Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Lonjakan Arus Mudik H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jalur Pantura Cirebon Dipadati Ribuan Pemotor

Lonjakan Arus Mudik H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jalur Pantura Cirebon Dipadati Ribuan Pemotor

SANGAJINEWS — Memasuki H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, arus mudik di jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Cirebon mengalami peningkatan tajam. Ribuan kendaraan, terutama sepeda motor, tampak memadati ruas jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung antara Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.

Sejak pagi hari, gelombang pemudik terus berdatangan dari arah barat menuju timur. Kepadatan kendaraan roda dua mendominasi arus lalu lintas, dengan rombongan pemudik yang membawa barang bawaan cukup banyak. Sebagian besar pemotor memilih berangkat lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik rawan kepadatan, seperti persimpangan jalan, kawasan pasar tumpah, serta titik putar balik kendaraan. Di lokasi tersebut, arus kendaraan kerap melambat bahkan tersendat, terutama pada siang hingga sore hari saat volume kendaraan meningkat drastis.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan dinas perhubungan terus disiagakan di sepanjang jalur Pantura. Mereka melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, serta membantu penyeberangan pemudik untuk menjaga kelancaran arus. Selain itu, sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan juga telah didirikan untuk memberikan bantuan kepada para pemudik.

Di pos tersebut, pemudik dapat beristirahat sejenak, memeriksa kondisi kesehatan, hingga mendapatkan informasi jalur alternatif jika terjadi kepadatan parah. Petugas juga aktif mengimbau agar pengendara tetap mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak memaksakan diri jika dalam kondisi lelah.

Salah seorang pemudik mengaku memilih menggunakan sepeda motor karena dinilai lebih efisien dari segi biaya dan waktu tempuh. Meski demikian, ia tetap berhati-hati karena perjalanan jarak jauh dengan motor memiliki risiko yang cukup tinggi, terutama saat arus padat.

Diperkirakan, lonjakan arus mudik di jalur Pantura Cirebon masih akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memilih waktu yang tepat, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Dengan meningkatnya volume kendaraan setiap tahunnya, kewaspadaan dan kedisiplinan menjadi kunci utama untuk menghindari kecelakaan dan memastikan perjalanan mudik berjalan aman serta lancar hingga sampai ke kampung halaman.

  • Penulis: sangaji news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less