemain-pemain kami bisa berdedikasi lagi, bisa maju sesuai dengan keinginan. Sepak bola ini memang harus digalakkan dengan sebaik-baiknya, karena main bola adalah hiburan rakyat yang sangat disenangi oleh masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, pertandingan sepak bola antar desa diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga kebersamaan sekaligus mengembangkan potensi olahraga di tingkat desa.
“Untuk itu, dengan pertandingan-pertandingan main bola ini, setiap momen pertandingan tetap harus bisa Melesat!” pungkasnya.
Dengan berakhirnya laga final, Turnamen Champion Cilimus Cup 2026 tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan sepak bola dan pencarian talenta muda di Kabupaten Kuningan.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar